Selain itu, beri juga mulsa di sekitar tanaman melon untuk menjaga kelembapan, mencegah gulma, dan mengurangi kontak buah dengan tanah.
Lakukan pemeliharaan secara rutin.
Pemeliharaan meliputi penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemangkasan.
Penyiraman harus dilakukan setiap hari pada pagi dan sore hari dengan air bersih.
Pemupukan harus dilakukan setiap dua minggu sekali dengan pupuk NPK 15-15-15 atau pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. Pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan dengan cara menyemprotkan insektisida atau fungisida sesuai dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang.
Pemangkasan harus dilakukan dengan cara memotong cabang samping yang tidak produktif, membuang buah cacat atau busuk, serta membatasi jumlah buah per tanaman menjadi 2-3 buah saja.
Panen buah melon pada saat matang.
Buah melon bisa dipanen setelah berusia 2-3 bulan dari penanaman.
Tanda-tanda buah melon matang adalah warna kulit berubah menjadi hijau atau kuning bergaris-garis, daging berwarna kuning atau oranye, serta aroma harum dan manis.
Tinggalkan Balasan