Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tani Preneur » Cara Menentukan Waktu dan Frekuensi Menyiram Tanaman Hias Saat Musim Hujan

Cara Menentukan Waktu dan Frekuensi Menyiram Tanaman Hias Saat Musim Hujan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Menentukan berapa banyak dan seberapa sering menyiram tanaman dalam ruangan saat musim hujan atau cuaca dingin memang bisa menjadi tantangan tersendiri. Pada periode ini, tanaman hias umumnya tumbuh lebih lambat sehingga membutuhkan lebih sedikit air dibandingkan musim panas.

Namun di sisi lain, kondisi udara di dalam ruangan sering kali menjadi lebih kering akibat penggunaan pemanas atau sirkulasi udara yang minim. Hal ini membuat daun tanaman lebih rentan rusak jika kelembapan tidak terjaga dengan baik.

Mengapa Kebutuhan Penyiraman Berbeda Saat Musim Hujan?

Saat musim hujan, hari-hari cenderung lebih pendek dan intensitas cahaya matahari berkurang. Akibatnya, tanaman hias menerima lebih sedikit cahaya dan tidak dapat berfotosintesis seefisien biasanya. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan tanaman melambat dan kebutuhan air serta pupuk pun ikut menurun.

Jika jadwal penyiraman tidak disesuaikan dengan kondisi ini, tanaman berisiko mengalami penyiraman berlebihan yang dapat memicu masalah serius seperti pembusukan akar. Bahkan tanaman yang diletakkan di bawah lampu tumbuh umumnya tetap memerlukan lebih sedikit air selama musim hujan.

Berbeda dengan tanaman luar ruangan, tanaman hias dalam ruangan tidak pernah benar-benar memasuki masa dormansi penuh. Tanaman tetap membutuhkan air untuk menjaga kesehatan batang dan daun. Oleh karena itu, pemantauan tingkat kelembapan menjadi sangat penting, terutama karena pemanas ruangan, perapian, dan alat pemanas lainnya dapat membuat udara dalam ruangan menjadi sangat kering.

Seberapa Sering Menyiram Tanaman Hias Saat Musim Hujan?

Tidak ada aturan baku mengenai frekuensi penyiraman tanaman hias saat musim hujan. Kamu perlu bersikap fleksibel dan menyesuaikannya dengan kondisi masing-masing tanaman. Secara umum, tanaman tropis membutuhkan lebih banyak air dibandingkan sukulen dan kaktus.

Selain jenis tanaman, frekuensi penyiraman juga dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:

  • Paparan cahaya
    Semakin banyak cahaya yang diterima tanaman, semakin besar kebutuhan airnya, terutama jika terkena sinar matahari langsung dari jendela.

  • Suhu rata-rata di dalam rumah
    Suhu yang lebih hangat membuat air di dalam tanah menguap lebih cepat.

  • Tingkat kelembapan udara
    Semakin rendah kelembapan, semakin sering tanaman perlu disiram.

  • Bahan pot tanaman
    Pot plastik cenderung menahan kelembapan lebih lama, sedangkan pot terakota yang berpori membuat tanah lebih cepat kering.

Sebagai panduan umum, tanaman tropis biasanya disiram setiap satu hingga dua minggu, sementara sukulen dan kaktus dapat disiram lebih jarang. Namun, cara terbaik adalah memeriksa kondisi tanah terlebih dahulu. Siram tanaman hanya ketika sekitar 2–3 cm bagian atas media tanam terasa kering. Jika tanah masih lembap setelah satu minggu, sebaiknya tunda penyiraman.

Tanda Tanaman Hias Membutuhkan Lebih Banyak Air

Penyiraman berlebihan lebih sering menjadi penyebab masalah pada tanaman hias dibandingkan kekurangan air, terutama saat musim hujan ketika penyerapan air berlangsung lebih lambat. Meski begitu, jika tanaman menunjukkan tanda-tanda berikut, kemungkinan tanaman membutuhkan tambahan air:

  • Batang dan daun layu
    Layu bisa disebabkan oleh kelebihan maupun kekurangan air. Namun, jika tanah terasa kering, itu tanda tanaman perlu disiram.

  • Daun menguning, cokelat, kering, atau keriting
    Daun yang kekurangan air akan berubah warna, terasa rapuh, mengerut, dan akhirnya rontok.

  • Tanah kering dan retak
    Media tanam yang terlihat kering, retak, dan terlepas dari sisi pot menandakan tanaman membutuhkan lebih banyak air.

Jika tanah mengering terlalu cepat dan tanaman sudah lama tidak dipindahkan pot, pertimbangkan untuk mengganti media tanam baru agar retensi air lebih baik.

Cara Menyiram Tanaman Hias Saat Musim Hujan

Menyesuaikan jadwal penyiraman saja belum cukup. Berikut beberapa tips tambahan agar tanaman hias tetap sehat selama musim hujan:

  1. Gunakan pengukur kelembapan
    Mengecek kelembapan tanah dengan jari sebelum menyiram sangat membantu mencegah penyiraman berlebihan. Jika masih ragu, kamu bisa menggunakan alat pengukur kelembapan tanah.

