Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Fakta Menarik Tanaman Kakao dan Sejarahnya

Fakta Menarik Tanaman Kakao dan Sejarahnya

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

4. Sebagai alat pembayaran

Menurut sejarahnya, dahulu tanaman atau pohon kakao ini hanya dimiliki oleh orang-orang kaya. Karena, hasil olahannya yang berupa cokelat dan digunakan atau hanya disuguhkan ketika acara pertunangan ataupun pernikahan.

Seiring berjalannya waktu saat telah memahami mengenai kondisi ekonomi, mereka menjadikan biji kakao ini sebagai alat pembayaran. Seperti, satu ekor kalkun bisa dibayar atau ditukar dengan 200 biji kakao.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Sisfo Genta Organik

      Transpormasi Digital, Kementan Luncurkan Aplikasi Sisfo Genta Organik

      • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
      • account_circle redaksi
      • 6Komentar

      Bustanul mengajak UPT lingkup BPPSDMP untuk dapat berkoordinasi dengan baik demi kelancaran pelaksanaan Genta Organik melalui kegiatan Sekolah Lapang (SL) Pertanian Organik. Agar program pengawalan dan pendampingan ini berjalan dengan baik, perlu adanya koordinasi antara Pusat dengan penyelenggara dan pelaksana SL. Dalam hal ini Dinas Pertanian Provinsi, Kabupaten/Kota serta Kecamatan atau BPP”, ujar Bustanul. Sebagai […]

    • Sensus

      Kementan: Sensus Pertanian Tahun 2023 Sukses, Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Tercapai

      • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Secara umum sensus pertanian memegang peranan kunci untuk penyediaan data yang akurat, lebih cepat dan informasi yang komprehensif tentang sektor pertanian”, urai Adhi. Adhi menambahkan bahwa salah satu informasi penting sensus penduduk yang bermanfaat bagi petani yaitu adanya perencanaan jangka panjang, mitigasi resiko dan petani bisa mengakses melalui publikasi pemerintah, portal online dan perlu keterbukaan […]

    • Bantaeng

      Sukses Tumbuhkan Petani Millenial, Kementan dan Pemkab Bantaeng Pastikan Regenerasi Petani Terus Berlanjut

      • calendar_month Selasa, 24 Okt 2023
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      “Program YESS ini sangat mendukung dalam pengembangan sumberdaya manusia pertanian, dengan memberdayakan para pemuda tani untuk memanfaatkan sumberdaya alam pertanian di pedesaan, secara optimal, profesional, menguntungkan dan berkelanjutan tentunya mereka ini akan siap menghadapi era milenial,” ujar Dedi. Dedi juga berharap penumbuhan petani muda dapat memastikan proses ketersediaan pangan tercukupi secara merata. “Pelan tapi pasti, […]

    • Menteri

      Pesan Mentan Amran Saat Kunjungi PG Camming, Lakukan Yang Terbaik

      • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Pihaknya kini terus melakukan perluasan areal perkebunan. Ia menambahkan, secara keseluruhan, di bawah PTPN Group saat ini luasannya di angka 187 ribu hektar. “Khusus untuk yang ada di Bone Camming, Takalar, Sulawesi Selatan itu di angka 5.500. Kemudian tahun ini kita perluas menjadi 7.500. (0:38) Nanti tahun 2026 kita selesaikan seluruh areal 12.500 hektar,” pungkasnya.

    • Tanaman yakon juga dikenal sebagai daun insulin dengan segudang manfaat. Inilah langkah-langkah membudidayakannya dengan tepat.

      Menanam Tanaman Yakon, Rahasia Budidaya yang Mudah dan Bermanfaat untuk Kesehatan

      • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      7. Panen saat tiba waktunya Tanaman ini dapat dipanen setelah berumur sekitar 2,5 bulan sejak penanaman. Saat memanen, cukup petik daunnya dan sisakan 2-3 daun pada bagian pucuk tanaman. Panen berikutnya dapat dilakukan sekitar 25-30 hari setelah panen pertama. Satu siklus penanaman biasanya dapat menghasilkan hingga 6 kali panen dalam waktu 7-8 bulan. Dengan mengikuti […]

    • Pimpinan Pondok Pesantren Markas Tidzka Ajak Santri Tolak Paham Radikalisme

      Pimpinan Pondok Pesantren Markas Tidzka Ajak Santri Tolak Paham Radikalisme

      • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
      • account_circle admin
      • 0Komentar

      PONDOK Pesantren (Pospes) Tahfidz Markas Tidzka Kota Kotamobagu mendeklarasikan dan menolak pemahaman radikalisme dan terorisme. Hal ini sebagai bentuk untuk menangkal agar pemahaman tersebut tidak mewabah di ponpes, terlebih pada para santri yang mondok. Pimpinan Ponpes, Mohamad Kadri Djumaat LC mengatakan sangat bersyukur karena ada sinergitas antara pemerintah dengan pondok pesantren. “Mari kita jaga bumi […]

    expand_less