Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Di Hadapan Saudagar Bugis Makassar, Mentan Amran Tegaskan Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Negara Kuat

Di Hadapan Saudagar Bugis Makassar, Mentan Amran Tegaskan Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Negara Kuat

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Makassar – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan hilirisasi sebagai kunci utama untuk memperkuat ekonomi nasional, kemandirian energi, serta ketahanan pangan di tengah dinamika global. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 di Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3/2026).

Di hadapan para pengusaha dan saudagar Bugis Makassar dari berbagai daerah dan negara itu, Mentan Amran menekankan bahwa Indonesia tidak boleh lagi hanya mengekspor bahan mentah, tetapi harus masuk pada tahap hilirisasi agar nilai tambah dinikmati di dalam negeri.

Menurutnya, sejumlah komoditas unggulan seperti kelapa, kelapa sawit (CPO), dan gambir memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui hilirisasi. Produk turunan seperti minyak olahan, santan, coconut water, hingga produk turunan industri lainnya dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi secara signifikan dibandingkan produk mentah.

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 di Hotel Claro Makassar. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Kelapa kita kuasai dunia, nomor satu dunia. Masalahnya adalah kelapa dikirim bulat-bulat. Kalau ini diolah menjadi virgin coconut oil, coconut milk, coconut water, nilainya bisa puluhan sampai ratusan kali lipat. Air kelapa saja sekarang dijual mahal di luar negeri hanya karena packaging, padahal bahan bakunya dari Indonesia.” kata Mentan.

Selain kelapa, Indonesia juga menguasai sekitar 80 persen pasar gambir dunia, namun masih diekspor dalam bentuk setengah jadi sehingga nilai tambah dinikmati negara lain.

“Gambir itu 80% kita suplai dunia. Tapi yang dikirim setengah jadi. Kalau kita hilirisasi, nilainya ribuan triliun. Nilai tambah tertinggi itu ada di hilir, bukan di hulu.” ungkap Mentan Amran.

Mentan Amran juga menyinggung potensi besar hilirisasi kelapa sawit (CPO) yang menurutnya dapat mengubah peta ekonomi dunia karena Indonesia menguasai lebih dari 60 persen produksi CPO dunia.

“Kalau CPO kita olah semua menjadi margarin, kosmetik, dan produk turunan lainnya, dunia akan sangat bergantung pada Indonesia. Kita kuasai lebih dari 60% pasar dunia. Artinya Indonesia sangat menentukan.” sebut Mentan Amran.

Mentan Amran menegaskan bahwa hilirisasi tidak hanya akan memperkuat ekonomi nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional.

Ia juga menyampaikan bahwa perjuangan menuju swasembada dan hilirisasi tidak selalu mudah karena ada pihak-pihak yang tidak senang ketika Indonesia berhenti impor dan mulai mandiri. Namun demikian, ia memastikan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan program hilirisasi, swasembada pangan, dan kemandirian energi sesuai arahan Presiden.

“Tidak semua orang senang kalau kita swasembada. Tapi kita akan lanjutkan perjuangan ini. Kita akan jadikan Indonesia besar melalui pangan, energi, dan hilirisasi. Di situlah masa depan ekonomi Indonesia.” ujar Mentan.

Keberhasilan Indonesia dalam memperkuat sektor pangan bahkan telah memberikan dampak terhadap harga pangan dunia karena Indonesia berhasil mengurangi impor beras secara signifikan.

“Dulu harga pangan dunia itu $660 per ton, turun menjadi $340, terakhir datanya $368, 44%. Artinya apa? Indonesia berkontribusi pada dunia itu menurunkan harga pangan, karena Indonesia tidak impor beras, sebanyak 7 juta ton kita impor berturut-turut, kurang lebih 100 triliun, dan ini menjadi 0, sehingga harga beras dunia turun 44%. Dan itu adalah kerja keras kita semua. Bukan saya, kami adalah bagian kecil dari republik ini.” Imbuh Mentan.

Keberhasilan Indonesia di sektor pangan tersebut juga mendapatkan pengakuan internasional melalui penghargaan ketahanan pangan dunia.

“Kemudian, alhamdulillah dapat penghargaan dari penghargaan tertinggi dunia, FAO. Itu dua kali berturut-turut, 2024-2025, dari penghargaan tertinggi dalam bidang ketahanan pangan dan penghargaan kontribusi terbaik dalam memperkuat sistem pangan global,” ujarnya

Seiring dengan pengakuan tersebut, minat negara lain untuk menjalin kerja sama di sektor pangan juga terus meningkat.

