Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Mengenal Hama pada Tanaman Kakao yang Perlu Diwaspadai

Mengenal Hama pada Tanaman Kakao yang Perlu Diwaspadai

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Tanaman kakao, sumber utama biji cokelat, adalah salah satu komoditas penting di banyak negara tropis. Namun, tanaman ini rentan terhadap berbagai jenis hama yang dapat mengurangi produktivitas dan kualitas biji kakao. Berikut adalah beberapa hama utama pada tanaman kakao yang perlu diwaspadai oleh petani:

1. Penggerek Buah Kakao (Conopomorpha cramerella)

Hama ini adalah salah satu ancaman terbesar bagi tanaman kakao. Larva dari ngengat penggerek ini menyerang buah kakao dengan menggerek masuk dan memakan biji serta daging buah, menyebabkan buah menjadi busuk dan cacat. Tanda serangan hama ini adalah adanya bintik-bintik hitam kecil dan bekas gerekan pada buah kakao. Pengendalian dapat dilakukan dengan menggunakan perangkap feromon atau insektisida yang tepat.

2. Ulat Buah Kakao (Eulophonotus myrmeleon)

Ulat ini memakan kulit buah kakao dan dapat merusak jaringan buah hingga biji kakao menjadi cacat. Tanda-tanda serangan ulat ini termasuk lubang kecil di permukaan buah serta keluarnya getah dari area yang terluka. Pengendalian bisa dilakukan dengan pemangkasan cabang yang terserang dan menggunakan pestisida yang sesuai.

3. Kepik Penghisap Buah (Helopeltis spp.)

Kepik ini menyerang daun dan buah kakao dengan cara menghisap cairan dari tanaman. Serangan pada daun menyebabkan munculnya bercak hitam yang mengganggu proses fotosintesis, sedangkan serangan pada buah mengakibatkan buah cacat dan tidak berkembang dengan baik. Pengendalian bisa dilakukan dengan memperbaiki sanitasi kebun dan melakukan penyemprotan insektisida.

4. Lalat Buah Kakao (Bactrocera spp.)

Lalat ini menyerang buah kakao dengan cara meletakkan telur di dalamnya. Setelah menetas, larva lalat memakan bagian dalam buah, menyebabkan buah rusak dan biji menjadi cacat. Pengendalian lalat buah kakao dapat dilakukan dengan penggunaan perangkap lalat, serta menjaga kebersihan kebun.

5. Kutu Putih (Pseudococcus spp.)

Kutu putih sering kali menyerang batang, ranting, dan daun kakao, terutama di musim kemarau. Kutu ini menghisap cairan tanaman dan meninggalkan sisa madu yang mengundang jamur. Tanda serangan kutu putih termasuk adanya lapisan putih seperti kapas di permukaan tanaman. Pengendalian dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida sistemik dan membersihkan tanaman secara teratur.

6. Kutu Daun Kakao (Sahlbergella singularis)

Kutu daun kakao menghisap cairan daun muda dan ranting, menyebabkan daun menjadi keriput dan ranting mati. Serangan kutu ini biasanya terjadi di musim hujan ketika kelembaban tinggi. Pengendalian bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida dan memperbaiki sirkulasi udara di kebun.

Cara Pencegahan dan Pengendalian

Pengendalian hama pada tanaman kakao memerlukan pendekatan terpadu yang melibatkan metode mekanis, kimia, dan biologis. Selain penggunaan pestisida, petani kakao disarankan untuk menjaga sanitasi kebun, memotong bagian tanaman yang terinfeksi, serta melakukan rotasi tanaman.

  • Penulis: redaksi

Komentar (4)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Memasuki Masa Panen, Petani Sukabumi Justru Resah. Apa Pasalnya?

      Memasuki Masa Panen, Petani Sukabumi Justru Resah. Apa Pasalnya?

      • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Memasuki awal Januari, musim panen seharusnya menjadi momen kebahagiaan bagi para petani. Namun, harapan untuk meraih keuntungan justru terasa jauh dari kenyataan. Para petani di Sukabumi justru diliputi keresahan. Pasalnya, di beberapa wilayah, harga gabah di tingkat petani anjlok hingga Rp5.000 per kilogram, jauh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar […]

    • daftar fakultas pertanian di Indoensia

      Wajib Tahu! Inilah Daftar Fakultas Pertanian di Indonesia yang Siap Membuka Peluang Karir Sukses

      • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Daftar Fakultas Pertanian di Indonesia yang bisa jadi pilihan kamu yang berminat di bidang pertanian. Indonesia memiliki banyak universitas dan perguruan tinggi yang menawarkan program studi di bidang pertanian. Fakultas pertanian ini menawarkan berbagai jurusan yang terkait dengan produksi makanan, pengolahan, dan pemeliharaan lingkungan. Berikut adalah daftar fakultas pertanian di Indonesia: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian […]

    • Surya Darmadi Buron ke Singapura, Kejagung Bekukan Asetnya

      Surya Darmadi Buron ke Singapura, Kejagung Bekukan Asetnya

      • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan lahan kawasan hutan di Indragiri Hulu, Riau, dengan kerugian negara Rp78 triliun, Surya Darmadi diduga buron ke Singapura. Meski begitu Kejaksaan Agung (Kejagung) telah membekukan seluruh aset Surya Darmadi (SD). Pemilik PT Duta Palma Group ini telah ditetapkan sebagai tersangka namun belum juga menunjukkan batang hidungnya. […]

    • Analisis Ekonomi Kreatif: Peran Vital Percetakan Jogja dalam Penyerapan Tenaga Kerja dan Perputaran Uang Lokal

      Analisis Ekonomi Kreatif: Peran Vital Percetakan Jogja dalam Penyerapan Tenaga Kerja dan Perputaran Uang Lokal

      • calendar_month Senin, 8 Des 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Sektor ekonomi kreatif telah menjadi salah satu mesin penggerak perekonomian nasional Indonesia, mencakup mulai dari desain, fesyen, kuliner, hingga seni pertunjukan. Namun, seringkali kita melupakan sektor pendukung yang vital bagi semua lini bisnis kreatif tersebut: industri percetakan. Industri ini tidak hanya menyediakan output fisik untuk promosi, tetapi secara fundamental mendorong perputaran uang dan membuka […]

    • Dosen FHIL UHO dan Dosen Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia Gelar Pelatihan kepada Masyarakat Petani Hutan Kemasyarakatan Program Perhutanan Sosial di Kec. Tongauna Utara, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara, Indonesia

      Dosen FHIL UHO dan Dosen Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia Gelar Pelatihan kepada Masyarakat Petani Hutan Kemasyarakatan Program Perhutanan Sosial di Kec. Tongauna Utara, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara, Indonesia

      • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com, Kendari 2025 – Dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi kayu sengon dan jabon serta keberlanjutan lingkungan, dosen dari Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) Universitas Halu Oleo (UHO) bekerja sama dengan dosen Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia menggelar pelatihan kepada anggota kelompok tani hutan KTH Wawonggota dan KTH Lalondoumo KUPS Agroforestri tentang budidaya kayu sengon dan […]

    • Illegal Fishing Marak di Indonesia, Pemerintah Diminta Bertindak

      Illegal Fishing Marak di Indonesia, Pemerintah Diminta Bertindak

      • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) merupakan salah satu masalah yang serius di Indonesia. Illegal Fishing dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kelangkaan ikan, kerusakan lingkungan, dan kerugian ekonomi. Marak Penangkapan Ikan Ilegal Penangkapan ikan ilegal marak terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Penangkapan ikan ilegal dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari nelayan tradisional hingga perusahaan […]

    expand_less