Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » IPB Ciptakan Terobosan: Enam Galur Ulat Sutra Sintetik untuk Mandiri Produksi Benang Sutra Indonesia

IPB Ciptakan Terobosan: Enam Galur Ulat Sutra Sintetik untuk Mandiri Produksi Benang Sutra Indonesia

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Indonesia masih sangat bergantung pada impor benang sutra, dengan sekitar 95 persen kebutuhan nasional dipenuhi dari luar negeri. Padahal, kebutuhan benang sutra alam setiap tahun mencapai 2.000 ton untuk benang mentah dan 2.500 ton untuk benang pintal. Sementara itu, produksi dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 500 ton per tahun.

Untuk menjawab tantangan ini, tim peneliti dari IPB University berhasil mengembangkan enam galur unggul ulat sutra non-murbei, Samia cynthia ricini. Galur-galur baru ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan produksi sutra nasional, tapi juga memberikan manfaat bagi sektor lingkungan dan kesehatan.

Enam galur sintetik yang dinamai Jopati, Prasojo, Pasopati, Joglo, Progo, dan Tawang Biru ini memiliki keunikan dari segi warna dan ketahanan terhadap kondisi lingkungan. Empat galur pertama difokuskan untuk wilayah marginal yang panas dan kering, sedangkan dua galur sisanya lebih cocok untuk daerah dengan iklim optimal.

Ketua tim peneliti, Ronny Rachman Noor, menjelaskan, “Galur ini tahan terhadap stres lingkungan, khususnya panas, sehingga sangat ideal dipelihara di wilayah marginal untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat.”

Selain itu, galur Samia ricini memiliki keunggulan produksi yang signifikan. Produktivitasnya minimal dua kali lipat dibanding ulat sutra biasa, dan menghasilkan serat sutra dengan tekstur unik yang tidak mengkilap karakter yang diprediksi bakal menjadi tren baru di industri fesyen.

Tak hanya itu, siklus hidup galur ini lebih singkat, tingkat kematiannya rendah, dan biaya pakan pun lebih efisien karena ulat dapat hidup dengan daun singkong dan jarak kepyar yang mudah didapatkan.

Pendekatan pengembangan galur ini juga memperhatikan keberlanjutan. Tim peneliti menerapkan sistem zero waste dengan memanfaatkan pupa ulat sebagai sumber protein untuk makanan bayi guna mencegah stunting, serta sebagai pakan ternak dan ikan. Sisa pakan, feses, dan urine ulat diolah menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan.

Selain aspek pangan dan lingkungan, kokon ulat Samia ricini mengandung senyawa serisin dengan aktivitas bioaktif lebih tinggi dibandingkan kokon ulat sutra murbei (Bombyx mori). Senyawa ini sedang dikembangkan untuk industri kosmetik dengan klaim dapat meningkatkan kecerahan kulit wajah. Produk kesehatan lain yang tengah diuji coba adalah lembar penutup luka pascaoperasi berbahan alami dan ramah lingkungan.

Ronny menambahkan, pengembangan galur ini sudah diterapkan secara terbatas di Kulon Progo dan Pasuruan, bekerja sama dengan pemerintah daerah. Selama lima tahun terakhir, kemitraan dengan peternak sutra di Pasuruan juga telah dibangun, mulai dari pemeliharaan ulat hingga pengolahan benang menjadi produk bernilai tambah melalui teknologi eco printing.

“Jika galur ini berhasil dikembangkan di berbagai daerah Indonesia, bukan hanya ketergantungan impor yang bisa ditekan, tetapi juga kesejahteraan peternak dapat meningkat melalui usaha yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tutup Ronny.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Contoh Tanaman Keras

    Contoh Tanaman Keras Adalah: Ciri-Ciri dan Jenis-Jenisnya

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Contoh tanaman keras adalah tumbuhan menahun atau tumbuhan yang bersifat tahunan atau prennial. Tanaman keras ini adalah tumbuhan yang mempunyai batang kayu dengan tekstur keras (jenis pohon keras), memiliki masa guna hingga mencapai 20 tahun atau lebih. Tanaman jenis ini umumnya sering dimanfaatkan hasil kayunya baik sebagai bahan bangunan, kayu bakar maupun perabotan atau peralatan […]

  • Kolaborasi Polbangtan Kementan dan Universitas Pertahanan Wujudkan Program Sarjana Penggerak Pembangunan Pertanian

    Kolaborasi Polbangtan Kementan dan Universitas Pertahanan Wujudkan Program Sarjana Penggerak Pembangunan Pertanian

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini sedang berupaya keras untuk mewujudkan swasembada pangan. Beberapa program unggulan terus diupayakan guna dengan target peningkatan produksi pangan secara berkelanjutan. Misalnya melalui program Optimalisasi Lahan Rawa (OPLAH), Pertambahan Areal Tanam (PAT) dengan pompanisasi dan Irigasi Perpompaan, Cetak Sawah, serta PAT Padi Gogo. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya […]

  • Temukan jenis tanaman yang mengejutkan yang tidak membutuhkan sinar matahari dan fotosintesis untuk bertahan hidup dan mendapatkan makanan.

    Tanaman yang Hidup Tanpa Fotosintesis, Mungkinkah Parasitisme Juga Ada di Dunia Tumbuhan? Cek di Sini

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tanaman yang hidup tanpa fotosintesis. Fotosintesis merupakan proses yang penting bagi tumbuhan, di mana mereka menggunakan energi matahari untuk menghasilkan makanan mereka sendiri. Namun, tahukah kamu bahwa ada beberapa tanaman yang tidak melakukan fotosintesis sama sekali? Tanaman ini dikenal sebagai tanaman parasit. Parasit adalah organisme yang mengandalkan organisme lain untuk mendapatkan sumber daya yang mereka […]

  • Manfaat Tumbuhan Meniran dan Cara Menanamnya

    Sejuta Manfaat Tumbuhan Meniran, Inilah Cara Menanamnya

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Tumbuhan meniran ini adalah salah satu tanaman liar yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Meniran dengan nama latin Phyllanthus urinaria ini adalah salah satu jenis tanaman yang mempunyai bentuk batang yang bulat tegak dan lurus. Tinggi tumbuhan meniran ini dapat mencapai satu meter atau lebih dari satu meter. Jika dilihat secara sepintas, bentuk tanaman meniran […]

  • Pengertian Akar Serabut dan Akar Tunggang

    Pengertian Akar Serabut dan Akar Tunggang

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Pengertian akar serabut dan akar tunggang. Akar merupakan salah satu organ penting bagi kehidupan tumbuhan. Pada dasarnya, akar tumbuhan ini berada di bagian bawah sumbu tumbuhan dan berada di dalam tanah. Tetapi, ternyata ada juga akar tumbuhan yang berada di atas permukaan tanah, seperti pohon beringin yang memiliki akar gantung yang bertumbuh di atas permukaan […]

  • Industri Hijau: Kunci Menghadapi Tantangan Global dan Masa Depan Berkelanjutan

    Industri Hijau: Kunci Menghadapi Tantangan Global dan Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    wartanionline.com – Industri hijau menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks, seperti perubahan iklim, krisis energi, dan polusi lingkungan. Konsep ini menekankan pada penggunaan sumber daya alam secara efisien dan ramah lingkungan, serta meminimalkan dampak negatif dari kegiatan industri terhadap ekosistem. Implementasi industri hijau dapat menjadi solusi jangka panjang […]

expand_less