  2. Jaga daun tetap kering
    Saat menyiram dari atas, arahkan air langsung ke tanah dan hindari membasahi daun untuk mencegah pertumbuhan jamur.

  3. Kosongkan alas pot tanaman
    Setelah menyiram, segera buang air yang tertampung di alas pot agar akar tidak terendam terlalu lama.

  4. Siram pada pagi hari
    Penyiraman pagi hari memberi tanaman waktu lebih lama untuk menyerap air sebelum suhu malam yang lebih dingin, sehingga risiko pembusukan akar berkurang.

  5. Kurangi pemupukan
    Selama cuaca dingin, tanaman tidak membutuhkan banyak pupuk karena pertumbuhannya melambat.

  6. Tingkatkan kelembapan udara
    Jika tanaman sudah disiram dengan baik tetapi daun masih terlihat kering, cobalah meningkatkan kelembapan ruangan menggunakan pelembap udara.

Dengan memahami kebutuhan tanaman dan menyesuaikan cara perawatannya, tanaman hias di dalam rumah dapat tetap sehat dan indah meski memasuki musim hujan.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Polbangtan

      Polbangtan Kementan Hadirkan Transformasi Sektor Pertanian dengan Lulusan Berdaya Saing

      • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      GOWA – Sebagai kampus vokasi dibawah naungan Kementrian Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa memiliki visi menghasilkan lulusan yang qualified, baik sebagai job seeker maupun sebagai job creator. Terdiri dari empat program studi, Polbangtan Gowa dibekali amnuisi berupa teaching factory (TEFA), Program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS), Inkubator Bisnis, dan Penumbuhan Wirausaha Muda […]

    • Kementan

      Sinergi Kementan Bersama Pemda Gowa Dalam Program Regenerasi Petani Milenial

      • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      Gowa – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus mewujudkan regenerasi petani serta melahirkan wirausaha milenial di sektor pertanian. Bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD), Kementan mencetak wirausaha milenial tangguh dan berkualitas melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang tersebar di empat provinsi di Indonesia. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang […]

    • Pekarangan Rumah Bisa Jadi Kebun, Ini 8 Sayuran yang Cepat Panen

      Pekarangan Rumah Bisa Jadi Kebun, Ini 8 Sayuran yang Cepat Panen

      • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Area di sekitar rumah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menanam berbagai jenis sayuran. Selain mempercantik tampilan pekarangan, menanam sayuran sendiri juga memberikan banyak manfaat, mulai dari menghemat pengeluaran hingga menjaga kesehatan. Dengan menanam sayuran di rumah, kebutuhan belanja dapur dapat ditekan karena sayuran bisa dipetik langsung saat dibutuhkan. Selain itu, aktivitas berkebun juga […]

    • Dampak Gelombang Panas

      Dampak Gelombang Panas yang Mengancam Kelangsungan Hidup Pertanian!

      • calendar_month Sabtu, 29 Apr 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 5Komentar

      Dampak gelombang panas bagi pertanian. Gelombang panas merupakan fenomena alam yang terjadi saat suhu udara meningkat secara signifikan dalam kurun waktu tertentu. Namun, dampaknya tidak hanya terasa bagi manusia dan hewan, tapi juga berdampak pada dunia pertanian. Di seluruh dunia, petani dan peternak merasakan dampak yang signifikan dari gelombang panas. Pertama-tama, gelombang panas dapat mempengaruhi […]

    • Pentingnya Sosial Media untuk Pertanian

      Kembangkan Bisnis Pertanian Anda dengan Sosial Media: Temukan Tips dan Triknya di Sini!

      • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 5Komentar

      Pentingnya sosial media untuk pertanian. Sosial media telah menjadi sarana promosi yang efektif dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang pertanian. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, penggunaan sosial media untuk mempromosikan produk pertanian semakin terlihat penting. Terdapat beberapa alasan mengapa dan apa saja pentingnya sosial media dalam menjadi sarana promosi dalam bidang pertanian. Pertama, […]

    • 5 Kesalahan Merawat Monstera Deliciosa atau Janda Bolong yang Harus Dihindari

      5 Kesalahan Merawat Monstera Deliciosa atau Janda Bolong yang Harus Dihindari

      • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Janda bolong (Monstera deliciosa) merupakan tanaman hias yang populer dengan daunnya yang berlubang besar dan unik. Karena keunikannya itulah yang menarik peminat penggiat tanaman hias. Meskipun indah, tanaman ini dapat menjadi rumit untuk dirawat. Namun tetap saja masih banyak peminat untuk merawat tanaman hias yang hits ini. Berikut adalah 5 kesalahan dalam merawat janda bolong […]

    expand_less