Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Kokedama, Tren Seni Menanam Tanaman Hias Gantung dari Jepang

Kokedama, Tren Seni Menanam Tanaman Hias Gantung dari Jepang

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kokedama, seni menanam tanaman hias gantung yang berasal dari Jepang, telah menjadi tren yang diminati dalam dekade terakhir.

Sebagai bentuk seni yang telah eksis selama berabad-abad, kokedama awalnya digunakan untuk bonsai tanaman.

Kata “kokedama” sendiri berasal dari gabungan kata “koke” yang berarti lumut dan “dama” yang artinya bola.

Secara visual, kokedama menggambarkan cara menanam tanaman dengan menutup bagian akar tanaman menggunakan media tanam yang membentuk bola.

Di Jepang, lumut liar tumbuh melimpah, dan penduduk setempat memanfaatkannya sebagai komposisi dalam media tanam kokedama.

Namun, di Indonesia, metode ini telah dimodifikasi dengan menggantikan lumut dengan sabut kelapa untuk membentuk bola pada media tanam.

Tanaman yang cocok untuk metode ini umumnya berukuran kecil, seperti lidah mertua, Begonia Rex, dan lili Paris, namun banyak jenis tanaman lain yang juga dapat digunakan.

Menurut informasi dari Honestyle.co, tidak semua tanaman cocok untuk metode ini.

Beberapa sifat tanaman yang perlu diperhatikan meliputi kekuatan tanaman, ketahanan akar terhadap kelembaban, ukuran tanaman yang kecil, pertumbuhan lambat, dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan yang mungkin kurang ideal.

Cara Membuat Kokedama

Jika Anda tertarik untuk mencoba membuat tanaman kokedama sendiri, berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Pilih Tanaman

Pilih tanaman yang Anda sukai dan sesuai dengan preferensi Anda. Pastikan tanaman tersebut nyaman digantung di rumah.

2. Ambil Tanaman dari Akarnya

Tarik tanaman dari akarnya secara perlahan, baik itu berasal dari pot atau dari alam bebas.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temukan jenis tanaman yang mengejutkan yang tidak membutuhkan sinar matahari dan fotosintesis untuk bertahan hidup dan mendapatkan makanan.

    Tanaman yang Hidup Tanpa Fotosintesis, Mungkinkah Parasitisme Juga Ada di Dunia Tumbuhan? Cek di Sini

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tanaman yang hidup tanpa fotosintesis. Fotosintesis merupakan proses yang penting bagi tumbuhan, di mana mereka menggunakan energi matahari untuk menghasilkan makanan mereka sendiri. Namun, tahukah kamu bahwa ada beberapa tanaman yang tidak melakukan fotosintesis sama sekali? Tanaman ini dikenal sebagai tanaman parasit. Parasit adalah organisme yang mengandalkan organisme lain untuk mendapatkan sumber daya yang mereka […]

  • Tanaman Buah yang Cepat Panen

    Cepat Panen, Inilah Tanaman Buah yang Bisa Ditanam Di Rumah

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Tanaman buah yang cepat panen dan mudah ditanam di rumah. Seperti yang kita tahu, buah sangat mudah ditemukan di pasar, tapi akan lebih baik apabila bisa mendapatkannya dari halaman rumah sendiri. Tanaman buah ini mempunyai masa panen yang berbeda-beda. Apabila untuk di rumah, tentu harus memilih jenis tanaman ini yang cepat panen dan mudah perawatannya. […]

  • Mentan Cek Pompanisasi di Merauke, Targetkan Pertanian Modern

    Mentan Cek Pompanisasi di Merauke, Targetkan Pertanian Modern

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    MERAUKE – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan Kabupaten Merauke di Provinsi Papua Selatan menjadi daerah percontohan pertanian modern yang mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan indeks kesejahteraan petani. Hal ini disampaikan Mentan usai meninjau pemasangan pompanisasi di Desa Amunkay, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke. “Mimpi kami ke depan adalah mentransformasi pertanian tradisional menuju […]

  • Penggunaan Pestisida Mempengaruhi Kualitas Tanaman?

    Penggunaan Pestisida Mempengaruhi Kualitas Tanaman?

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

      Penggunaan pestisida dapat mempengaruhi kualitas tanaman. Penggunaan pestisida yang berlebihan atau tidak tepat dapat menyebabkan residu pestisida yang tinggi dalam tanaman, yang pada gilirannya dapat berdampak negatif terhadap kualitas dan keselamatan makanan. Dalam beberapa kasus, penggunaan zat tersebut yang tidak tepat dapat meninggalkan residu pestisida pada produk pertanian. Residu pestisida yang tinggi dapat memiliki […]

  • Budidaya Ikan Melalui Tambak: Hal yang Perlu Diperhatikan

    Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Budidaya Ikan Melalui Tambak

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Budidaya ikan melalui tambak adalah salah satu metode yang banyak digunakan di Indonesia untuk menghasilkan ikan dalam jumlah besar. Proses ini membutuhkan perhatian yang cermat terhadap berbagai faktor untuk memastikan keberhasilan budidaya dan kesehatan ikan. Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan melalui tambak. Pemilihan Lokasi Tambak Kualitas Air: […]

  • Kementan

    Program Petani Milenial: Peluang Penghasilan di Atas Rp10 Juta

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Kementerian Pertanian (Kementan) membuka kesempatan bagi anak-anak muda Indonesia untuk bergabung dalam program petani milenial, sebuah inisiatif yang bertujuan membantu mewujudkan swasembada pangan seperti yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa program ini memberikan peluang bagi generasi muda untuk mengelola lahan pertanian dengan proyeksi pendapatan lebih dari […]

expand_less