Dukung Indikator Kinerja Utama, Kementan Tingkatkan Kapasitas Kinerja Penyuluh Pertanian Pusat dan Daerah
- account_circle redaksi
- calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
- print Cetak

Acara Pertemuan Penyusunan Indikator Kinerja Penyuluhan Pertanian, Senin, (11/09/2023) di Serpong. (Sumber: Humas Kementan)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi berpesan agar penyuluh pertanian harus menyiapkan diri.
“Untuk para penyuluh, ayo persiapkan diri menghadapi perubahan iklim dan ancaman krisis pangan global dan bersinergi untuk menjalankan program antisipasi El Nino dan krisis pangan global,” ujar Kabadan Dedi.
Karena tujuan pembangunan pertanian adalah menyediakan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia dan meningkatkan ekspor. Tujuan itu dapat diraih dengan peningkatan produksi, efisiensi juga harus ditingkatkan”, jelas Kabadan Dedi kembali.
Untuk menindaklanjutinya, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluhtan), Bustanul Arifin Caya pada acara Pertemuan Penyusunan Indikator Kinerja Penyuluhan Pertanian, Senin (11/09/2023) di Serpong menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya pertemuan ini adalah untuk menghasilkan kapasitas kinerja penyuluh pertanian, baik pada tingkat keterampilan maupun keahlian.
Bustanul menambahkan jika Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) memiliki dua Indikator Kinerja Utama (IKU), yaitu jumlah petani yang menerapkan teknologi dan penguatan kelembagaan petani. Standar Kinerja Pegawai (SKP) penyuluh pertanian haruslah selaras dengan program dan IKU. Selain itu juga harus disesuaikan dengan kegiatan dan anggaran.
- Penulis: redaksi




