Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Mentan Amran: Produksi dan Stok Pangan Nasional Tetap Aman di Tengah Dinamika Cuaca

Mentan Amran: Produksi dan Stok Pangan Nasional Tetap Aman di Tengah Dinamika Cuaca

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan produksi dan stok pangan nasional tetap aman meskipun Indonesia tengah menghadapi dinamika cuaca di sejumlah wilayah. Menurutnya, kondisi hujan yang terjadi tidak berdampak terhadap ketahanan pangan karena pemerintah telah mengantisipasi melalui penguatan pengendalian produksi dan pemantauan stok secara ketat.

Mentan Amran menyampaikan bahwa stok beras nasional per Januari 2026 mencapai 3,3 juta ton, angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Capaian tersebut menunjukkan stabilitas produksi nasional tetap terjaga di tengah curah hujan tinggi.

“Insya Allah tidak berpengaruh sama sekali. Stok kita sekarang 3,3 juta ton. Itu tidak pernah terjadi selama Indonesia merdeka,” ujar Mentan Amran di Jakarta, Rabu (4/2/2026)

Mentan Amran menambahkan, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya terjadi lonjakan signifikan pada serapan beras pemerintah. Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan ketahanan sistem pangan nasional tetap kuat meskipun menghadapi dinamika cuaca.

“Januari ya komparasi tahun lalu itu hanya 14.000 ton (serapan beras) sekarang 112 ribu ton. Jadi naik 700 persen di bulan Januari, “ ungkapnya

Menurutnya, curah hujan tinggi justru mendukung percepatan tanam selama pengelolaan air berjalan baik.

“Cuaca ini berkah karena mendukung tanam. Tantangan terbesar justru ketika terjadi kekeringan seperti El Nino,” tegasnya.

Memasuki awal 2026, Kementan secara aktif melakukan pemantauan kondisi produksi dan stok pangan nasional, khususnya di wilayah sentra produksi padi. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa produksi di Pulau Jawa sebagai lumbung pangan utama nasional tetap berjalan baik. Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat masih berada dalam kondisi produksi yang relatif aman, sehingga pasokan beras nasional tetap terjaga meskipun terdapat laporan banjir di beberapa lokasi.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dengan pendekatan antisipatif tersebut, potensi dampak curah hujan tinggi dapat diantisipasi sejak dini dan tidak mengganggu ketersediaan pangan nasional.

Untuk memastikan produksi tetap aman di tingkat lapangan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan melakukan peninjauan langsung ke lahan pertanian terdampak genangan di Kabupaten Bekasi dan Karawang. Kunjungan tersebut dipimpin Direktur Jenderal Tanaman Pangan Yudi Sastro atas arahan Menteri Pertanian.

Dirjen Tanaman Pangan meminta dinas setempat segera mengusulkan bantuan benih bagi petani terdampak agar tanam ulang dapat dilakukan secepatnya dan kontinuitas produksi tetap terjaga. Bantuan diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami genangan guna menekan potensi gagal panen serta memastikan gangguan lokal tidak berdampak pada produksi pangan nasional.

Selain itu, pemerintah daerah diminta mengajukan normalisasi saluran air dan irigasi sebagai langkah jangka menengah dan panjang untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Kementan menegaskan penguatan tata kelola air dan respons cepat di lapangan menjadi kunci menjaga stabilitas produksi pangan nasional di tengah dinamika iklim.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Dukung Ketahanan Pangan Lewat Ngobras Penyuluhan Kementan Masifkan Program – program Utama

      Dukung Ketahanan Pangan Lewat Ngobras Penyuluhan Kementan Masifkan Program – program Utama

      • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
      • account_circle redaksi
      • 13Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) sedang gencar-gencarnya melakukan penerapan mekanisasi pertanian. Tentunya hal ini dengan harapan agar menghasilkan percepatan peningkatan mutu pengolahan tanah dan peningkatan Intensitas Pertanaman (IP). Selain juga untuk efisiensi biaya produksi, penyelamatan kehilangan hasil dan peningkatan mutu hasil serta peningkatan pendapatan petani. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan dalam era digital […]

    • Bantaeng

      Dorong Regenerasi Patani, Pemda Bantaeng Dukung Program Pengembangan SDM Kementan

      • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      GOWA – Sejak beberapa tahun terakhir, sektor pertanian terus tumbuh positif meski saat pandemi dan bahkan saat sektor lain terpuruk. Sehingga pertanian menjadi salah satu sektor yang memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Namun demikian Kementerian Pertanian (Kementan) melihat bahwa petani yang berusia muda di Indonesia hanya sekitar 8 persen saja atau sekitar 2,7 […]

    • Umum

      Berikan Kuliah Umum, Kepala BPPSDMP Kementan sebut Pemuda Andalan Pertanian Masa Depan

      • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      YOGYAKARTA – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang kembali menggelar Millenial Agriculture (MAF) Volume 4 Edisi 42, Sabtu (23/9), di Gedung Serbaguna Jurusan Pertanian, Yogyakarta. Tema yang diangkat adalah “Membangun Wirausahawan Muda Pertanian”. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan masa depan pertanian ada di generasi milenial. “Banyak hal yang bisa digarap dari pertanian. Oleh karena, […]

    • Business Motivation Pathway

      Antusiasme Tinggi, Petani Muda Sulsel Ikuti Workshop Business Motivation Pathway

      • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      GOWA – Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan produktifitas usaha tani, salah satu program kementan adalah mencetak banyak petani milenial. Kementan berkeyakinan masih banyak anak muda yang mau terjun dibidang pertanian agar mempunyai kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Untuk itu Kementan menerjunkan program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) dan dirancang untuk menghasilkan wirausahwan […]

    • Palem Jari, Tanaman Hias Elegan yang Mudah Dirawat dan Ampuh Bersihkan Udara Rumah

      Palem Jari, Tanaman Hias Elegan yang Mudah Dirawat dan Ampuh Bersihkan Udara Rumah

      • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Bagi pecinta tanaman hias yang ingin menghadirkan nuansa segar sekaligus elegan di dalam rumah, palem jari atau Rhapis excelsa bisa menjadi pilihan yang tepat. Tanaman dari keluarga Arecaceae ini dikenal karena tampilannya yang unik serta kemampuannya beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan, sehingga cocok untuk pemula. Selain berfungsi sebagai elemen dekoratif, palem jari juga […]

    • Konsolidasi

      Pastikan Program Utama Kementan Berjalan, BPPSDMP Lakukan Konsolidasi

      • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      GARUT – Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melakukan konsolidasi internal untuk memperkuat program utama Kementan. Konsolidasi tersebut dilaksanakan di Hotel Harmoni Garut, Jawa Barat, 16-18 Juni 2023. Kegiatan beragendakan Motivasi dari Tim ESQ dan Percepatan realisasi program hibah luar negeri, serta Rencana Tindak Lanjut. Memasuki semester kedua pelaksanaan program kegiatan tahun […]

    expand_less