Belerang atau sulfur bereaksi dengan air di dalam tanah dan menghasilkan senyawa asam yang membantu menurunkan keasaman tanah.

Namun, seperti halnya menaikkan pH tanah, diperlukan uji tanah dan pemantauan pH secara berkala untuk menentukan dosis yang tepat.

2. Menggunakan Asam Organik

Penggunaan asam organik seperti asam humat atau asam fulvat dapat membantu menurunkan pH tanah yang basa.

Asam organik dapat ditemukan dalam pupuk organik dan dapat membantu memperbaiki sifat kimia tanah, termasuk menurunkan pH.

3. Irigasi dengan Air Asam

Jika pH tanah terlalu basa, irigasi dengan air yang memiliki pH lebih rendah dapat membantu menurunkan pH tanah secara bertahap.

Namun, ini harus dilakukan dengan hati-hati dan hanya pada tanaman yang toleran terhadap keasaman tinggi.

4. Pemberian Asam Sulfat

Pemberian asam sulfat secara terbatas dan hati-hati dapat membantu menurunkan pH tanah yang terlalu basa.

Namun, penggunaan asam sulfat memerlukan pengetahuan dan pengawasan yang baik karena dapat memiliki efek yang merusak jika tidak digunakan dengan benar.