Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Peony: Bunga Cantik yang Tahan Lama dan Tak Membutuhkan Perawatan Rumit

Peony: Bunga Cantik yang Tahan Lama dan Tak Membutuhkan Perawatan Rumit

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Peony adalah salah satu bunga paling indah dan populer di dunia. Tak heran jika banyak orang memilih untuk menanam dan menjual bunga ini. Selain pesonanya yang memikat, tanaman peony juga dikenal tidak membutuhkan perawatan yang terlalu rumit. Namun, menanam bunga ini tetap memerlukan perencanaan yang tepat dan kesabaran ekstra karena peony tidak langsung berbunga di tahun pertama.

Bunga peony tumbuh subur di musim semi, yang biasanya terjadi dari akhir September hingga akhir Desember, terutama jika telah ditanam di tanah sejak musim dingin. Meski tidak tergolong tanaman invasif, peony tetap memerlukan perhatian khusus agar bisa mekar dengan sempurna. Satu hal penting yang perlu diingat, bunga ini bersifat toksik jika tertelan oleh hewan maupun manusia. Maka, pastikan tanaman peony dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Kalau Anda tertarik menanam bunga peony, berikut ini adalah panduan lengkapnya, seperti dilansir dari Southern Living, Rabu (2/1/2023):

Cara Menanam dan Merawat Bunga Peony

1. Lokasi dan Penanaman Awal

Peony bisa hidup selama puluhan tahun, jadi perencanaan awal sangat penting. Bunga ini tidak akan berbunga pada tahun pertama, dan biasanya baru mekar setelah dua hingga tiga tahun. Pilih lokasi yang mendapat sinar matahari penuh (minimal 6–8 jam per hari) atau sedikit teduh di sore hari.

Tanam di tanah dengan drainase baik dan pH netral atau sedikit asam. Gali lubang selebar 30–60 cm dan sedalam 30 cm. Campurkan bahan organik seperti kompos ke dalam tanah, lalu letakkan akar peony dengan “mata” (tunas) berada sekitar 2,5 cm di bawah permukaan tanah. Hindari menanam terlalu dalam karena bisa menghambat pembungaan. Tutup dengan tanah gembur dan siram secukupnya.

2. Cahaya

Peony sangat menyukai sinar matahari. Jika kekurangan cahaya, tanaman bisa lebih rentan terhadap penyakit jamur dan hasil bunganya pun kurang maksimal. Selain itu, lindungi tanaman dari angin kencang agar tidak rusak.

3. Tanah

Hindari area yang tergenang air. Gunakan tanah dengan drainase baik yang kaya bahan organik. Anda juga bisa menambahkan nutrisi atau pupuk dasar untuk membantu pertumbuhan optimal.

4. Penyiraman

Peony tidak tahan kekeringan. Pastikan untuk menyiramnya setiap minggu, idealnya mendapatkan air sekitar 2,5–5 cm. Jika curah hujan di daerah Anda minim, pastikan untuk menyiram secara rutin. Namun, jangan terlalu sering agar akarnya tidak tergenang air. Tunggu tanah kering sebelum menyiram kembali.

5. Suhu dan Kelembapan

Bunga peony membutuhkan cuaca dingin untuk memasuki fase dormansi. Mereka tumbuh paling baik di iklim yang tidak terlalu panas dan lembap. Peony mekar lebih awal di wilayah dengan musim panas yang panjang.

6. Pemupukan

Gunakan pupuk rendah nitrogen dua kali setahun — pertama saat tunas baru mulai tumbuh di musim semi dan kedua pada musim gugur. Tambahkan juga mulsa tebal pada musim dingin setelah tanah membeku untuk melindungi akar dari embun beku keras.

Memangkas Bunga Peony

Pemangkasan tidak terlalu sering dibutuhkan. Setelah bunga mekar, gunakan gunting pemangkas yang bersih untuk memotong batang yang mati atau sakit. Pangkas juga cabang yang mengganggu bentuk tanaman. Setelah bunga mulai layu, potong batang kembali ke permukaan tanah untuk merangsang pertumbuhan baru.

