Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Cetak SDM Pertanian Siap Kerja, 180 Mahasiswa Polbangtan Kementan Kantongi Sertifikasi Kompetensi

Cetak SDM Pertanian Siap Kerja, 180 Mahasiswa Polbangtan Kementan Kantongi Sertifikasi Kompetensi

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month 49 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian melalui sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa Diploma IV. Sebanyak 180 mahasiswa dinyatakan kompeten usai mengikuti sertifikasi bidang Organik Tanaman dan Pengawas Mutu Pakan yang berlangsung sejak 4–8 Mei 2026.

Penutupan kegiatan sertifikasi berlangsung di Aula Syekh Yusuf, Jumat (8/5/2026), dengan suasana penuh semangat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polbangtan Gowa dalam mencetak lulusan yang profesional, berdaya saing, dan siap menjawab kebutuhan dunia kerja sektor pertanian modern.

Sertifikasi kompetensi mengusung tema “Organik Tanaman dan Pengawas Mutu Pakan Level Fasilitator bagi Mahasiswa Diploma IV Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa”. Sebanyak 120 mahasiswa mengikuti skema Organik Tanaman, sementara 60 mahasiswa mengikuti skema Pengawas Mutu Pakan.

kegiatan sertifikasi bidang Organik Tanaman dan Pengawas Mutu Pakan. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pembangunan pertanian modern membutuhkan SDM unggul yang memiliki kompetensi terukur dan mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan industri pertanian masa depan.

Menurutnya, sertifikasi kompetensi menjadi modal penting bagi generasi muda pertanian untuk meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis dalam menyiapkan lulusan vokasi pertanian yang siap kerja, adaptif, dan profesional.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Muhammad Amin Awaludin menilai pentingnya keselarasan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri. Lulusan yang memiliki kompetensi terstandar dinilai lebih siap memasuki dunia kerja dan berkontribusi dalam pembangunan pertanian di berbagai daerah.

Kepala Tempat Uji Kompetensi (TUK) Aminuddin Saade mengapresiasi kelancaran pelaksanaan kegiatan sertifikasi yang melibatkan enam asesor pertanian, tiga asesor peternakan, dua perwakilan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), pendamping asesor, serta panitia pelaksana.

Menurutnya, sertifikasi kompetensi bukan hanya sekadar pengakuan atas kemampuan mahasiswa, tetapi juga menjadi nilai tambah yang penting dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif.

“Melalui sertifikasi ini, mahasiswa tidak hanya diuji keterampilannya, tetapi juga dipersiapkan menjadi tenaga profesional yang mampu menjawab tantangan sektor pertanian modern,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan menjaga integritas profesi agar mampu menjadi bagian dari pembangunan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.

Dari total peserta, seluruhnya dinyatakan lulus kompeten, terdiri dari 120 asesi bidang pertanian dan 60 asesi bidang peternakan setelah mengikuti seluruh rangkaian asesmen sesuai standar yang ditetapkan.

Kegiatan penutupan ditandai dengan penyerahan berita acara hasil asesmen, penyampaian kesan dan pesan peserta, penanggalan tanda peserta, hingga sesi foto bersama. Polbangtan Gowa berharap lulusan yang telah tersertifikasi mampu menjadi generasi muda pertanian yang profesional dan siap bersaing di dunia kerja.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Metode Menanam di Lahan Sempit

    Ayo Berkebun! Inilah Metode Menanam di Lahan Sempit

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 9Komentar

    Metode menanam di lahan sempit. Lahan yang terbatas sering kali dianggap menjadi salah satu hambatan bagi seseorang yang ingin menanam tanaman. Seiring dengan berkembangnya zaman, masyarakat saat ini semakin kreatif untuk bercocok tanam di daerah sekitar rumah atau lingkungannya. Bercocok tanam hingga berkebun di rumah ini sering dilakukan untuk memetik hasil tanaman atau bumbu secara […]

  • Tips Mudah Menerapkan Pertanian Berkelanjutan

    Tips Mudah Menerapkan Pertanian Berkelanjutan: Jadilah Petani yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan!

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tips mudah menerapkan pertanian berkelanjutan. Pertanian berkelanjutan adalah cara pertanian yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Dalam pertanian berkelanjutan, petani berusaha mempertahankan dan meningkatkan produktivitas lahan tanpa mengorbankan lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang. Berikut adalah beberapa hal atau beberapa tips yang harus dilakukan saat menerapkan pertanian berkelanjutan: Menggunakan pupuk organik Pupuk organik merupakan […]

  • 5 Jenis Kayu Bernilai Tinggi yang Wajib Dibudidaya untuk Bisnis Furnitur Rumah

    5 Jenis Kayu Bernilai Tinggi yang Wajib Dibudidaya untuk Bisnis Furnitur Rumah

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Dalam industri furnitur, pemilihan jenis kayu sangat menentukan kualitas, keindahan, dan ketahanan produk. Selain itu, aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian utama memilih kayu yang bisa dibudidayakan secara efisien membantu menjaga kelestarian hutan. Berikut adalah lima jenis kayu yang sangat baik untuk dibudidayakan dan ideal digunakan dalam pembuatan furnitur rumah: 1. Jati (Tectona grandis) […]

  • Sensus

    Kementan: Sensus Pertanian Tahun 2023 Sukses, Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Tercapai

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak pelaku usaha pertanian untuk proaktif mendukung Sensus Pertanian 2023. Kegiatan sensus pertanian tersebut akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023 mendatang. Menurut Mentan Syahrul, sensus ini sangat penting dan strategis untuk memperoleh gambaran utuh kondisi pertanian Indonesia. Saya mengajak untuk […]

  • Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Biogas

    Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Biogas

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Limbah kotoran sapi merupakan salah satu limbah organik yang dihasilkan oleh peternakan sapi. Limbah ini memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif, yaitu biogas. Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik, seperti kotoran sapi. Biogas terdiri dari metana (CH4), karbon dioksida (CO2), dan hidrogen sulfida (H2S). Pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi […]

  • Kabupaten Bandung

    Jelang Puasa, Kementan Pastikan Ketersediaan dan Harga Pangan di Kabupaten Bandung Aman

    • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    SOREANG – Sebagai garda terdepan pembangunan pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mencukupi kebutuhan pangan bagi 273 juta jiwa penduduk Indonesia, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadan 1.444 H yang akan datang dalam hitungan hari. Karenanya, Kementan terus memastikan harga dan ketersediaan 12 komoditas pangan strategis meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, daging ayam, […]

expand_less