Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Budidaya Tanaman The King Of Spices

Budidaya Tanaman The King Of Spices

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lada (Piper nigrum) adalah tanaman rempah-rempah yang telah lama ditanam di Indonesia. Dikenal sebagai the king of spices, lada memiliki peran penting dalam memperkaya cita rasa masakan. Mari kita mengenal lebih dekat tentang tanaman lada.

Pengertian dan Karakteristik Tanaman Lada

  • Pertumbuhan dan Habitat:
    • Lada tumbuh baik di ketinggian antara 10 hingga 500 meter di atas permukaan laut.
    • Suhu yang ideal untuk pertumbuhannya berkisar antara 25°C hingga 26,5°C.
    • Tanaman ini tersebar luas di daerah tropis.
  • Morfologi Tanaman Lada:
    • Batang: Lada memiliki batang yang memanjat dan merambat. Batangnya berbuku dan dapat mencapai tinggi hingga 10 meter. Namun, dalam budidaya, tinggi batang biasanya dibatasi hingga 3-4 meter dengan menempelkannya pada tiang panjat (tajar).
    • Daun: Daun lada berwarna hijau dan memiliki bentuk yang berbeda-beda tergantung varietasnya.
    • Bunga: Bunga lada berwarna kuning dan menyerupai corong. Bunga ini muncul pada bagian ujung batang.
    • Buah: Buah lada yang akan kita panen sebenarnya berasal dari bunga. Buah ini memiliki bentuk bulat dan mengandung biji lada yang dikenal sebagai peppercorns.

Varietas Lada yang Bisa Dipilih

Di Indonesia, terdapat beberapa varietas lada yang dapat kamu pilih untuk budidaya:

  1. Petaling I
  2. Petaling II
  3. Natar I
  4. Natar II
  5. Chunkuk
  6. LDK
  7. Bengkayan

Setelah menentukan jenis lada yang ingin dihasilkan, langkah selanjutnya adalah memilih bahan tanaman. Kamu bisa memperbanyak tanaman lada melalui stek atau perbanyakan tanaman. Pastikan bahan tanaman yang dipilih sehat, bebas dari serangan hama dan penyakit, serta memiliki produktivitas yang stabil selama tiga tahun atau lebih.

Tahapan Budidaya Lada

  1. Pemilihan Bahan Tanaman:
    • Tentukan jenis lada yang ingin ditanam (putih atau hitam).
    • Pilih bahan tanaman dari tanaman yang sehat dan produktif.
    • Hindari bahan tanaman dari kebun yang sebelumnya terinfeksi penyakit.
  2. Pembibitan:
    • Gunakan campuran tanah, pasir, dan bahan organik sebagai media pembibitan.
    • Sterilkan media sebelum digunakan.
    • Tanam stek satu buku berdaun tunggal dalam polybag.
    • Lindungi bibit dengan plastik transparan dan jaring agar terhindar dari serangan organisme pengganggu.

Dengan memahami karakteristik dan tahapan budidaya lada, kita dapat memperoleh hasil panen yang melimpah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu yang tertarik menggeluti budidaya lada

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanaman cengkeh

    Kenali 5 Hama Pengganggu Tanaman Cengkeh

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com – Tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah komoditas penting yang sering dimanfaatkan sebagai rempah dan bahan obat. Namun, tanaman ini rentan terhadap serangan berbagai jenis hama yang dapat menurunkan produktivitasnya. Berikut adalah lima jenis hama utama yang perlu diwaspadai pada tanaman cengkeh: 1. Penggerek Batang Cengkeh (Xyleborus spp.) Hama ini menyerang batang cengkeh dengan cara […]

  • Tumbuhan Lada

    Tumbuhan Lada: Mengenal Serangan Hama Dan Penyakit

    • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Tumbuhan lada atau merica merupakan salah-satu bahan rempah-rempah yang sering ditemukan di negara-negara Asia Tenggara. Tumbuhan ini termasuk hasil pertanian yang memiliki nilai jual dengan ekonomis tinggi, sehingga banyak yang tertarik membudidayakan tanaman satu ini. Namun tanaman ini sering mengalami berbagai gejala misalnya mengalami layu dan bahkan mati. Penyakit dan hama menjadi salah-satu faktor penyebab […]

  • Kementan Genjot Program Pengembangan Wirausaha Muda Pertanian

    Kementan Genjot Program Pengembangan Wirausaha Muda Pertanian

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    GOWA – Memasuki tahun keempat, pelaksanaan Program YESS (Youth Entrepreneurship and Employment Support Services) berhasil melakukan pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi muda di 4 (empat) kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, diantaranya Kabupaten Bone, Maros, Bantaeng dan Bulukumba. Program YESS merupakan proyek pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi muda di sektor pertanian yang didanai oleh IFAD, yang […]

  • Wujudkan Akreditasi Unggul, Polbangtan Gowa Perkuat SPMI Lewat Workshop Strategis

    Wujudkan Akreditasi Unggul, Polbangtan Gowa Perkuat SPMI Lewat Workshop Strategis

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Humas Polbangtan Gowa
    • 1Komentar

    wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menggelar Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam rangka penyusunan dokumen reakreditasi institusi, Jumat (10/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh elemen kampus dalam memenuhi standar mutu pendidikan tinggi. Workshop ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas […]

  • Digital Agriculture, Apa itu? Simak Penjelasannya

    Digital Agriculture, Apa itu? Simak Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Digital agriculture, atau pertanian digital, adalah penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan pertanian. Teknologi digital yang digunakan dalam pertanian digital meliputi: 1. Internet of Things (IoT) IoT memungkinkan petani untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti sensor, kamera, dan perangkat GPS. Data ini dapat digunakan untuk memantau kondisi tanaman dan hewan ternak, […]

  • SDM

    Dedi Nursyamsi: BPPSDMP Selalu Ada di Garis Terdepan Pembangunan SDM Pertanian Indonesia

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle redaksi
    • 16Komentar

    PALANGKARAYA – Pembangunan pertanian bertujuan antara lain menyediakan pangan untuk 273 juta jiwa penduduk Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani, dan meningkatkan ekspor. Guna mensukseskan tujuan tersebut, Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan), ditugaskan meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan pengembangan sumber daya manusia pertanian. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin […]

expand_less