Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peternakan » Sangat Mudah! Begini Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Bagi Pemula

Sangat Mudah! Begini Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Bagi Pemula

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Budidaya ikan lele sering kali dianggap menjanjikan, maka tidak heran jika hal ini mulai digeluti oleh banyak orang.

Terdapat beragam cara budidaya ikan lele, salah satunya adalah budidaya ikan dalam ember atau disingkat menjadi Budikdamber. Pilihan ini bisa menjadi alternatif selain kolam tanah dan kolam terpal, bahkan cara ini sangat cocok bagi pemula.

Sistem Budikdamber ini dianggap dapat mengatasi masalah keterbatasan lahan maupun penurunan kuantitas serta kualitas air di perkotaan.

Keunggulan lainnya dari budidaya ikan dengan teknik budikdamber adalah dapat menghemat air, perawatannya yang mudah serta tanpa bahan kimia.

Teknik budikdamber ini sering digunakan saat budidaya ikan lele. Ikan lele ini memiliki kemampuan bertahan hidup yang tinggi sekalipun berada dalam wadah yang oksigen dan airnya terbatas.

Tak hanya itu, ikan lele juga dapat bertahan dalam kualitas air yang minim maupun kondisi air yang kurang baik kualitasnya.

Hal pertama yang harus dilakukan untuk melakukan budidaya ikan lele dengan teknik budikdamber, yaitu pastikan untuk mempersiapkan peralatan dan kebutuhan sebagai berikut:

  1. Menyiapkan ember 80 liter atau dengan diameter 50 cm.
  2. Menyiapkan bibit ikan lele.
  3. Menyiapakan strimin atau penutup (bisa menggunakan apa saja).

Cara Budidaya Ikan Lele dalam Ember

Berikut ini cara budikdamber ikan lele, yaitu:

  1. Bagian bawah samping ember diberi lubang untuk saluran pembuangan. Saluran pembuangan itu nantinya juga bisa diaplikasikan sebagai kran air untuk mempermudah pembuangan.
  2. Ember yang telah disiapkan dan diberi lubang kemudian diisi dengan air. Air yang diisikan ke dalam ember jangan terlalu penuh, supaya ikan lele bisa mengambil udara dengan baik.
  3. Selama tiga hari, air dibiarkan supaya tidak terlalu asam. Jika air terlalu asam, bisa menambahkan garam dapur setengah sendok makan. Sehingga, air tersebut akan memiliki pH yang netral.
  4. Memasukkan benih ikan lele sebanyak 60 ekor, jumlah tersebut adalah jumlah maksimum ukuran ember.
  5. Untuk menjaga sirkulasi air bisa diberi tambahan filter akuarium. Tak hanya itu, filter ini juga akan menjamin ketersediaan oksigen yang cukup untuk ikan lele.
  6. Gunakanlah strimin atau penutup untuk menutup ember, hal ini dilakukan supaya ikan lele tidak loncat.
  7. Pastikan juga ember ditaruh di lahan kosong serta mendapatkan sinar matahari.
  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (9)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Budidaya Kembang Kol

      Panduan Lengkap Budidaya Kembang Kol yang Menguntungkan

      • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – Kembang kol, atau lebih dikenal dengan nama cauliflower, merupakan salah satu sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang lezat, kembang kol juga kaya akan kandungan nutrisi, seperti vitamin C, serat, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan. Budidaya kembang kol bisa menjadi pilihan usaha yang menguntungkan karena permintaan pasar yang terus […]

    • Cara Mengolah Hasil Panen dengan Teknologi Pangan

      Teknologi Pangan yang Akan Mengubah Hasil Panenmu Jadi Lebih Enak, Sehat, dan Awet!

      • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Cara mengolah hasil panen dengan teknologi pangan. Dalam era digital saat ini, teknologi pangan menjadi solusi untuk mengolah hasil panen dengan lebih efisien, cepat, dan presisi. Teknologi pangan memungkinkan para petani atau produsen makanan untuk menghasilkan produk makanan dengan kualitas yang lebih baik, memperpanjang umur simpan, meningkatkan rasa, dan mengurangi limbah makanan. Berikut adalah beberapa […]

    • Tanaman Sayuran

      Yuk Coba! Inilah Tanaman Sayuran yang Cocok Ditanam Saat Musim Hujan

      • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 11Komentar

      Tanaman sayuran yang cocok ditanam saat musim hujan. Saat musim hujan tiba, ternyata waktu tersebut sangat cocok untuk menanam tanaman sayuran. Perlu diketahui, bahwa air hujan ini diyakini bisa membuat daun-daun tanaman menjadi hijau dan subur, hal ini dikarenakan adanya nitrogen bebas. Tentu saja bagi pecinta tanaman, mempunyai sedikit kekhawatiran tersendiri apabila tanaman yang dirawat […]

    • padi

      Dongkrak Produktivitas Padi dan Jagung, Kementan Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian

      • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) sangat penting untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor dan bahkan meningkatkan ekspor. Upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi, dilakukan melalui peningkatan Indeks Pertanaman, diarahkan pada pemenuhan sarana produksi yang lengkap untuk mendukung pelaksanaan Good Agricultural […]

    • Ekspor

      Dongkrak Ekspor Komoditas Pertanian, Kementan Gelar Training of Trainers

      • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      JAMBI – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mendongkrak ekspor pertanian. Upaya ini salah satunya ditempuh melalui Training of Trainers (TOT). Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam arahannya menuturkan bahwa pertanian adalah kekuatan yang selama ini menopang bangsa Indonesia, termasuk saat menghadapi tiga tahun pandemi COVID-19. […]

    • Banten

      Pertanian Jago, Indonesia Kokoh, Petani Banten Siap Jaga Ketersediaan Pangan

      • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      BANTEN – Sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang sangat berperan penting untuk keberlanjutan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Hal ini karena sektor pertanian memiliki peran dalam penyediaan  pangan, penyediaan lapangan pekerjaan, dan juga sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat Indonesia. Petani menjadi ujung tombak penyediaan pangan sekaligus perekomian di Indonesia. Untuk itu keberadaan Petani menjadi penting […]

    expand_less