Gejala:
- Daun dan batang tertutup lapisan putih seperti bedak
- Daun menggulung dan pertumbuhan bunga terhambat
- Kuncup bunga gagal mekar
Cara Mengatasi:
- Pangkas daun dan bagian yang terinfeksi.
- Semprotkan fungisida berbasis sulfur.
- Tingkatkan sirkulasi udara dengan memperhatikan jarak tanam.
3. Rust (Karat)
Penyebab:
Penyakit karat disebabkan oleh jamur Phragmidium. Jamur ini berkembang dalam kondisi lembap dan sering menyerang daun, terutama di bagian bawah.
Gejala:
- Bercak kuning hingga oranye pada bagian bawah daun
- Daun mengering dan gugur
- Tanaman tampak lemah
Cara Mengatasi:
- Pangkas daun yang terinfeksi.
- Gunakan fungisida yang efektif melawan karat.
- Hindari penyiraman dari atas yang menyebabkan daun basah.
4. Downy Mildew
Penyebab:
Penyakit ini disebabkan oleh jamur Peronospora sparsa yang menyebar melalui air. Biasanya muncul saat kondisi cuaca lembap dan dingin.
Gejala:
- Bercak ungu atau cokelat pada daun dan batang
- Daun layu dan rontok
- Batang menjadi lemah dan membusuk
Cara Mengatasi:
- Buang bagian tanaman yang terinfeksi segera.
- Semprotkan fungisida berbasis tembaga.
- Pastikan tanaman mendapat sinar matahari cukup dan tidak terlalu lembap.
5. Botrytis Blight (Busuk Abu-Abu)
Penyebab:
Botrytis blight disebabkan oleh jamur Botrytis cinerea, yang menyebar dengan cepat pada kondisi lembap dan basah.
Halaman
3 Komentar