Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Penyerapan Gabah Bulog Sumut Capai 84,24 Persen, Tembus 58.558 Ton hingga Oktober 2026

Penyerapan Gabah Bulog Sumut Capai 84,24 Persen, Tembus 58.558 Ton hingga Oktober 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Perum Bulog mencatat penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) di Sumatera Utara (Sumut) mencapai 58.558 ton hingga Oktober 2026. Realisasi tersebut setara 84,24 persen dari target penyerapan sepanjang tahun ini sebesar 69.514 ton.

Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Sumut, R Darma Wijaya, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pengadaan gabah petani untuk memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah.

“Untuk wilayah Sumatera Utara, target penyerapan GKP tahun 2026 ditetapkan sebesar 69.514 ton. Hingga Oktober 2026, realisasi penyerapan tercatat sebesar 58.558 ton atau 84,24 persen dari target tahunan,” ungkap Darma, Jumat (9/10/2026).

Ia menegaskan, Bulog Sumut menargetkan penyerapan gabah dapat mencapai 100 persen hingga akhir tahun. Untuk mewujudkan target tersebut, Bulog mengoptimalkan koordinasi dengan kelompok tani, mitra penggilingan, serta pemerintah daerah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap secara maksimal, sekaligus mempercepat pencapaian target pengadaan gabah di wilayah Sumatera Utara.

Menurut Darma, penyerapan gabah tidak hanya bertujuan memenuhi target pengadaan, tetapi juga berperan dalam mendukung kesejahteraan petani, menjaga stabilitas harga di tingkat produsen, serta memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Kami mengoptimalkan pelaksanaan pengadaan, dan memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, realisasi pengadaan beras Bulog secara nasional telah melampaui target penugasan pemerintah. Hingga 8 Oktober 2026, pengadaan beras tercatat mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target sebesar 4 juta ton.

Capaian tersebut menunjukkan realisasi pengadaan nasional telah melampaui target yang ditetapkan. Adapun di Sumatera Utara, Bulog masih mengupayakan penyerapan tambahan sebesar 10.956 ton GKP untuk memenuhi target tahunan.

Dengan sisa target tersebut, Bulog Sumut akan terus mengoptimalkan pengadaan melalui koordinasi dengan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, dan pemerintah daerah hingga akhir 2026.

Upaya ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga gabah, mendukung pendapatan petani, serta memperkuat ketersediaan cadangan beras pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanaman Hias Merambat Cantik

    Ini Dia 7 Tanaman Hias Merambat Paling Cantik yang Cocok Ditanam di Dalam Rumah, Nomor 5 Bikin Kamu Terpukau!

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tanaman hias merambat paling cantik yang cocok ditanam di dalam rumah. Tanaman hias merambat adalah pilihan populer untuk dekorasi dalam ruangan. Selain memberikan sentuhan hijau yang menyegarkan, tanaman merambat juga dapat memberikan nuansa alami dan estetik pada interior rumah. Berikut adalah beberapa pilihan tanaman hias merambat yang cocok untuk ditanam di dalam rumah: Kokedama Philodendron […]

  • BGN Gelar Pelatihan Serentak Penjamah Makanan di Empat Wilayah Sulawesi Tengah

    BGN Gelar Pelatihan Serentak Penjamah Makanan di Empat Wilayah Sulawesi Tengah

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar pelatihan penjamah makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di empat wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Kota Palu, dan Poso. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/10/2025) ini diikuti oleh 2.545 peserta dari 97 SPPG, terdiri atas […]

  • Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026, Tiongkok Jadi Pasar Utama

    Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026, Tiongkok Jadi Pasar Utama

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BPS mencatat nilai ekspor sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Papua Barat mengalami penurunan menjadi 10,14 juta dolar AS hingga Agustus 2026.

  • Padi

    Kementan Latih Jutaan Petani dan Penyuluh, Tingkatkan Produktivitas Padi Musim Rendeng

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh (PSPP) Vol 9. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas padi pada musim rendeng 2023/2024. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, PSPP ini sejalan dengan arahan Plt Menteri Pertanian (Mentan), Arief Prasetyo Adi, untuk men-skill […]

  • Harmonisasi

    Dorong Kontribusi Pembangunan Pertanian, Kementan Perkuat Harmonisasi dan Kualitas SDM

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 5Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan strategi antisipasi krisis pangan, di antaranya melalui peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) pertanian. Arah kebijakan pembangunan pertanian pun telah ditetapkan oleh Kementan  yaitu mewujudkan pertanian maju, mandiri, modern. Arah kebijakan ini menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Kementan  […]

  • Indonesia dan Uruguay Perkuat Kerja Sama Sektor Peternakan Nasional

    Indonesia dan Uruguay Perkuat Kerja Sama Sektor Peternakan Nasional

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia dan Uruguay sepakat memperkuat kerja sama peternakan melalui program peningkatan kapasitas peternak serta pembukaan akses pasar dua arah untuk produk unggulan.

expand_less