Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Rahasia Petani! Cara Menyelamatkan Tanaman Sayur dari Busuk di Musim Hujan

Rahasia Petani! Cara Menyelamatkan Tanaman Sayur dari Busuk di Musim Hujan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Musim hujan kerap menjadi tantangan bagi masyarakat yang menanam sayuran di ladang maupun pekarangan rumah. Curah hujan tinggi dan tingkat kelembapan yang berlebihan sering memicu berbagai masalah pada tanaman, seperti busuk akar, busuk batang, hingga gagal panen. Kondisi ini terutama rentan dialami oleh jenis sayuran daun.

Meski demikian, tanaman sayur seperti kangkung, bayam, sawi, selada, hingga cabai tetap dapat tumbuh sehat selama musim hujan apabila dirawat dengan cara yang tepat. Kunci utamanya terletak pada pengelolaan media tanam, sistem drainase yang baik, serta sirkulasi udara yang memadai.

Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah tanaman sayur busuk di musim hujan.

1. Gunakan media tanam dengan drainase baik
Tanaman sayur membutuhkan tanah yang mampu mengalirkan air dengan cepat agar akar tidak tergenang terlalu lama. Untuk tanaman di pot, pastikan wadah memiliki lubang drainase yang cukup. Media tanam sebaiknya dicampur dengan bahan berpori seperti pasir kasar, sekam bakar, atau perlite agar air tidak mengendap di dalam tanah.

2. Kurangi penyiraman tambahan
Pada musim hujan, tanaman sayur umumnya tidak memerlukan penyiraman rutin. Penyiraman hanya perlu dilakukan jika permukaan tanah terlihat kering. Air yang berlebihan justru mempercepat pembusukan akar dan memicu pertumbuhan jamur penyebab penyakit.

3. Tingkatkan sirkulasi udara
Kelembapan tinggi tanpa sirkulasi udara yang baik menjadi kondisi ideal bagi berkembangnya patogen. Jarak tanam yang cukup memungkinkan udara mengalir di antara tanaman. Untuk tanaman dalam pot, hindari menumpuk pot terlalu rapat, terutama di area yang minim sinar matahari.

4. Segera buang bagian tanaman yang membusuk
Daun atau batang yang mulai membusuk sebaiknya segera dipangkas dan dibuang. Bagian tanaman yang busuk dapat menjadi sumber penyebaran penyakit ke tanaman lain. Pemangkasan rutin membantu menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan.

5. Batasi penggunaan mulsa
Mulsa memang bermanfaat untuk menjaga kelembapan tanah, namun penggunaannya perlu dibatasi saat musim hujan. Mulsa yang terlalu tebal dapat menahan air di sekitar batang dan memicu busuk batang. Gunakan mulsa tipis dan beri jarak dari pangkal tanaman.

6. Pilih jenis sayur yang tahan terhadap kondisi lembap
Pada musim hujan, disarankan menanam jenis sayur yang relatif tahan terhadap kondisi basah. Sayuran daun berumur pendek seperti kangkung, bayam, dan selada umumnya lebih adaptif dibandingkan tanaman dengan perakaran dalam. Pemilihan jenis sayur yang tepat dapat mengurangi risiko gagal panen.

Dengan pengelolaan yang tepat dan pencegahan sejak awal, menanam sayur di musim hujan tetap memungkinkan dan produktif. Perawatan yang konsisten akan membantu tanaman tumbuh sehat serta menghasilkan panen yang optimal meski curah hujan tinggi.

  • Penulis: redaksi

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • daun monstera keriting

    Jenis-Jenis Monstera Cantik yang Cocok untuk Dikoleksi di Rumah

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Monstera adalah tanaman hias ikonik dengan dedaunan unik yang mudah dikenali, menjadikannya favorit di kalangan pecinta tanaman. Tanaman ini memiliki karakteristik berupa lubang-lubang atau fenestrasi yang hanya muncul pada tanaman dewasa, memberikan tampilan eksotis dan menarik. Berikut adalah beberapa jenis monstera yang cantik dan layak dijadikan koleksi: 1. Monstera Deliciosa Monstera deliciosa adalah […]

  • Maggot

    Maggot: Solusi Cerdas untuk Lingkungan dan Ekosistem Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com – Maggot, atau larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF), memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Larva kecil ini tidak hanya membantu mengurangi limbah organik, tetapi juga memberikan manfaat besar di berbagai sektor seperti pertanian, peternakan, dan lingkungan. 1. Mengurai Limbah Organik Salah satu fungsi utama maggot dalam ekosistem adalah kemampuannya […]

  • Bikin Dapur Makin Hidup! 7 Tanaman Hias Cantik yang Cocok Diletakkan di Dapur

    Bikin Dapur Makin Hidup! 7 Tanaman Hias Cantik yang Cocok Diletakkan di Dapur

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Meletakkan tanaman hias di dapur bukan sekadar tren dekorasi. Kehadiran tanaman hijau mampu menghadirkan suasana segar, mempercantik tampilan, sekaligus membuat aktivitas memasak terasa lebih menyenangkan. “Dapur adalah salah satu ruang paling populer untuk menikmati tanaman hias karena tanaman dapat sepenuhnya mengubah suasana ruangan,” ujar Morag Hill, salah satu pendiri The Little Botanical. Tak […]

  • Maluku

    Kementan Bersama Komisi IV DPR RI Latih Petani dan Penyuluh di Maluku Tengah

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Maluku Tengah – Kementerian Pertanian RI kembali berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menyelenggarakan Bimtek “Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh” di berbagai daerah. Kali ini, Polbangtan Gowa sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menggelar Bimtek di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian saat […]

  • Tanaman Palawija

    Tanaman Palawija: Pengertian, Ciri-Ciri, Klasifikasi dan Jenisnya

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tanaman palawija merupakan tanaman yang ditanam ketika musim kering dan di lahan kering. Persyaratan tumbuh dari tanaman ini meliputi keadaan tanah hingga kondisi iklim suatu daerah pertanian. Secara harfiah, palawijaya artinya tanaman kedua. Jika diartikan dari bahasa Sanskerta, palawija ini memiliki makna sebagai hasil kedua dan merupakan tanaman hasil panen kedua di samping tanaman padi. […]

  • Wakil Direktur Polbangtan Gowa

    Tiga Wakil Direktur Baru Polbangtan Gowa Resmi Dilantik Kepala BPPSDMP Kementan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle redaksi
    • 6Komentar

    Gowa, 9 April 2025 – Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti hari ini (09/04) melantik 30 Pejabat Wakil Direktur maupun pejabat fungsional Khusus lingkup BPPSDMP Kementerian Pertanian. Dari tiga puluh pejabat yang dilantik tiga diantaranya adalah Wakil Direktur di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. Nama pejabat Wakil Direktur […]

expand_less