Kaliandra ini dapat tumbuh dengan baik pada kawasan dengan intensitas curah hujan rata-rata 700-4000 mm/tahun.

Tetapi, dihindari tergenang air karenanya tanaman kaliandra ini tidak bisa tumbuh di lahan rawa.

Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 400-1800 meter di atas permukaan laut dan dapat tumbuh pada bermacam-macam tipe tanah, pada tipe tanah asam serta tanah yang tidak subur.

Salah satu jenis aliandra yang paling dikenal adalah jenis Kaliandra bunga merah (calliandra calothyrsus).

Tanaman kaliandra ini dapat untuk memperbaiki tanah dan di tanam di lereng yang curam sebagai penahan erosi.

Menurut beberapa penelitian, kaliandra merah ini juga sangat bermanfaat untuk menopang ketahanan energi dan pertanian.

Dimana daun kaliandara merah sangat bagus untuk pakan ternak, karena mengandung protein sangat tinggi dan cocok untuk pakan ternak besar.

Tak hanya itu, manfaat lainnya adalah kayu tanaman tersebut dapat dibuat chep atau pellet kayu sebagai bahan bakar energi terbarukan dengan kualitas hampir sama dengan batu bara, uniknya kayu kaliandra merah tidak mengeluarkan asap saat pembakar.