Ternyata 10 Jenis Tanaman Dataran Tinggi Ini Juga Bisa Dibudidayakan di Rumah

Tanaman dataran tinggi ini juga bisa dibudidayakan di rumah. Jangan sampai salah memilih tanaman dataran tinggi, karena bisa jadi tanaman tersebut mati karena cuacanya tidak sesuai.

Berikut ini 10 tanaman dataran tinggi yang cocok untuk dibudidayakan di rumah.

1. Stroberi

Stroberi adalah tanaman dataran tinggi yang asalnya dari Amerika Utara. Buah stroberi ini jika dipanen dengan cara yang benar akan memiliki rasa yang manis.

Tanaman stroberi di Indonesia sangan cocok ditanam di dataran tinggi dengan ketinggan tanahnya minimal 1000 mdpl. Curah hujan yang tepat untuk tanaman ini sekitar 600 hingga 800 mm pertahun dan temperaturnya adalah dengan suhu 20derajat serta kelembapannya sekitar 705-90%.

2. Kentang

Tanaman kentang adalah jenis sayuran yang masuk dalam bahan pokok pangan. Kentan ini sangat cocok dibudidayakan di kebun maupun halaman rumah bercuaca dingin.

Pertumbuhan kentang menjadi cepat panen dan lebih berkualitas karena suhu lingkungan yang rendah dapat memicu hal tersebut.

3. Selada

Tanaman selada dapat tumbuh dengan lebih baik di daerah dataran tinggi atau daerah yang bersuhu dingin. Selada cocok ditanam pada daerah yang memiliki ketinggian 500-2000 mdpl dan supaya daunnya lebih hijau segar usahakan suhu sekitar antara 17 hingga 21 derajat celcius.

4. Teh

Menanam teh dipekarangan atau kebun rumah ternyata juga bisa lho. Teh adalah salah satu tanaman dataran tinggi yang dapat beradaptasi dengan media tanam yang lembap dan juga kering.

Tanaman ini mempunyai syarat tanam yang sederhana, yaitu suhu yang dibutuhkan 14 hingga 25 derajat celcius dan dengan ketinggian tanah sekitar 1.500 mdpl.

5. Kopi

Kopi merupakan salah satu komoditi ekspor yang sangat cukup menjanjikan di Indonesia.

Manfaat yang dimiliki oleh kopi ini cukup banyak, yaitu bisa untuk menghaluskan kulit, menghilangkan rasa kantuk serta mencegah kanker apabila dikonsumsi dalam batasa wajar.

Suhu yang dibutuhkan untuk tanaman kopi agar dapat tumbuh dengan sehat adalah 16-20 derajat Celsius.

6. Brokoli

Secara umum, tanaman brokoli dapat ditanam di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1.000-2.000 mdpl. Brokoli juga menjadi salah satu tanaman dataran tinggi yang dapat beradaptasi dengan baik dengan daerah bertipe iklim basah.

pH tanah yang dibutuhkan dalam menanan tanaman brokoli adalah sekitar 6 sampai 7 dan waktu yang tepat untuk menanamnya adalah saat awal musim hujan atau awal kemarau.

7. Wortel

Wortel adalah tanaman sayuran yang dapat tumbuh di tanah bertekstur baik, misalnya tanah regosol, latosol, andosol dan alluvial.

Jenis tanah tersebut hanya bisa ditemukan di dataran tinggi, yaitu mulai dari 1.200-1.500 mdpl. Tanaman wortel membutuhkan suhu dingin untuk bisa berfotosintesis dan menyerap hara serta nutrisi pada tanah.

8. Kubis

Sayuran kubis ini dapat bertahan di daerah dengan temperatur 14-20 derajat Celsius dan dengan ketinggian 700-2.000 mdpl. Daun dari tanaman kubis ini yang membutuhkan kelembapan lebih tinggi, sehingga sangat cocok ditanam di daerah pegunungan.

9. Apel

Apel juga menjadi tanaman buah yang sangat direkomendasikan untuk ditanam di rumah karena memiliki banyak manfaat, seperti untuk menurunkan berat badan, melindungi tulang hingga menjaga kolesterol.

Di dataran tinggi, tanaman apel ini memiliki kesempatan panen lebih cepat daripada ditanam menggunakan metode stek.

10. Kakao

Tanaman Kakao yang diduga berasal dari Amerika Selatan ini dapat tumbuh baik pada ketinggian sekitar 1200 mdpl dengan temperatur maksimum yang cocok untuk adalah 30 derajat celcius dan minimum 18 derajat celcius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar