Tanaman Krokot, Manfaat dan Cara Menanamnya

Tanaman krokot adalah tanaman yang tumbuh secara liar. Walaupun begitu, tanaman dengan nama latin Portulaca oleracea ini ternyata juga memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan.

Menurut beberapa sumber, krokot ini mengandung vitamin, mineral dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.

Tak hanya itu, krokot juga mengandung vitamin A dan C yang baik untuk meningkatkan kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh hingga dapat menyembuhkan luka.

Tanaman krokot ini memiliki batang berwarna merah dan daun kecil berwarna hijau. Perlu diketahui, manfaat daun krokot ini banyak berasal dari kandungan dua jenis asam lemak omega-3, ALA dan EPA yang biasa terkandung pada hewan dan alga.

Berikut ini beberapa manfaat dari tanaman krokot yang baik bagi kesehatan, yaitu:

  1. Membantu meregulasi tekanan darah.
  2. Tinggi antioksidan.
  3. Menguatkan tulang.
  4. Mengatasi masalah kulit.
  5. Membantu perkembangan anak.
  6. Membantu menurunkan berat badan.
  7. Meningkatkan kesehatan jantung.
  8. Mencegah panyakit kanker.
  9. Mengurangi sakit migrain.
  10. Menjaga kesehatan mata.
  11. Mengatasi sakit perut.
  12. Meningkatkan kekebalan tubuh.

Cara Menanam Tanaman Krokot

Berikut ini cara menanam tanaman krokot dengan mudah di rumah, yaitu:

  1. Pertama, siapkan terlebih dahulu bibit tanaman atau bunga krokot.
  2. Kemudian, isilah pot dengan media tanam yang sudah disiapkan.
  3. Lalu, letakkan atau taburkan bibit tanaman ke dalam media tanam.
  4. Taburkan bibit tersebut secara merata agar dapat memenuhi media tanam.
  5. Jika sudah, tutuplah bibit-bibitnya dengan media tanam hingga merata.
  6. Kemudian, menekan media tanam secara perlahan supaya bibit benar-benar menempel pada media tanam.
  7. Siram media tanam dengan air secara merata.

Cara merawat krokot dengan metode ini juga cukup mudah dan setelah disiram dengan air, kamu hanya perlu menaruhnya di tempat yang teduh.

Selanjutnya, pada hari ketiga setelah penanaman, kamu dapat melihat munculnya tanaman yang masih sangat kecil dan tipis dan di hari keempat, daun-daun berwarna hijau sudah bisa terlihat.

Lalu, pada hari ke-50, tanaman ini akan sudah mulai terlihat membesar. Batang yang tadinya masih tipis akan berubah menjadi kemerahan, bahkan daunnya pun akan dapat terlihat lebih lebat dan semakin hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *