Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Studi Ungkap Tanah Pertanian Simpan Mikroplastik 23 Kali Lebih Banyak dari Lautan

Studi Ungkap Tanah Pertanian Simpan Mikroplastik 23 Kali Lebih Banyak dari Lautan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Peneliti mengungkap tanah pertanian menyimpan mikroplastik 23 kali lipat lebih banyak dibanding lautan. Temuan mengejutkan ini berasal dari studi yang dipublikasikan dalam Environmental Sciences Europe, yang dipimpin oleh Joseph Boctor, kandidat PhD dari Murdoch University.

Boctor dan timnya meneliti berbagai sumber mikroplastik di tanah, menelusuri dampaknya terhadap kesehatan tanaman, serta menganalisis bagaimana akar tanaman menyerap partikel mikro dan nanoplastik. Hasilnya menunjukkan bahwa tanah pertanian menampung mikroplastik dalam jumlah masif, terutama dari aktivitas pertanian modern.

Para peneliti mengidentifikasi film mulsa plastik sebagai kontributor utama. Petani kerap menggunakan plastik ini untuk menekan pertumbuhan gulma dan meningkatkan hasil panen. Namun, plastik tersebut justru merusak struktur dan kualitas tanah. “Mikroplastik ini mengubah lahan penghasil makanan menjadi tempat pembuangan plastik,” tegas Boctor, seperti dikutip dari Ecowatch, Rabu (28/5/2025).

Tak hanya mencemari tanah, partikel mikro dan nanoplastik juga menyusup ke tubuh tanaman. Studi sebelumnya bahkan menemukan partikel mikroplastik dalam apel, pir, makanan laut, hingga susu. Risiko semakin meningkat setelah studi 2024 membuktikan bahwa mikroplastik yang tertelan bisa menembus berbagai organ tubuh, termasuk otak.

Boctor juga menunjukkan bahwa mikroplastik mengganggu kesehatan tanah dengan mengacaukan keragaman mikroba, mengubah pH, serta mengurangi nutrisi. Dampaknya terhadap tanaman pun signifikan: menghambat fotosintesis, menekan penyerapan air, dan meningkatkan stres tanaman, yang pada akhirnya menurunkan kualitas gizi hasil pertanian.

“Bebas BPA tidak berarti bebas risiko,” ujar Boctor. Ia juga menggarisbawahi bahaya bahan kimia alternatif seperti BPF dan BPS yang ternyata memicu gangguan hormon serupa, bahkan lebih parah. Menurutnya, industri sering berinovasi lebih cepat dari regulasi, sementara kebijakan publik tertinggal dalam merespons ancaman tersembunyi ini.

Untuk mengatasi masalah ini, Boctor dan tim di Bioplastic Innovation Hub (kolaborasi Murdoch University dan CSIRO Australia) mengembangkan jenis plastik ramah lingkungan. Salah satu inovasi yang sedang mereka uji coba adalah Smart Sprays Project—bioplastik yang membentuk lapisan penghalang air guna mengurangi penguapan di lahan pertanian.

Melalui studi ini, Boctor mendorong para pengambil kebijakan agar menyadari skala ancaman mikroplastik dalam pertanian dan mengadopsi pendekatan yang lebih berkelanjutan demi masa depan pangan yang aman.

  • Penulis: redaksi

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Tips dan trik jitu panduan usaha ternak belut yang praktis.

      Ide Usaha Ternak yang Menghasilkan, Dapatkan Keuntungan Cepat dalam Sebulan!

      • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Ide usaha ternak dengan keuntungan cepat dalam sebulan. Bagi sebagian orang, berternak terkadang terasa lambat dalam menghasilkan hasil. Namun, ada beberapa usaha ternak yang bisa memberikan keuntungan dalam waktu singkat, meskipun hanya dalam satu bulan. Anda bahkan bisa melakukannya dalam lahan yang terbatas, seperti halaman belakang, dengan modal yang terjangkau, mulai dari ratusan ribu hingga […]

    • Panen Raya

      Hadapi Panen Raya, Petani dan Penyuluh Tingkatkan Kolaborasi

      • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
      • account_circle redaksi
      • 5Komentar

      JAKARTA – Hasil amatan standing crop citra satelit Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukan bahwa pada Februari Maret 2023, Indonesia bisa memiliki stok beras hingga 4,3 juta ton. Dengan angka tersebut maka posisi beras Indonesia dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan berdasarkan data Kerangka Sampling Area […]

    • Pemuda

      Di Bintang Farm Gowa, Kementan Magangkan Sejumlah Pemuda Pedesaan Untuk Mendorong Jiwa Wirausaha Inovatif

      • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      GOWA – Kementerian Pertanian melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Services (YESS) telah mengembangkan program kewirausahaan dan ketenagakerjaan pemuda di bidang Pertanian melalui magang bersertifikat. Program tersebut memberikan kesempatan para pemuda di pedesaan yang menjadi penerima manfaat program YESS untuk menyalurkan potensi dan menggali pengalaman praktik secara langsung di dunia usaha dan industri pertanian. Sesuai […]

    • Mengawetkan Cabai

      Tips Praktis Mengawetkan Cabai di Rumah: Acar, Bubuk Cabai, dan Chili Oil

      • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com — Cabai adalah bahan dapur yang sering digunakan untuk memberikan rasa pedas dan aroma khas pada masakan. Selain itu, cabai mengandung nutrisi penting seperti vitamin C, A, dan K, serta senyawa antioksidan yang baik untuk kesehatan. Namun, cabai segar memiliki masa simpan yang terbatas. Untuk itu, mengawetkan cabai dapat menjadi solusi agar cabai tetap […]

    • Farming

      Transformasi Pertanian Modern, Petani Masa Kini Wajib Terapkan Smart Farming

      • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Yogyakarta – Masa depan pertanian Indonesia adalah dengan menerapan smart farming, dengan penerapan hal tersebut akan terjadi efisensi baik dalam nutrisi, sampai konsumsi air. Smart farming juga menjadi salah satu cara jitu mengantisipasi perubahan iklim ekstrim, sehingga wajib di adaptasi oleh para petani. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, perubahan iklim tidak dapat ditangani dengan […]

    • Tanaman Hias Kaktus

      Cantiknya Kaktus! Tanaman Hias Ini Dapat Dijadikan Pilihan Terbaik untuk Menambah Keindahan Taman

      • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Tanaman hias kaktus ini merupakan salah satu tanaman yang terkenal dengan keunikan dan daya tahan nya yang tinggi. Kaktus adalah tanaman yang asalnya dari daerah-daerah dengan iklim kering seperti padang pasir dan gurun. Walaupun terlihat tahan terhadap kekeringan, namun kaktus tetap memerlukan perawatan yang tepat untuk tumbuh dengan baik dan sehat. Berikut ini adalah beberapa […]

    expand_less