Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Tanam Perdana Padi di Gowa, Polbangtan Kementan Perkuat Ketahanan Pangan

Tanam Perdana Padi di Gowa, Polbangtan Kementan Perkuat Ketahanan Pangan

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa – Sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kegiatan tanam perdana padi di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memperluas lahan pertanian produktif.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa Zubair Usman yang mewakili Bupati Gowa, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Muhammad Amin, perwakilan Kapolres Gowa, perwakilan Dandim 1409/Gowa, Pelaksana Tugas Direktur sekaligus Wakil Direktur I Polbangtan Gowa Sartika Juwita, Wakil Direktur II dan III Polbangtan Gowa, Camat Parangloe Muh Basir Asri, Kapolsek Parangloe AKP Sainuddin, Komandan Koramil Parangloe Lettu Cke Tumiran, Kepala Desa Borisallo, penyuluh, petani, serta masyarakat setempat.

Tanam Perdana Padi, program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Gowa. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Tanam perdana padi tersebut secara resmi dipimpin oleh Muhammad Amin. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Gowa merupakan bagian dari upaya memperluas lahan pertanian produktif guna mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Pada tahap pertama, program ini menargetkan pembukaan lahan sawah baru seluas sekitar 1.000 hektare. Selanjutnya pada tahap kedua akan dilakukan pengembangan tambahan seluas 4.000 hektare sehingga total cetak sawah rakyat yang direncanakan di Kabupaten Gowa mencapai 5.000 hektare.

“Khusus di kawasan Parangloe ini terdapat sekitar 200 hektare lahan yang akan dikelola oleh Brigade Pangan. Harapannya, melalui dukungan program CSR ini kita dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus memperluas wilayah tanam sehingga upaya swasembada pangan dapat terus berlanjut,” jelasnya.

Sementara itu, Zubair Usman yang mewakili Bupati Gowa menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program Kementerian Pertanian, khususnya dalam upaya peningkatan swasembada pangan melalui program Cetak Sawah Rakyat.

Menurutnya, program tersebut sangat penting bagi pengembangan sektor pertanian di daerah dan diharapkan dapat terus berlanjut karena masih terdapat sejumlah lokasi potensial yang dapat dikembangkan menjadi lahan sawah baru.

“Kami sangat mendukung program Kementerian Pertanian untuk peningkatan swasembada pangan. Program cetak sawah rakyat ini sangat penting dan kami berharap dapat terus berlanjut karena masih ada beberapa lokasi yang bisa dijadikan lokasi CSR baru,” ujarnya.

Secara terpisah, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa perluasan areal tanam melalui program cetak sawah rakyat menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, perguruan tinggi, serta petani sangat penting untuk memastikan peningkatan produksi pertanian secara berkelanjutan.

“Penguatan sektor pertanian harus dilakukan secara bersama-sama. Program cetak sawah rakyat menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus mendukung tercapainya swasembada pangan,” ujar Amran.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Idha Wida Arsanti menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian.

Ia menyampaikan bahwa perguruan tinggi vokasi pertanian seperti Polbangtan memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang kompeten dan siap menghadapi tantangan pertanian modern.

“Mahasiswa vokasi pertanian diharapkan dapat menjadi motor penggerak transformasi pertanian. Melalui penguasaan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan, generasi muda dapat berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Brigade Pangan Paraikatte oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa yang didampingi oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian kepada perwakilan anggota Brigade Pangan Paraikatte, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Kegiatan ditutup dengan tanam padi serentak di lahan Cetak Sawah Rakyat yang melibatkan pejabat, penyuluh, petani, serta masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna meningkatkan produksi pertanian sekaligus mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budidaya Nilam: 5 Alasan Mengungkap Keuntungan Emas Hijau

    Mengungkap Keuntungan Emas Hijau: 5 Alasan Mengapa Budidaya Nilam Menguntungkan

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Budidaya nilam, atau tanaman yang sering kali disebut sebagai “emas hijau,” semakin populer di kalangan petani di Indonesia. Nilam merupakan tanaman yang menghasilkan minyak atsiri dengan nilai ekonomi tinggi dan banyak digunakan dalam industri kosmetik, parfum, dan aromaterapi. Berikut adalah lima keuntungan utama: Nilai Ekonomi yang Tinggi Minyak nilam dikenal memiliki harga jual […]

  • Update Harga dan Tren Toyota Jawa Tengah 2026: Rekomendasi Frenky untuk Unit Terbaik

    Update Harga dan Tren Toyota Jawa Tengah 2026: Rekomendasi Frenky untuk Unit Terbaik

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Perkembangan infrastruktur di wilayah Jawa Tengah, khususnya jalur penghubung antara Semarang, Demak, hingga Kudus, telah mengubah pola kebutuhan kendaraan masyarakat. Di tahun 2026 ini, kendaraan bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan investasi yang harus memiliki daya tahan tinggi dan nilai jual kembali yang stabil. Bagi masyarakat yang mencari diler dengan pelayanan terbaik, Dealer […]

  • Tanaman Hias Indoor

    4 Tanaman Hias Indoor yang Cocok Ditanam di Air

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Tanaman hias dalam ruangan tidak selalu membutuhkan tanah sebagai media tanam. Beberapa jenis tanaman hias dapat tumbuh subur hanya dengan menggunakan air sebagai medianya. Selain praktis, tanaman ini juga mudah dirawat karena Anda tidak perlu menyiramnya setiap hari. Cukup tambahkan air saat mulai berkurang, dan tanaman akan tetap tumbuh dengan baik. Menanam tanaman […]

  • EL NINO

    Penyuluh Pertanian Sebagai Pejuang dan Garda Terdepan Menghadapi EL NINO 2023

    • calendar_month Sabtu, 6 Mei 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    OLEH: ENTANG SASTRAATMADJA Ada kabar menarik dan patut dijadikan pencermatan bersana dari Makassar. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meminta para penyuluh di Sulawesi Selatan untuk menjadi pejuang dan garda terdepan dalam meningkatkan produktivitas disaat musim kemarau panjang atau el nino 2023. Kabar ini penting, karena Menteri Pertanian benar-benar ingin menerapkan pola dan pendekatan deteksi […]

  • Ilustrasi tanaman lembang yang bisa menyerap logam mulia seperti emas.

    Tanaman Lembang, Tanaman Penghasil Emas yang Bisa Menyerap Logam Mulia

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Belakangan ini, muncul fenomena menarik yang menarik perhatian masyarakat terkait kemampuan tanaman lembang untuk menyerap logam mulia, termasuk emas. Salah satu contohnya adalah tanaman lembang (Typha angustifolia), yang telah menjadi sorotan karena kemampuannya menghasilkan emas dan menyerap berbagai logam berat melalui rantai makanan biologis. Fenomena ini memunculkan minat masyarakat untuk memiliki koleksi tanaman yang dapat […]

  • Menanam Melon Tanpa Lahan Luas dan Insektisida? Ini Rahasia Melon Hidroponik

    Menanam Melon Tanpa Lahan Luas dan Insektisida? Ini Rahasia Melon Hidroponik

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Selama ini, melon kerap dianggap sebagai tanaman “mahal” dan ribet. Butuh lahan luas, perawatan ekstra, serta insektisida dan fungisida yang tidak sedikit. Namun anggapan itu perlahan terpatahkan. Di tangan praktisi seperti Petani melon, melon justru bisa tumbuh subur, rapi, dan berbuah manis lewat sistem hidroponik bahkan tanpa insektisida sama sekali. Menariknya, perjalanan budidaya […]

expand_less