Lengkuas dan Laos, Apakah Mereka Sama dan Apa Manfaatnya Bagi Tubuh? Cek di Sini

Lengkuas dan laos, dua bahan yang sering digunakan dalam masakan Asia, terkadang dapat menimbulkan kebingungan.

Meskipun terdengar mirip dan sering digunakan secara bergantian, lengkuas dan laos sebenarnya adalah dua hal yang berbeda.

Pada artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara lengkuas dan laos, serta manfaatnya bagi tubuh.

Perbedaan antara Lengkuas dan Laos

Lengkuas, juga dikenal sebagai “lengkuas” atau “galangal,” adalah sejenis tanaman yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae, sama seperti jahe.

Lengkuas memiliki kulit luar berwarna kusam dan daging putih yang keras dan serat.

Ada dua jenis lengkuas yang paling umum digunakan dalam masakan Asia, yaitu lengkuas merah (Alpinia purpurata) dan lengkuas putih (Alpinia galanga).

Lengkuas merah memiliki rasa pedas sedikit manis, sementara lengkuas putih lebih tajam dan memiliki rasa yang mirip dengan jahe.

Sementara itu, laos adalah nama lain untuk tanaman “jintan putih” atau “powdered galangal,” yang dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Kaempferia galanga.

Berbeda dengan lengkuas, laos ditumbuhkan terutama di wilayah Asia Tenggara dan India Timur.

Laos umumnya digiling menjadi bubuk halus dan digunakan sebagai rempah-rempah.

Laos memiliki aroma yang cukup kuat dan rasa yang lebih tajam dibandingkan lengkuas.

Manfaat bagi Tubuh

1. Sifat antiinflamasi dan antioksidan

Keduanya mengandung senyawa-senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan.

Dalam beberapa penelitian, senyawa-senyawa tersebut telah terbukti membantu melawan radikal bebas, meredakan peradangan, dan mencegah kerusakan sel.

2. Peningkatan pencernaan

Jenis lengkuas dan laos mengandung senyawa yang dapat meningkatkan produksi enzim pencernaan, membantu memperbaiki kadar asam lambung, dan meredakan gejala sakit perut serta masalah pencernaan lainnya.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Lengkuas dan laos mengandung senyawa antimikroba dan antiviral yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Ini dapat membantu melawan infeksi, baik itu infeksi virus, bakteri, atau jamur.

4. Efek anti-kanker

Beberapa studi in vitro menunjukkan bahwa senyawa-senyawa dalam lengkuas dan laos memiliki potensi untuk melawan pertumbuhan sel kanker tertentu.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat ini pada manusia.

5. Sifat antiinflamasi dan analgesik

Kandungan senyawa-senyawa tertentu dalam kedua tanaman dan bahan dapur ini telah diketahui memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik.

Mereka dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan pada beberapa kondisi seperti arthritis dan nyeri otot.

Perlu diingat bahwa manfaat kedua tanaman dan bahan dapur ini ini sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dan tidak boleh digunakan sebagai pengobatan tunggal untuk masalah kesehatan.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengambil suplemen atau membuat perubahan signifikan dalam diet Anda.

Jadi, meskipun sering digunakan secara bergantian, kedua tanaman dan bahadn dapur ini sebenarnya adalah dua bahan yang berbeda, meski terkait dalam keluarga Zingiberaceae.

Keduanya memiliki manfaat bagi tubuh, termasuk sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba. ***

Komentar