Masalah yang Mungkin Terjadi

Daun Melengkung atau Menggulung

Masalah ini bisa disebabkan oleh penyiraman yang tidak tepat atau serangan serangga. Pastikan tanah memiliki drainase baik dan lapisan atasnya kering sebelum menyiram kembali. Tanam peony di area dengan sirkulasi udara baik dan terlindung dari angin kencang.

Jika terjadi serangan serangga, gunakan minyak hortikultura untuk mengatasinya. Daun peony juga bisa menggulung karena cuaca panas yang berkepanjangan, jadi pastikan tanaman cukup mendapatkan air saat suhu tinggi.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • 5 Negara Penghasil Semangka Terbesar di Dunia dan Tips Menanam Semangka

      5 Negara Penghasil Semangka Terbesar di Dunia dan Tips Menanam Semangka

      • calendar_month Minggu, 12 Nov 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Semangka adalah buah musiman yang populer dan menjadi favorit banyak orang di seluruh dunia. Tidak hanya sebagai buah yang menyegarkan, buah ini juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, terutama bagi negara-negara yang menghasilkan produksi buah ini dalam skala besar. Berikut adalah 5 negara penghasil buah ini terbesar di dunia: 1. Cina Cina merupakan produsen terbesar […]

    • Menanam Sayuran tomat di Dalam Rumah

      Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menanam Sayuran di Dalam Rumah

      • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Menanam sayuran di dalam rumah, seperti tomat dan bawang, bisa menjadi solusi bagi kamu yang ingin berkebun tanpa membutuhkan lahan luas. Selain memberikan stok sayuran segar, kegiatan ini juga bisa menjadi hobi yang menyenangkan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tanaman sayuran tetap sehat dan terbebas dari hama. Jika tidak dirawat […]

    • Tanaman Hias pembawa sial menurut feng shui

      Sebaiknya Hindari! Ini 5 Tanaman Hias Pembawa Sial Menurut Feng Shui dalam Dekorasi Rumah Anda

      • calendar_month Minggu, 11 Feb 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Tanaman hias pembawa sial menurut Feng Shui dalam dekorasi rumah. Menanam tanaman hias di rumah bukan hanya sekadar untuk mempercantik tatanan interior, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman. Namun, perlu diingat bahwa dalam praktik Feng Shui, beberapa tanaman diketahui sebagai pembawa sial yang dapat membawa energi negatif ke dalam rumah Anda. 5 […]

    • Tips Memilih Bibit Ikan Nila Berkualitas untuk Budidaya Ikan Nila

      Tips Memilih Bibit Ikan Nila Berkualitas untuk Budidaya Ikan Nila

      • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 7Komentar

      Budidaya ikan nila semakin populer di kalangan petani dan hobiis akuarium. Agar usaha budidaya ikan nila sukses, pemilihan bibit yang berkualitas sangat penting. Pada kesempatan ini, kita akan membahas tips memilih bibit ikan nila berkualitas untuk memastikan keberhasilan budidaya.   1. Pilih Penjual Terpercaya  Langkah pertama adalah mencari penjual terpercaya yang menawarkan bibit ikan nila […]

    • Nagekeo

      Petani Nagekeo Maksimalkan Produksi Melalui Program CSA Kementan

      • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BPPSDMP) terus meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian guna peningkatan produksi dan protuktivitas melalui program-program unggulannya. Salah satunya melalui program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) dengan teknologi Climate Smart Agriculture (CSA) berupaya untuk mewujudkannya. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo […]

    • Terbukti Efektif! Manfaat Luar Biasa Cangkang Telur untuk Panen Tomat Maksimal

      Terbukti Efektif! Manfaat Luar Biasa Cangkang Telur untuk Panen Tomat Maksimal

      • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
      • account_circle Admin AZ
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Dalam budidaya tomat, pemilihan pupuk tidak hanya soal nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK). Tanaman tomat juga membutuhkan kalsium, magnesium, besi, sulfur, serta unsur mikro lainnya untuk tumbuh optimal dan menghasilkan buah berkualitas. Salah satu sumber kalsium alami yang mudah didapat adalah cangkang telur. Cangkang telur dikenal luas sebagai bahan pupuk organik rumahan, maupun […]

    expand_less