Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Budidaya Jambu Mete: Panduan Lengkap dari Penanaman hingga Panen

Budidaya Jambu Mete: Panduan Lengkap dari Penanaman hingga Panen

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Budidaya Jambu mete, atau yang dikenal juga sebagai kacang mete, merupakan usaha pertanian yang menguntungkan. Kacang mete tidak hanya populer sebagai camilan, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Selain itu, produk sampingan dari mete, seperti kulit biji dan buah semu, memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Berikut adalah panduan lengkap Budidaya Jambu Mete, mulai dari penanaman hingga panen.

Persiapan Lahan

  1. Pemilihan Lokasi
    • Mete tumbuh baik di daerah beriklim tropis dengan curah hujan sedang.
    • Tanah yang ideal adalah tanah lempung berpasir dengan pH antara 5,5 hingga 6,5.
  2. Pengolahan Tanah
    • Lahan harus dibersihkan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya.
    • Lakukan penggemburan tanah dengan cara dibajak atau dicangkul hingga kedalaman 30 cm.
  3. Pembuatan Bedengan
    • Buat bedengan dengan lebar 1-1,5 meter dan tinggi sekitar 20-30 cm.
    • Jarak antar bedengan sekitar 50 cm untuk memudahkan perawatan tanaman.

Penanaman

  1. Pemilihan Bibit
    • Pilih bibit mete yang berkualitas, bebas dari hama dan penyakit.
    • Bibit dapat diperoleh dari pembibitan atau mencangkok dari pohon induk yang sehat.
  2. Penanaman Bibit
    • Buat lubang tanam dengan kedalaman 30-40 cm dan diameter 30 cm.
    • Masukkan bibit ke dalam lubang dan tutup dengan tanah gembur.
    • Jarak tanam yang ideal adalah 10 x 10 meter atau 12 x 12 meter.

Perawatan Tanaman

  1. Penyiraman
    • Lakukan penyiraman secara rutin, terutama pada musim kemarau.
    • Tanaman mete membutuhkan air yang cukup, namun tidak tergenang.
  2. Pemupukan
    • Berikan pupuk kandang atau kompos pada awal penanaman.
    • Pupuk tambahan seperti NPK dapat diberikan setiap 3 bulan sekali.
  3. Pemangkasan
    • Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk tanaman dan memperbaiki sirkulasi udara.
    • Pangkas cabang-cabang yang mati atau sakit secara berkala.
  4. Pengendalian Hama dan Penyakit
    • Gunakan pestisida organik atau kimia sesuai dosis yang dianjurkan untuk mengendalikan hama dan penyakit.
    • Hama yang sering menyerang tanaman mete antara lain ulat dan kutu daun.

Panen dan Pasca Panen

  1. Masa Panen
    • Pohon mete mulai berbuah pada usia 3-4 tahun setelah penanaman.
    • Buah mete biasanya matang pada musim kemarau, sekitar bulan Juni hingga Agustus.
  2. Cara Panen
    • Panen dilakukan dengan memetik buah mete yang sudah matang, ditandai dengan perubahan warna buah menjadi kekuningan.
    • Pisahkan biji mete dari buah semu dengan hati-hati agar tidak merusak biji.
  3. Pengolahan Pasca Panen
    • Biji mete harus dikeringkan terlebih dahulu sebelum diolah lebih lanjut.
    • Proses pengeringan dapat dilakukan dengan menjemur biji di bawah sinar matahari selama 2-3 hari.
    • Setelah kering, biji mete dapat dipecah untuk diambil isinya.
  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh di Air

    Wow, Tanaman Hias Ini Bisa Hidup di Dalam Air! Yuk, Coba Tanam di Rumahmu!

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tanaman hias adalah tanaman yang sangat populer di kalangan pecinta kebun dan tanaman. Ada banyak jenis tanaman hias yang berbeda yang bisa tumbuh di berbagai kondisi, termasuk di dalam air. Beberapa contoh tanaman hias yang bisa tumbuh di air adalah tanaman laba-laba, begonia, pothos, lucky bamboo, dan dracaena. Tanaman Laba-Laba (Chlorophytum comosum) Tanaman laba-laba adalah […]

  • Nilai Ekonomis Limbah Ayam

    Nilai Ekonomis Limbah Ayam: Dari Kotoran hingga Keuntungan

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Wartanionline.com – Nilai ekonomis limbah ayam telah menjadi topik penting dalam diskusi tentang keberlanjutan dan agrikultur. Sebagai sumber daya yang sering diabaikan, limbah ayam menawarkan potensi ekonomis yang signifikan. Nilai ekonomis limbah ayam tidak hanya mengurangi biaya pengelolaan limbah tetapi juga meningkatkan keuntungan pertanian. Pendekatan inovatif dalam pengelolaan limbah ayam dapat memperluas sumber pendapatan bagi […]

  • Kementerian Kesehatan RI memperkenalkan Temulawak sebagai tanaman obat unggulan Indonesia, ini cara mudah menanamnya di polybag.

    Kemenkes RI luncurkan Temulawak Tanaman Obat Indonesia Unggulan, Ini Cara Menanamnya di Polybag

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Kementerian Kesehatan RI telah meluncurkan Temulawak sebagai tanaman obat Indonesia unggulan dengan harapan dapat meraih popularitas serupa ginseng dari Korea. Peluncuran ini dilakukan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersamaan dengan pembukaan Pameran Farmasi dan Alat Kesehatan HKN ke-59 di Jakarta. Menteri Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa Temulawak mengandung curcumin, yang memiliki manfaat mencegah […]

  • rabies

    Peringati World Rabies Day, Kementan dan Pemkab Bone Gelar Vaksinasi Hewan Massal

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    BONE – Puncak peringatan Hari Rabies se-Dunia (World Rabies Day) dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Sabtu (7/10/2023). Jurusan Peternakan, Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bone memperingati hari rabies dengan melaksanakan vaksinasi hewan massal. Vaksinasi massal ini menjadi bagian dari pemecahan Rekor MURI diseluruh Indonesia dengan mengusung Tema: All for 1, One […]

  • Tumbuhan Dikotil

    Mengenal Tumbuhan Dikotil, Ciri-Ciri, Struktur dan Contohnya

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tumbuhan dikotil merupakan tumbuhan berbunga yang memiliki biji berkeping dua. Pada tumbuhan dikotil ini bijinya dilindungi oleh daun buah atau sering disebut dengan karpel. Tumbuhan yang tergolong dikotil ini mempunyai sepasang daun lembaga atau kotiledon. Daun lembaga ini telah terbentuk sejak tahap biji. Maka dari itu, sebagian besar anggotanya ini mempunyai biji-bijian yang akan mudah […]

expand_less