Dalam arahan dan penyampaiannya narasumber dari Manggala Agni KLHK RI Bapak Aldhi menekankan untuk terus berkomitmen dalam melakukan pencegahan KARHUTLA di Wilayah TNRAW, yang salah satu kegiatannya adalah senantiasa memberikan edukasi terus menerus kepada masyarakat khususnya kepada generasi muda tentang pencegahan KARHUTLA. Giat upaya pencegahan berupa kegiatan edukasi, sosialisasi, inventarisasi lahan yang terbakar, kesiapsiagaan infrastruktur, alat dan bahan yang digunakan, kegiatan penyiraman lahan rawan kekeringan serta giat pemasangan himbauan dan papan peringatan dititik yang rawan akan adanya KARHUTLA dengan melibatkan pelaku usaha, peningkatan peran serta masyarakat dan pemberdayaan serta generasi muda khususnya pada tingkat sekolah menengah atas, yang juga mempunyai peran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga dan mencegah KARHUTLA agar tidak terjadi.
Pada kesempatan yang sama Dr. Basruddin, S.P., M.Si selaku narasumber dari Jurusan Kehutanan FHIL UHO menyampaikan bahwa pentingnya memahami dan mengetahui sejak dini penanganan KARHUTLA karena hal ini tidak bisa hanya ditangani oleh satu institusi saja, namun harus dilakukan secara bersama untuk mengambil peran masing-masing baik itu pemerintah, swasta maupun masyarakat khususnya generasi muda dalam memahami resiko dan dampak yang ditimbukkan dari KARHUTLA. Menurutnya bahwa kegiatan sosialisasi ini adalah bagian dari upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan generasi muda agar turut aktif bersama-sama dalam menjaga dan mencegah munculnya kebakaran hutan di wilayah masing-masing khususnya di wilayah TNRAW KLHK RI, pungkasnya.
2 Komentar