Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Tani Modern » Polbangtan Kementan Terapkan Tanam Modern, 75 Hektare Digarap dengan Drone

Polbangtan Kementan Terapkan Tanam Modern, 75 Hektare Digarap dengan Drone

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Banjar — Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menunjukkan aksi nyata dalam penerapan pertanian modern melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlibat langsung dalam percepatan tanam di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 75 hektare dengan memanfaatkan teknologi drone. Seluruh proses penanaman dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa, mulai dari persiapan hingga aplikasi teknologi di lapangan.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, yang melakukan kunjungan kerja Sabtu (25/4/2026), mengapresiasi kemampuan dan semangat mahasiswa dalam mengimplementasikan teknologi pertanian modern.

“Saya sangat bangga melihat kemampuan dan semangat mahasiswa Polbangtan. Seluruh proses percepatan tanam di lokasi cetak sawah rakyat ini dilakukan sepenuhnya oleh mahasiswa menggunakan drone. Ini menjadi bukti bahwa generasi muda pertanian siap menghadapi era modernisasi,” ujarnya.

Mahasiswa Polbangtan Gowa melakukan penerapan pertanian modern melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan. (Sumber Humas Polbangatn Gowa)

Penerapan teknologi drone dalam kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses tanam, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan baru hasil program cetak sawah rakyat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan inovasi teknologi secara langsung di lapangan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widhi Arsanti, menegaskan pentingnya regenerasi petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Petani kita semakin berumur, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Mendorong regenerasi petani menjadi langkah esensial untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam pembangunan sektor pertanian.

“Generasi muda adalah penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Kementan akan terus melakukan pendampingan secara berkala agar mereka mampu berperan di seluruh sektor pertanian,” ungkapnya.

Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 75 hektare ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku lapangan menjadi kunci dalam membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Kunjungan kerja ditutup dengan peninjauan lapangan serta dialog interaktif bersama mahasiswa dan tim pelaksana. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model penerapan pertanian modern yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Daging Ayam di Sejumlah Pasar Masih Berada di Bawah Harga Acuan, Pemerintah Pastikan Stabil Jelang Ramadan

    Harga Daging Ayam di Sejumlah Pasar Masih Berada di Bawah Harga Acuan, Pemerintah Pastikan Stabil Jelang Ramadan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Jakarta – Pemerintah memastikan harga daging ayam ras terpantau tetap terkendali menjelang Ramadan dan Idulfitri. Hasil pemantauan lapangan menunjukkan pasokan aman dan harga di tingkat pasar masih berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional. Inspeksi dilakukan tim Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian pada Jumat (13/2/2026), salah […]

  • Mentan

    Kunjungan ke Sultra, Mentan SYL Minta Disediakan Lahan Pertanian

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    SULTRA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo hadir dalam Kunjungan Kerja di Desa Cialam Jaya, Kabupaten Konawe Selatan , Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (19/8). Dalam kunjungan tersebut, dihadapan Gubernur Sultra Ali Mazi dan Bupati Konawe Selatan H. Surunuddin Dangga, Mentan SYL meminta kepada untuk disediakan 1.000 ha lahan pertanian di wilayah Sulawesi Tenggara. “Siapkan saya […]

  • Tanaman Pangan Dibagi Menjadi Tiga Kelompok

    Tanaman Pangan Dibagi Menjadi Tiga Kelompok, Cari Tahu Di Sini!

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Tanaman pangan dibagi menjadi tiga kelompok. Tanaman pangan merupakan sumber kehidupan bagi manusia. Jadi, keberadaannya akan selalu dibutuhkan selagi manusia masih hidup. Tanaman pangan dilakukan pembagian menjadi 3 macam kelompok, yaitu: 1. Serealia Kelompok tanaman serealia ini lebih dikenal sebagai sebuah bentuk sereal maupun biji yang dimana adalah kelompok tanaman yang akan dilakukan penanaman untuk […]

  • Kasus kecanduan dan kematian terkait dengan penggunaan Kratom telah muncul, menjadikan tanaman daun kratom ini sebagai sumber kontroversi.

    Masih Jadi Kontroversi, Kini BPOM RI Melarang Penelitian Penggunaan Tanaman Kratom Sebagai Obat Herbal

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tanaman kratom akan ditelitit sebagai obat herbal, BPOM RI melarangnya. Indonesia yang dikenal sebagai negara kaya akan keanekaragaman hayati memberikan peluang besar untuk menggali manfaat tanaman herbal dalam bidang kesehatan. Pemerintah pun telah intensif dalam mendorong penelitian terhadap tanaman herbal guna menghasilkan obat-obatan dan fitofarmaka yang berkualitas. Peran obat tradisional di Indonesia sangat penting dalam […]

  • Tantangan Petani Cabai saat Musim Hujan dan Strategi Menghadapinya

    Tantangan Petani Cabai saat Musim Hujan dan Strategi Menghadapinya

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Musim hujan seringkali membawa tantangan besar bagi petani cabai. Dampak buruk dari curah hujan yang tinggi antara lain meliputi penurunan hasil produksi, risiko serangan penyakit tanaman, dan kerugian finansial akibat rusaknya tanaman. Berikut adalah beberapa masalah yang dihadapi petani cabai saat musim hujan beserta strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut. 1. Perubahan Iklim Salah satu masalah […]

  • Milenial

    Resmi Ditutup, Kementan Sebut Petani Milenial Curi Perhatian di PENAS XVI

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Padang – Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVI resmi ditutup. Pada penyelenggaraan PENAS kali ini, para petani milenial disebut mencuri perhatian. Bila pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, petani milenial lebih banyak menjadi penonton. Tapi kali ini, petani milenial mengambil peran besar. “Ada kekhasan pada PENAS XVI dibanding tahun-tahun sebelumnya, yaitu hadir dan tampilnya para petani milenial […]

expand_less