Pengertian Urban Farming, Jadi Inovasi Pertanian di Perkotaan yang Bermanfaat untuk Kesehatan dan Keberlanjutan

Apa itu pengertian urban farming? Urban farming sebuah konsep yang menjadi solusi kreatif dalam menghadapi semakin menyusutnya ruang terbuka di perkotaan.

Konsep ini telah muncul sebagai alternatif pertanian di tengah keterbatasan lahan akibat maraknya pembangunan.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah pengertian dan manfaat dari urban farming menjadi sorotan utama, khususnya bagi masyarakat modern saat ini.

Pengertian Urban Farming

Urban farming didefinisikan sebagai metode bertani yang mengoptimalkan lahan terbatas atau intensifikasi pertanian.

Menurut Yunus Arifien dalam bukunya “Pertanian Urban” (2023), urban farming bukan hanya menjadi alternatif penyediaan bahan pangan di negara maju, tetapi juga sebuah langkah menuju pertanian yang lebih berkelanjutan.

Manfaat dan Keuntungan Urban Farming

Urban farming membawa sejumlah keuntungan bagi petani dan masyarakat umum.

Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat dirasakan melalui penerapan metode pertanian ini:

1. Mengatasi Krisis Ruang Terbuka Hijau

Pembangunan masif di perkotaan telah menyempitkan ruang terbuka hijau.

Urban farming dapat mengurangi dampak krisis ini dengan memberikan solusi untuk memanfaatkan lahan terbatas secara optimal.

Stabilitas ekosistem perkotaan dapat terjaga, mendukung kesehatan masyarakat.

2. Pemberdayaan Masyarakat

Urban farming dapat menjadi sarana untuk membangkitkan minat generasi muda dalam sektor pertanian.

Langkah ini dapat membawa pemberdayaan masyarakat, mendorong kemandirian, dan memberikan pemahaman akan pentingnya pertanian.

3. Menjaga Ketahanan Pangan

Keterbatasan lahan pertanian di perkotaan seringkali membuat kota tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Urban farming menjadi solusi untuk menjaga ketahanan pangan, menghindari inflasi akibat ketergantungan pada pasokan dari luar kota.

4. Meminimalisir Polusi Udara

Urban farming juga berkontribusi dalam upaya meminimalisir polusi udara.

Tanaman yang ditanam dapat menyerap karbon dan polusi di sekitarnya, meningkatkan kualitas udara dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Pengertian dan manfaat urban farming di atas memberikan pertimbangan bagi petani untuk mengadopsi konsep ini pada lahan terbatas di perkotaan.

Dengan demikian, urban farming konsep bertani yang tidak hanya menjadi solusi untuk menghadapi keterbatasan lahan, tetapi juga untuk menjaga ketahanan pangan lokal.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *