Tanaman Sambiloto: Manfaat dan Cara Menanamnya

Tanaman sambiloto dengan nama ilmiah Andrographis paniculata ini diketahui mengandung zat aktif yang disebut andrografolida.

Zat tersebut terdapat pada bagian batang dan daun tanaman sambiloto ini mempunyai sifat antiradang, antibakteri serta antivirus.

Walaupun daun tanaman ini rasanya pahit, tapi ada banyak manfaat sambiloto yang bisa kamu dapatkan bagi kesehatan tubuh, yaitu:

  1. Meringankan gejala flu.
  2. Memperkuat daya tahan tubuh.
  3. Meredakan peradangan.
  4. Meredakan demam.
  5. Menurunkan tekanan darah.
  6. Menghambat pertumbuhan sel kanker.
  7. Menurunkan kadar gula darah.

Cara Menanam Tanaman Sambiloto

Tanaman sambiloto ini dapat diperbanyak secara vegetatif yaitu dengan stek batang atau pucuk dan dengan cara generatif yaitu dengan biji.

Perbanyakan tanaman dengan cara menggunakan biji ini juga lebih sering dilakukan karena bibit yang dihasilkan lebih banyak, tekniknya sederhana dan mudah.

Usahakan untuk memilih biji dari tanaman yang sehat, petumbuhannya baik dan bebas dari serangan hama dan penyakit.

Biji tersebut kemudian dikecambahkan dalam kotak pesemaian yang telah diisi media berupa campuran tanah, pasir dan kompos (1 : 1 : 1).

Setelah berkecambah dan berdaun tiga hingga empat , maka dapat dipindahkan ke polybag kecil yang sudah diisi dengan media tanam berupa campuran topsoil dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1.

Bibit dalam polibag tersebut bisa kamu susun pada bedengan pembibitan yang ditempatkan pada areal yang agak terlindung dan jangan lupa untuk melakukan penyiraman sekitar satu hingga dua kali sehari.

Perlu diketahui, penanaman ini sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Hal ini bertujuan supaya bibit menjadi lebih cepat tumbuh dan lebih mudah beradaptasi.

Pada bedengan yang telah disiapkan ini bisa dibuat lubang tanam dengan ukuran 15 cm x 15 x cm x 15 cm.

Jarak tanam yang dianjurkan ini adalah 25 cm x 25 cm, pada saat pemindahan bibit dari polybag ke lubang tanam ini usahakan supaya tanah yang melekat pada akar tersebut tetap utuh.

Hal ini supaya proses pertumbuhan menjadi tidak terganggu, setelah itu tanah galian dipadatkan dan bibit disiram dengan air secukupnya.

Komentar