Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Cara Praktis Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Sisa Makanan di Rumah

Cara Praktis Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Sisa Makanan di Rumah

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cara membuat pupuk kompos dari sisa makanan, ini langkahnya. Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat produksi sampah yang cukup tinggi.

Menurut laporan Bank Dunia pada tahun 2020, Indonesia memproduksi sekitar 65,2 juta ton sampah.

Meskipun terjadi penurunan jumlah sampah pada tahun-tahun berikutnya, upaya untuk mengurangi dan mendaur ulang sampah tetap menjadi prioritas dalam menjaga lingkungan.

Salah satu cara yang bisa diambil adalah dengan membuat pupuk kompos dari sampah organik, terutama sampah sisa makanan.

Pupuk kompos adalah pupuk yang dihasilkan dari pelapukan bahan-bahan organik oleh mikroorganisme atau bakteri pembusuk.

Bahan organik yang cocok untuk dijadikan pupuk meliputi berbagai unsur, seperti rumput, jerami, ranting, kotoran hewan, bunga yang rontok, dan lain sebagainya.

Sampah Organik yang Bisa Jadi Pupuk Kompos

Berikut adalah beberapa jenis sampah organik yang bisa diubah menjadi pupuk:

  • Sampah sisa makanan, termasuk sayur-sayuran dan daging busuk.
  • Kertas bekas atau tisu yang tak terpakai lagi.
  • Dedaunan dan rumput.
  • Potongan kayu.
  • Bumbu dapur yang sudah kadaluarsa.
  • Bulu hewan yang rontok.
  • Debu dari belakang lemari es.
  • Kotoran hewan peliharaan.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua sampah organik cocok untuk dijadikan pupuk kompos.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genjot Produksi dan Produktivitas, Kementan Lakukan Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian

    Genjot Produksi dan Produktivitas, Kementan Lakukan Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Jakarta, Guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus berupaya meningkatan kapasitas SDM pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Guna mendukung semua itu, BPPSDMP melaksanakan Pertemuan Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian melalui Dana Dekonsentrasi (APBN Dan SIMURP), Bimtek Penyuluh Pertanian Swadaya di Lokasi IPDMIP Wilayah […]

  • Terbukti Efektif! Manfaat Luar Biasa Cangkang Telur untuk Panen Tomat Maksimal

    Terbukti Efektif! Manfaat Luar Biasa Cangkang Telur untuk Panen Tomat Maksimal

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin AZ
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Dalam budidaya tomat, pemilihan pupuk tidak hanya soal nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK). Tanaman tomat juga membutuhkan kalsium, magnesium, besi, sulfur, serta unsur mikro lainnya untuk tumbuh optimal dan menghasilkan buah berkualitas. Salah satu sumber kalsium alami yang mudah didapat adalah cangkang telur. Cangkang telur dikenal luas sebagai bahan pupuk organik rumahan, maupun […]

  • Gerhana Bulan Total Pada Perubahan Sikap Hewan

    Gerhana Bulan Total Membuat Perubahan Perilaku Hewan? Cek Faktanya Di Sini

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 5Komentar

    Gerhana Bulan Total merupakan suatu fenomena astronomis saat seluruh permukaan Bulan memasuki bayangan inti Bumi. Fenomena ini juga terjadi karena adanya konfigurasi antara Bulan, Bumi dan Matahari yang membentuk suatu garis lurus. Perlu diketahui saat terjadi gerhana Bulan total, ada beberapa hewan yang akan bertingkah laku tidak seperti biasanya. Ada juga sebuah penemuan yang membuktikan […]

  • Alih Fungsi

    Alih Fungsi Lahan Meningkat, Wagub Bali Siapkan Langkah Selamatkan Pertanian

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Denpasar | Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyeroti lahan pertanian di Bali sangat terbatas, terlebih lagi dengan adanya alih fungsi lahan yang tinggi mencapai lebih dari 1000 ha per tahun. “Perhatian mengenai pertanian dan ketahanan pangan ini juga harus diupayakan oleh semua pihak termasuk pemerintah,” jelas Wagub Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana […]

  • 5 Tanaman Indoor Penghasil Oksigen untuk Kualitas Udara Segar di Rumah

    5 Tanaman Indoor Penghasil Oksigen untuk Kualitas Udara Segar di Rumah

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Menciptakan suasana segar dan sehat di rumah tidak hanya tentang dekorasi, tetapi juga kualitas udara. Tanaman indoor penghasil oksigen dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas udara di rumah Anda. Berikut adalah 5 tanaman indoor penghasil oksigen yang dapat Anda pilih: 1. Lidah Mertua (Sansevieria) Lidah mertua merupakan tanaman indoor yang populer karena mudah dirawat dan […]

  • Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern

    Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Modern

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Perbedaan bioteknologi konvensional dan modern yang perlu diketahui. Bioteknologi ini merupakan salah satu cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup. Secara umum, bioteknologi ini bisa dibagi menjadi dua, yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern. Perbedaan yang paling utama dari keduanya ini bisa terlihat dari teknik yang digunakannya. Bioteknologi Konvensional Bioteknologi konvensional atau tradisional […]

expand_less