Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Sukseskan Swasembada Pangan, Mahasiswa Polbangtan Kementan Gandeng BP Massedi Jalankan Program Oplah

Sukseskan Swasembada Pangan, Mahasiswa Polbangtan Kementan Gandeng BP Massedi Jalankan Program Oplah

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Melalui program Praktek Kerja Lapangan (PKL) II, Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa bersama Brigade Pangan Massedi Bone melakukan optimalisasi lahan (Oplah) rawa di Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Selasa (03/06/2025).

Mahasiswa Polbangtan Kementan Gandeng BP Massedi Jalankan Program Oplah. (Sumber humas Polbangtan Gowa)

Melalui arahannya Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memang mendorong seluruh insan Pertanian memaksimalkan oplah khususnya lahan rawa. Ia meyakini bahwa Oplah merupakan salah satu program strategis Kementan yang efektif meningkatkan produksi dan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
“Oplah dan cetak sawah bisa menyelesaikan persoalan impor beras dengan meningkatkan produksi dalam negeri”, sebutnya optimis.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa mewujudkan swasembada pangan tidak bisa sendirian, harus terus bergandengan tangan dengan semua pihak.
“Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong intensifikasi dan ekstensifikasi. Intensifikasi melalui peningkatan produktivitas, penggunaan benih unggul, teknologi lainnya dan inovasi. Sementara ekstentifikasi kita dorong oplah pada lahan rawa dan cetak sawah rakyat,” papar Idha.

Desa Pakkasalo Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone memang memiliki potensi lahan rawa yang besar dan belum dimanfaatkan secara maksimal untuk pertanian. Ada sekitar 200 hektar lahan oplah rawa, 50 hektar diantaranya adalah lahan rawa yang sama sekali belum dapat ditanami.
“Total lahan oplah di desa ini ada sekitar 200 hektar, dan 50 hektarnya rawa parah yang sama sekali tidak dapat ditanami padi” ujar Fiqri Mahasiswa PKL II Polbangtan Gowa.

Namun saat ini menurut Fiqri melalui program Oplah, yang didukung dengan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian lahan tersebut dapat diolah.

Untuk mengakses Lahan rawa yang berlokasi di Desa Pakkasalo memang sulit dilalui jalur darat, satu-satunya cara adalah dengan menyeberangi Sungai walannae. Saat mahasiswa dan BP membawa bantuan pompa air Kementan pun, mereka mengangkutnya menggunakan perahu kecil menerobos jalur sungai.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu petani mengelola lahan rawa yang selama ini terbengkalai karena keterbatasan alat dan akses. Dengan pompa air yang kami bawa lewat sungai, lahan yang sebelumnya tidak bisa ditanami kini mulai bisa diolah kembali,” ujar Feby Agriani salah satu mahasiswa Polbangtan Gowa yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Brigade Pangan Massedi, yang terdiri dari pemuda-pemudi Desa Massedi, menjadi motor penggerak dalam kesuksesan program Oplah. Mereka mendampingi petani dalam pengolahan lahan dan pengoperasian pompa air, sekaligus memberikan edukasi tentang pemanfaatan lahan rawa secara berkelanjutan.
Petani setempat pun menyambut baik kegiatan ini.

“Biasanya kami biarkan lahan itu karena airnya susah diatur. Tapi sekarang dengan bantuan pompa, kami bisa mulai tanam padi lagi,” ujar Serang petani dari Desa Pakkasalo.

Program optimalisasi lahan rawa ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal dan mendorong adopsi teknologi tepat guna di daerah dengan kondisi geografis.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Menanam Apel

      5 Tips Agar Tanaman Apel Terhindar dari Hama

      • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      wartanionline.com – Menanam apel bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Namun, salah satu tantangan terbesar dalam menanam apel adalah menjaga tanaman tetap sehat dan bebas dari serangan hama. Hama seperti ulat, kutu daun, hingga penyakit jamur bisa merusak tanaman dan menurunkan kualitas buah apel. Berikut ini adalah lima tips efektif agar tanaman apel terhindar […]

    • Mentan Amran: Produksi dan Stok Pangan Nasional Tetap Aman di Tengah Dinamika Cuaca

      Mentan Amran: Produksi dan Stok Pangan Nasional Tetap Aman di Tengah Dinamika Cuaca

      • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan produksi dan stok pangan nasional tetap aman meskipun Indonesia tengah menghadapi dinamika cuaca di sejumlah wilayah. Menurutnya, kondisi hujan yang terjadi tidak berdampak terhadap ketahanan pangan karena pemerintah telah mengantisipasi melalui penguatan pengendalian produksi dan pemantauan stok secara ketat. Mentan Amran menyampaikan bahwa stok beras […]

    • 5 Tanaman Indoor Penghasil Oksigen untuk Kualitas Udara Segar di Rumah

      5 Tanaman Indoor Penghasil Oksigen untuk Kualitas Udara Segar di Rumah

      • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Menciptakan suasana segar dan sehat di rumah tidak hanya tentang dekorasi, tetapi juga kualitas udara. Tanaman indoor penghasil oksigen dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas udara di rumah Anda. Berikut adalah 5 tanaman indoor penghasil oksigen yang dapat Anda pilih: 1. Lidah Mertua (Sansevieria) Lidah mertua merupakan tanaman indoor yang populer karena mudah dirawat dan […]

    • Ilustrasai (foto canva) Menciptakan Tani Wisata: Peluang Baru dalam Agrowisata

      Menciptakan Tani Wisata: Peluang Baru dalam Agrowisata

      • calendar_month Minggu, 21 Apr 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Menciptakan Tani Wisata atau Agrowisata merupakan sebuah konsep yang mengintegrasikan kegiatan pertanian dengan pariwisata. Konsep ini tidak hanya memberikan pengalaman unik kepada wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi petani. Artikel ini akan membahas beberapa langkah strategis untuk menciptakan dan mengembangkan tani wisata yang sukses di Indonesia. 1. Identifikasi Potensi Lokal Langkah […]

    • DPR RI

      Dorong Kapasitas Petani di Kepulauan Sanana, Kementan Bangun Kolaborasi Bersama Komisi IV DPR RI

      • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      GOWA – Kementerian Pertanian RI kembali berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menyelenggarakan Bimtek “Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh” di berbagai daerah. Kali ini, Polbangtan Gowa sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menggelar Bimtek di Kabupaten Kepulauan Sanana, Provinsi Maluku Utara. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) […]

    • Cara mengusir hama tikus dari tanaman budidaya

      Terbebas dari Hama Tikus: Tips Ampuh untuk Menjaga Tanaman Budidaya Anda Tetap Sehat

      • calendar_month Senin, 13 Mar 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 6Komentar

      Cara mengusir hama tikus dari tanaman budidaya. Hama tikus bisa menjadi masalah yang mengganggu bagi petani dan pekebunan, terutama pada tanaman budidaya. Tikus ini diketahui bisa merusak akar tanaman, daun dan buah, sehingga mengurangi hasil panen yang diharapkan. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir hama tikus pada tanaman budidaya. Berikut adalah beberapa […]

    expand_less