Budidaya Tanaman Kangkung di Rumah, Ini Panduan Praktis Menanam dan Merawat Sayuran Hijau Segar

Budidaya tanaman kangkung di rumah dengan mudah dan cepat tumbuh.

Kangkung adalah salah satu jenis sayuran hijau yang populer dan sering digunakan dalam berbagai masakan tradisional.

Menanam kangkung di rumah bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan juga memberikan akses mudah ke sayuran segar setiap saat.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah  panduan lengkap tentang cara menanam dan budidaya tanaman kangkung di rumah.

Cara Menanam Tanaman Kangkung di Rumah

1. Persiapan Wadah Tanam

Kangkung dapat ditanam di berbagai wadah seperti pot, bak penanaman, atau bahkan dalam air.

Pastikan wadah yang Anda pilih memiliki lubang drainase yang baik untuk menghindari genangan air.

Jika Anda memilih menanam kangkung dalam air, gunakan wadah yang cukup dalam dan letakkan akar kangkung di dalam air.

2. Pemilihan Varietas Kangkung

Ada beberapa jenis varietas kangkung yang dapat Anda pilih untuk ditanam di rumah.

Varietas kangkung darat yang biasa ditemui antara lain kangkung hijau dan kangkung merah.

Sedangkan kangkung air biasanya menggunakan varietas kangkung air.

3. Penyemaian Benih

Siapkan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, pasir, dan humus untuk menanam benih kangkung.

Sebarkan benih dengan rata di atas media tanam dan taburi tipis dengan tanah.

Pastikan benih tercukupi oleh tanah tetapi tidak terlalu dalam, sekitar 1-2 cm.

Siram dengan lembut untuk menjaga kelembaban tanah.

4. Penyiraman dan Pencahayaan

Pastikan media tanam terus lembab dengan melakukan penyiraman secara teratur.

Kangkung membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh dengan baik, terutama saat cuaca panas.

Jaga juga agar kangkung mendapatkan sinar matahari yang cukup, minimal 4-6 jam sehari.

Jika Anda menanam kangkung dalam air, pastikan air diganti setiap beberapa hari.

5. Pemupukan dan Perawatan

Berikan pupuk organik seperti pupuk kompos atau pupuk kandang setiap 2-3 minggu sekali untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi kangkung.

Jaga area tanam tetap bersih dari gulma atau tanaman liar lainnya.

Jika ada tanaman yang terlihat sakit atau terinfeksi hama, segera tangani untuk mencegah penyebaran.

6. Panen Kangkung

Kangkung biasanya dapat dipanen sekitar 3-4 minggu setelah penanaman benih.

Untuk kangkung darat, potong daun kangkung yang lebih tua dengan hati-hati menggunakan pisau tajam, tetapi biarkan sejumlah daun yang lebih muda agar tanaman tetap tumbuh.

Kangkung air dapat dipanen dengan memotong tangkai bagian atas sekitar 3-5 cm di atas permukaan air dengan pisau tajam.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menanam kangkung dengan mudah dan sukses di rumah sendiri.

Selamat mencoba dan nikmati hasil panen kangkung segar yang sehat!***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *