Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Limbah Pertanian Disulap Jadi Aset: Inovasi Hijau dari Mahasiswa Polbangtan Kementan

Limbah Pertanian Disulap Jadi Aset: Inovasi Hijau dari Mahasiswa Polbangtan Kementan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, GOWA – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Peternakan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa sukses menggelar Program Kerja Desa Binaan yang berfokus pada solusi ramah lingkungan untuk limbah pertanian dan peternakan Minggu (30/11/25).

Bertempat di Desa Erelembang, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, program dua hari (29–30 November) ini memberdayakan sekitar 50 petani dan peternak lokal untuk mengubah sampah menjadi aset.

Inti dari kegiatan ini adalah pelatihan praktis mengenai pemanfaatan limbah menjadi pupuk kompos atau Biodex.

Mahasiswa Jurusan Peternakan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa sukses menggelar Program Kerja Desa Binaan limbah pertanian dan peternakan. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Dipandu oleh Dosen Hariyadi S, penyuluhan berfokus pada teknik pembuatan pupuk kompos berkualitas tinggi. Masyarakat diajarkan cara mengolah sisa sayuran dan feses sapi kering yang melimpah di desa menjadi pupuk organik yang berharga, menggunakan aktivator seperti EM4, dedak, gula, dan air.

“Penyuluhan ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat agar limbah yang tersedia di lingkungan dapat diolah menjadi pupuk yang lebih bernilai guna dan ramah lingkungan,” ujar Nady Buyung, ketua panitia penyelenggara.

Melalui demonstrasi langkah demi langkah, mahasiswa memastikan peserta dapat mempraktikkan sendiri proses fermentasi dan pencampuran bahan, memberikan solusi berkelanjutan untuk mengurangi polusi lingkungan sekaligus meningkatkan kesuburan lahan.

Selain pelatihan limbah, HMJ Peternakan Polbangtan Gowa juga memberikan dukungan langsung untuk sektor hortikultura desa berupa pendampingan penyaluran 100 buah bibit jeruk dan 100 buah jambu Kristal.

Selain itu, untuk mempererat ikatan sosial dengan masyarakat desa setempat mahasiswa melaksanakan kegiatan pembersihan masjid.

Aksi nyata tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman yang mendorong peran generasi muda sebagai penentu masa depan pertanian.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Semua yang kita lakukan ini ujungnya untuk petani dan rakyat,” ujarnya.

Mentan Amran pun mengajak mahasiswa melanjutkan perjuangan melalui riset, inovasi, dan aksi nyata.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan output dan tujuan pendidikan vokasi Kementan adalah menciptakan sumber daya manusia pertanian yang unggul.

“Pertanian ke depan harus maju, mandiri dan modern. Kuncinya pada kemampuan SDM pertanian. Pertanian bukan hanya tentang makan. Pertanian itu lapangan kerja. Pertanian itu bisnis besar,” jelas Idha.

Kegiatan ditutup pada hari kedua dengan senam pagi bersama yang diikuti antusias, memperkuat kebugaran dan hubungan sosial antar warga dan mahasiswa.

Program Desa Binaan ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain, menunjukkan bagaimana sinergi antara akademisi muda dan masyarakat dapat menciptakan manfaat berkelanjutan baik dari sisi ekonomi melalui pupuk bernilai, peningkatan produktivitas lahan, maupun penguatan hubungan sosial.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Regenerasi Petani

      Fokus Regenerasi Petani, Polbangtan Kementan Maksimalkan Program Pemberdayaan Fasilitator Muda Sulawesi Selatan

      • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      GOWA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus membangun sinergitas dengan berbagai pihak baik di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk mendukung keberhasilan program regenerasi petani di Indonesia. Melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), Kementan terus mendorong dan meningkatkan minat tenaga-tenaga muda atau generasi milenial untuk menekuni sektor pertanian. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan […]

    • Mentan Amran Gerakkan Penyuluh Cetak Sawah Baru dan Optimasi Lahan Rawa di Kalteng

      Mentan Amran Gerakkan Penyuluh Cetak Sawah Baru dan Optimasi Lahan Rawa di Kalteng

      • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menghadiri Pembinaan Penyuluh Pertanian Wilayah Kalimantan Tengah guna mempercepat program mencetak sawah baru dari lahan rawa untuk peningkatan produksi padi dan jagung. Pembinaan penyuluh ini dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, penyuluh pertanian, anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), P4S, serta Petani Milenial Kalimantan Tengah, anggota KTNA Provinsi Kalimantan Tengah, […]

    • Sayuran yang Cocok Ditanam di Rumah Saat Musim Hujan

      Polybag Tanaman, Inilah Ukuran yang Tepat untuk Menanam Buah-buahan

      • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Membudidayakan tanaman buah menjadi lebih mudah dengan pilihan media tanam seperti pot atau polybag. Dalam proses menanam bibit buah-buahan, penting untuk mempertimbangkan ukuran polybag yang sesuai. Polybag merupakan salah satu jenis media tanam yang umum digunakan untuk menanam berbagai jenis tumbuhan dan saat ini mudah ditemukan di pasaran. Namun, perlu diingat bahwa umumnya polybag yang […]

    • Wamentan Sudaryono Pastikan Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di 3 Provinsi

      Wamentan Sudaryono Pastikan Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di 3 Provinsi

      • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com, Jakarta – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono menegaskan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat memulihkan lahan pertanian yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah tanggap darurat sekaligus program rehabilitasi agar petani bisa segera kembali berproduksi. “Kita sangat […]

    • Pengaruh Negatif IPTEK dalam Bidang Pertanian

      Pengaruh Negatif IPTEK dalam Bidang Pertanian

      • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Pengaruh negatif iptek dalam bidang pertanian. Seperti yang kita tahu, perkembangan suatu peradaban dalam kehidupan manusia atau masyarakat sehari-harinya semakin cepat dan serba memberikan kemudahan. Utamanya pada saat kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau Iptek masuk di dalam bidang kehidupan manusia. Begitu pula dalam bidang pertanian, dimana terdapat berbagai kemudahan dan pembaharuan untuk […]

    • Manfaat Kulit Buah sebagai Pupuk Tanaman

      Inilah Potensi Luar Biasa Kulit Buah sebagai Pupuk Tanaman yang Belum Banyak Diketahui!

      • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Manfaat kulit buah sebagai pupuk tanaman. Kulit buah yang biasanya dianggap sebagai limbah dapur, ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman. Mengapa kulit buah bisa menjadi pupuk yang baik? Karena kulit buah mengandung senyawa organik yang sangat baik untuk tanaman. Berikut adalah beberapa jenis kulit buah yang memiliki manfaat sebagai pupuk tanaman: Kulit Jeruk […]

    expand_less