1. Memilih Pot yang Akan Digunakan

Usahakan untuk memilih atau menggunakan pot yang besar, hal ini dilakukan karena tanaman tersebut bisa dengan mudah tumbuh melebihi ketinggian satu meter.

2. Menanam Kunyit

Tanamlah satu atau dua rimpang kunyit dalam satu pot ukuran yang cukup besar. Langkah penanaman setelah mendapatkan rimpang kunyit, yaitu:

  • Pecah rimpang yang besar menjadi beberapa potongan-potongan kecil, tetapi masing-masingnya harus memiliki dua atau tiga tunas.
  • Isilah pot dengan tanah organik yang lembab dan dikeringkan dengan baik.
  • Menempatkan sekitar 2 inci atau 5 cm di bawah permukaan tanah, dengan kuncup menghadap ke atas.
  • Jangan lupa untuk menyiram pot secara menyeluruh.

Ada beberapa yang harus kamu perhatikan saat budidaya tanaman kunyit ini, yaitu:

  • Posisi tanaman kunyit haruslah terlindung dari angin.
  • Tanamlah kunyit di tanah ringan serta lempung yang kaya akan bahan organik. Usahakan juga menggunakan tanah yang dikeringkan dengan baik supaya tanaman akan dapat tumbuh dengan optimal.
  • Tetaplah menjaga supaya tanah tetap lembab sepanjang musim tanam, jadi sirami tanaman dengan teratur untuk menjaga kelembapan tanah.
  • Suhu ideal adalah kisaran antara 20 sampai 35 derajat celcius.
  • Jangan lupa untuk memberi pupuk setiap bulan dengan pupuk cair atau juga bisa dengan pupuk kandang atau kompos.
  • Tidak perlu melakukan pemangkasan pada tanaman kunyit, kamu cukup membuang daun kering secara teratur.
  • Penyakit yang kerap diderita adalah busuk rimpang dan bercak daun, maka sangat penting untuk menanamnya di tanah dengan drainase yang baik.
  • Tanaman ini membutuhkan waktu 8 hingga 10 bulan untuk bisa dipanen, sehingga pemanenan dilakukan setelah daun menguning dan batang mulai mengering.