“Negara-negara lain berdatangan belajar. Jepang datang. Tidak pernah kunjungan ke Indonesia selama republik ini berdiri. Jepang, Kanada, Chile, Belarus, ini tidak pernah datang ke Indonesia, karena dia teknologinya hebat. Begitu datang, mereka datang belajar karena ada bukti yang kita tunjukkan.” sebut Mentan Amran

Mentan Amran menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan hal yang sangat strategis karena krisis pangan dapat berdampak pada krisis politik dan sosial.

“Kalau krisis ekonomi, Indonesia mampu bertahan. Kalau krisis kesehatan, COVID-19, Indonesia mampu bertahan. Tapi begitu krisis pangan akan melompat krisis politik dan konflik sosial bisa terjadi. Negara bisa runtuh kalau krisis pangan. Makanya Presiden kita sangat visioner, dari awal sudah bicara swasembada pangan dan swasembada energi.” papar Mentan Amran.

 

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Budidaya Ikan Kerapu: Potensi dan Keuntungan yang Menjanjikan

    Manfaat Budidaya Ikan Kerapu: Potensi dan Keuntungan yang Menjanjikan

    • calendar_month Sabtu, 14 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Budidaya ikan kerapu telah menjadi alternatif yang menjanjikan dalam industri perikanan di Indonesia. Ikan kerapu merupakan salah satu jenis ikan laut yang sangat bernilai ekonomi dan memiliki permintaan yang tinggi di pasar lokal maupun internasional. Berikut ini adalah beberapa keuntungan memiliki tambak budidaya ikan ini: 1. Nilai Ekonomi yang Tinggi Budidaya ikan kerapu dapat menghasilkan […]

  • Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

    Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan, Kamu Wajib Tahu!

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan yang wajib kamu ketahui. Sel tumbuhan dan sel hewan ini adalah bagian atau unit terkecil yang ada dalam kehidupan. Perbedaan yang paling utama dari keduanya ini terlihat pada dinding sel. Sel tumbuhan ini mempunyai dinding sel, tetapi sel hewan tidak mempunyai dinding sel. Untuk lebih jelasnya, inilah beberapa perbedaan […]

  • Peternakan Ayam: Menjawab Kebutuhan Masyarakat akan Pasokan Protein

    Peternakan Ayam: Menjawab Kebutuhan Masyarakat akan Pasokan Protein

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Peternakan ayam merupakan kegiatan penting dalam industri pertanian yang bertujuan untuk memelihara dan menghasilkan ayam bertujuan komersial. Peternakan unggas ini telah menjadi salah satu mata pencaharian utama di banyak negara, dan jumlah peternakan hewan ini semakin meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan pasokan protein. Artikel ini akan membahas pentingnya peternakan hewan ini, manfaat dari kegiatan […]

  • Beberapa penyebab daun Monstera sering menjadi layu ini adalah kekurangan air, kelebihan air hingga kekurangan sinar matahari.

    Wajib Tahu! Inilah Penyebab Daun Monstera Layu dan Cara Mengatasi dengan Mudah

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Penyebab daun monstera layu dan cara mengatasinya. Monstera adalah salah satu tanaman hias yang populer karena kelebihan mudah dirawat dan sulit mati. Namun, seperti halnya tanaman lainnya, Monstera juga bisa mengalami masalah, salah satunya adalah daun yang layu atau terkulai. Daun Monstera yang layu seringkali disebabkan oleh beberapa faktor, yang paling umum adalah kelebihan air, […]

  • Milenial

    Mentan SYL Dorong Petani Milenial Indonesia Timur Bangun Konsepsi dan Networking

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    MAKASSAR – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong ribuan petani milenial di wilayah Indonesia Timur yang meliputi Pulau Sulawesi, Maluku, NTB, NTT dan Papua untuk menyiapkan konsepsi pertanian modern melalui aplikasi digital sistem yang terkoneksi langsung dengan berbagai networking. SYL mengatakan, langkah ini penting dilakukan agar Indonesia mampu terhindar dari ancaman krisis pangan […]

  • Industri Hijau: Kunci Menghadapi Tantangan Global dan Masa Depan Berkelanjutan

    Industri Hijau: Kunci Menghadapi Tantangan Global dan Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    wartanionline.com – Industri hijau menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks, seperti perubahan iklim, krisis energi, dan polusi lingkungan. Konsep ini menekankan pada penggunaan sumber daya alam secara efisien dan ramah lingkungan, serta meminimalkan dampak negatif dari kegiatan industri terhadap ekosistem. Implementasi industri hijau dapat menjadi solusi jangka panjang […]

expand_less