“Dengan target KWT diharapkan dapat mengembangkan potensi kemampuan para wanita tani agar menjadi SDM yang mandiri dan bermanfaat dapat tercapai”. ujar Dedi.

Program SIMURP juga telah memberikan fasilitas mesin dan peralatan pengolahan industri rumah tangga hasil pertanian, hal itu dalam upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

“Lebih dari 108 KWT yang telah mengikuti kegiatan dari beberapa wilayah SIMURP, dan hasilnya mampu meningkatkan produktivitas dan menambah pendapatan dan kesejahteraan mereka,” ujarnya lagi.

Sebagai salah satu lokasi baru penerima manfaat Program SIMURP KWT Kemasama Nuakutu Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur telah merasakan keberhasilan-keberhasilan teknologi CSA Program SIMURP.

KWT Kemasama Nuakutu merupakan salah satu Kelompok Wanita yang ada di BPP Danga, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT.  Kelompok ini terbentuk pada tahun 2020 yang beranggotakan para ibu atau wanita tani ini telah eksis membudidayakan aneka tanaman hortikultura yang ramah lingkungan sejak tahun 2019 sampai saat ini.