Inilah Cara Menanam Tanaman Lidah Mertua di Luar dan Dalam Ruangan

Cara menanam lidah mertua atau Sansevieria ini adalah tanaman hias yang dapat ditanam di luar hingga dalam ruangan.

Sansevieria ini mempunyai karakteristik daun yang keras serta memanjang ke atas. Bahkan, Sansevieria ini dikenal juga sebagai tanaman abadi karena ketahanannya.

Umunya, tanaman lidah mertua ini lebih menyukai lingkungan tumbuh yang hangat dan kondisi tanah lebih berpasir serta longgar. Tanaman ini juga mempunyai toleransi yang luas terkait kebutuhan cahayanya.

Sansevieria ini mampu menyesuaikan diri di bawah sinar matahari penuh maupun remang-remang. Namun, cahaya yang terbaik adalah di bawah cahaya tidak langsung yang stabil.

Menanam tanaman lidah mertua ini bisa ditanam di dalam maupun luar ruangan dan ada beberapa cara yang bisa kamu pilih. Seperti melalui biji, stek daun atau pembagian rumpun tanaman, dimana masing-masing cara tersebut sangat mudah diterapkan.

Persiapan Bibit Dari Biji

  1. Tanaman lidah mertua luar ruangan umumnya dapat menghasilkan bunga yang terdapat biji, kamu bisa mengambil biji tersebut untuk bibit awal penanaman.
  2. Menyiapkan media semai dari beberapa campuran, yaitu tanah berpasir dan pupuk organik atau juga bisa menggunakan media tanam untuk kaktus. Kemudian, masukkan ke media semai tersebut dalam wadah atau polybag.
  3. Menaburkan biji Sansevieria di atas media tanam dan jangan lupa untuk diberi penyiraman supaya tercipta kelembapan.
  4. Menambahkan sungkup plastik guna mempertahankan kehangatan maupun kelembapan. Lalu, simpanlah semai di tempat yang hangat dan cerah.
  5. Perkecambahan tanaman ini biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam minggu. Saat telah terlihat tumbuh bibit, lepaskan sungkup.
  6. Tetaplan menjaga kelembapan media tanam selama pembibitan. Saat ketinggian sudah mencapai sekitar tujuh sampai 10 cm, tanaman ini sudah siap dipindahkan ke media penanaman permanen.

Persiapan Bibit Dari Stek Daun

  1. Selalu pilih daun tanaman yang panjang dan sehat, kemudian potong dengan pemotong yang sudah steril dan tajam.
  2. Meyiapkan wadah stoples yang telah berisi air untuk pembibitan, lalu masukkan ujung potongan daun tersebut ke dalam media air.
  3. Letakkan media atau wadah pembibitan di tempat yang cerah dan tunggulah hingga ada pertumbuhan akar.
  4. Supaya tidak mengering, kamu bisa tetap menambahkan air selama beberapa hari dan usahakan mengganti air setiap dua minggu sekali untuk menghindari pertumbuhan patogen.
  5. Saat sudah ada pertumbuhan akar setidaknya 2,5cm, lakukanlah pemindahan ke media tanam yang permanen.

Persiapan Bibit Dari Pembagian Rumpun

  1. Setelah memiliki tanaman lidah mertua, keluarkan tanaman tersebut dari pot atau tanah.
  2. Pisahkan setiap rumpunnya dengan menyisakan akar di setiap bagiannya.
  3. Rumpun tanaman tersebut kemudian bisa ditanam kembali ke media baru.

Penanaman Lidah Mertua

  1. Menyiapkan media tanam dari beberapa campuran, yaitu campuran tanah berpasir dan kompos atau juga bisa menggunakan media tanam untuk tanaman kaktus.
  2. Menanam bibit yang telah siap dipindahkan ke media yang telah disiapkan. Lalu, lakukan penyiraman supaya media tanam tetap dalam kondisi lembap.
  3. Simpanlah tanaman di tempat yang cerah dengan cahaya matahari yang tidak langsung. Lidah mertua akan tumbuh dan berkembang di bawah sinar matahari yang cerah atau pun sudut-sudut rumah yang remang.

Setelah melakukan penanaman, Sansevieria ini tidak membutuhkan banyak perawatan. Hanya saja, saat menemukan daun kering atau keriput, coba periksa tingkat penyiraman.

Tapi ingat ya, penyiraman yang berlebihan ini juga dapat menyebabkan masalah-masalah yang dapat merusak tampilan lidah mertua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar