Kementan Beserta Program Andalannya Siapkan Strategi dan Adaptasi Hadapi El Nino
- account_circle redaksi
- calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
- print Cetak

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, dalam acara Ngobrol Asyik (Ngobras) Volume 25, Selasa (27/06/2023) di AOR BPPSDMP. (Sumber: Humas Kementan).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketika terjadi El Nino maka wilayah Indonesia akan mengalami penurunan curah hujan yang menyebabkan kemarau yang panjang. El Nino merupakan fenomena memanasnya suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendorong para petani membuat Indonesia menjadi negara paling kuat dalam menghadapi ancaman El Nino maupun krisis global dunia.
Mentan Syahrul juga meminta kepada jajarannya yang berada di lapangan untuk membantu para petani yang kesulitan dan meminta persiapan dari semua daerah di seluruh Indonesia untuk menghadapi El Nino.
“Semua pihak harus bergerak melakukan kolaborasi, adaptasi dan antisipasi terhadap berbagai tantangan yang ada. Termasuk dalam menghadapi cuaca ekstrim El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus mendatang”, tegas Mentan Syahrul.
Senada dengan Mentan Syahrul, Kepala Badan Penyuluhan dan pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa sejak awal tahun ini BMKG telah menyampaikan bahwa mulai bulan Mei akan terjadi El Nino dan ini akan berdampak pada sektor pertanian.
- Penulis: redaksi




