4. Bibit pisang tersebut ditanam dengan jarak 2×2 m.
5. Biarkan terlebih dahulu sekitar 7-9 buah tunas pada pohon induk.
6. Cara pencegahan hingga pengendalian terhadap hama dan penyakit, yaitu:
- Memotong serta membersihkan tunas dari tanah.
- Menyimpan bibit pisang selama 1-2 hari hingga potongan umbi pisang mengering.
- Membuang daun-daun yang lebar pada batang tanaman.
- Hama yang menyerang dapat dikendalikan dengan rendaman insektisida 5-1% (selama 10 menit) maupun dengan air bersih yang mengalir (selama 48 jam), kemudian keringkan bibit.
Media Tanam
Langkah berikutnya adalah media tanam pohon pisang. Berikut ini beberapa persyaratannya, yaitu:
- Tanah yang berhumus mempunyai kandungan kapur maupun garam sekitar 0.07%, tanah yang berat serta telah dipupuk dan tanah yang mudah untuk menyerap air.
- Ketersediaan sumber air yang cukup untuk menumbuhkan dan memnuhi kebutuhan tanaman pisang secara intensif.
- Apabila tanaman pisang ditanam pada tanah yang basah, maka saat menanam tersebut diperlukan ketinggian air yang sekitar 5 hingga 200 cm.
Pengolahan Media Tanam Pisang
Berikut ini pengolahan media tanam pisang yang baik dan benar, yaitu:
- Pastikan lahan atau pekarangan yang akan digunakan telah bersih dari hama maupuan penyakit, hal ini bertujuan supaya proses pertumbuhan tanaman pisang tetap maksimal.
- Perlu dilakukan proses penggeburan pada tanah agar terjadi proses pertukaran udara.
- Untuk memudahkan aliran air ke tanaman pisang, makan bisa membuat saluran irigasi. Jika kondisi tanah datar, maka saluran irigasi dibuat dengan kemiringan kecil.
- Jika kondisi tanah miring, maka tanah bisa dibuat teras. Tak hanya itu, untuk menghindari terjadinya erosi, maka dapat ditanam tanaman misalnya tanaman lamtoro.
Teknik Menanam Pisang
Berikut ini teknik untuk umur tanaman pisang pada 3 bulan pertama, yaitu:
Halaman
5 Komentar