Tips Menanam Buah Melon Agar Hasilnya Berkualitas

Melon adalah salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya yang manis dan menyegarkan.

Buah ini juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan.

Namun, menanam buah ini tidaklah semudah membelinya di pasar.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar buah melon tumbuh subur dan berkualitas. Berikut ini adalah beberapa tips menanam buah buah ini yang bisa Anda coba di rumah:

Pilih bibit yang berkualitas.

Bibit melon yang baik adalah yang berasal dari biji atau stek batang yang bersertifikat dan memiliki varietas yang sesuai dengan iklim dan kondisi tanah di daerah Anda.

Anda bisa membeli bibit buah ini di toko pertanian atau online.

Siapkan media tanam yang gembur dan subur.

Media tanam yang cocok untuk melon adalah campuran tanah, pupuk kandang, sekam bakar, dan sekam mentah dengan perbandingan 3:2:1:1. Media tanam harus memiliki pH sekitar 6-7 dan drainase yang baik.

Anda bisa menanam buah ini di lahan terbuka atau di dalam pot atau polybag.

Lakukan penyemaian terlebih dahulu.

Penyemaian adalah proses untuk memperbesar benih melon sebelum ditanam di media tanam.

Anda bisa menyemai benih buah ini dengan cara merendamnya dalam air hangat selama dua jam, kemudian meniriskannya dan menyimpannya dalam koran basah di tempat gelap dan hangat selama 24 jam.

Jika sudah bertunas, pindahkan benih ke dalam pot atau polybag semai yang berisi media tanam basah.

Siram benih secara teratur dan biarkan tumbuh hingga memiliki 3-4 daun.

Tanam bibit melon di media tanam. Setelah bibit melon siap, pindahkan ke media tanam yang sudah disiapkan.

Buat lubang tanam dengan jarak 40-50 cm antara lubang.

Masukkan bibit buah ini ke dalam lubang tanam dan tutup dengan media tanam.

Siram dengan larutan NPK 16-16-16 dan insektisida untuk mencegah hama dan penyakit.

Lakukan penanaman pada pagi hari sebelum jam 10.

Beri penyangga dan mulsa. Melon adalah tanaman merambat yang membutuhkan penyangga untuk pertumbuhannya.

Anda bisa memberi ajir dengan panjang sekitar 2 meter untuk setiap tanaman melon.

Ajir harus diberi jarak sekitar 1 meter dari tanaman agar tidak mengganggu pertumbuhan akar.

Selain itu, beri juga mulsa di sekitar tanaman melon untuk menjaga kelembapan, mencegah gulma, dan mengurangi kontak buah dengan tanah.

Lakukan pemeliharaan secara rutin.

Pemeliharaan meliputi penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemangkasan.

Penyiraman harus dilakukan setiap hari pada pagi dan sore hari dengan air bersih.

Pemupukan harus dilakukan setiap dua minggu sekali dengan pupuk NPK 15-15-15 atau pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. Pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan dengan cara menyemprotkan insektisida atau fungisida sesuai dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang.

Pemangkasan harus dilakukan dengan cara memotong cabang samping yang tidak produktif, membuang buah cacat atau busuk, serta membatasi jumlah buah per tanaman menjadi 2-3 buah saja.

Panen buah melon pada saat matang.

Buah melon bisa dipanen setelah berusia 2-3 bulan dari penanaman.

Tanda-tanda buah melon matang adalah warna kulit berubah menjadi hijau atau kuning bergaris-garis, daging berwarna kuning atau oranye, serta aroma harum dan manis.

Cara memanen buah melon adalah dengan memotong tangkai buah dengan pisau tajam dan bersih.

Simpan buah ini di tempat yang sejuk dan kering.

Itulah beberapa tips menanam buah ini yang bisa Anda coba di rumah.

Dengan mengikuti tips ini, Anda bisa menikmati buah ini yang manis dan segar dari hasil kebun sendiri. Selamat mencoba!***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *