Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Mentan SYL Dorong Penyuluh dan Petani Berkolaborasi Dengan APIK

Mentan SYL Dorong Penyuluh dan Petani Berkolaborasi Dengan APIK

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GOWA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus bertekad meningkatkan kualitas sdm pertanian guna mewujudkan pembangunan pertanian dan kebutuhan pangan bagi 273 jiwa penduduk Indonesia. Diantaranya melalui peningkatan kapasitas dan kemampuan penyuluh pertanian karena penyuluh adalah garda terdepan pembangunan pertanian.
Pada saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Selasa (18/4/2023), Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa peran penyuluh sangat penting dalam menumbuhkan pertanian yang lebih kuat dan modern, karena penyuluh adalah ujung tombaknya pembangunan pertanian.
Gowa memiliki banyak lahan subur baik yang ada di dataran tinggi maupun dataran rendah, maka saya ingin Gowa lebih maju dari kabupaten lainya. Gowa harus menjadi contoh sentra produksi pertanian yang berkelanjutan, tegas Mentan Syahrul.
Guna mewujudkannya, Mentan Syahrul langsung mengajak penyuluh dan petani untuk menyatu dan berkolaborasi dengan semua pihak termasuk juga dengan pemerintah daerah dan pusat agar menguatkan apa yang menjadi tujuan bersama.
Mentan juga mendorong para penyuluh pertanian di Kabupaten Gowa untuk meningkatkan kualitasnya dalam menghadapi tantangan nasional maupun global. Salah satunya melakukan penanaman kelapa untuk 10 ribu hektar lahan di seluruh Gowa.
Kalian mau berapa? 10.000 bibit akan kami siapkan asal kita punya komitmen kuat untuk merawatnya sampai panen. Kalian bisa tanam kelapa, bisa tanam cabai, sayur dan juga perkebunan. Tiga bulan dari sekarang saya ingin lihat hasilnya”, ujarnya.
Mentan Syahrul menambahkan, orang Gowa memiliki tekad dan semangat tinggi dalam mengelola sesuatu. Apalagi mengelola sektor pertanian yang menjadi warisan dari generasi ke generasi. Orang Gowa selalu memiliki filosofi pantang menyerah sebelum meraih kesuksesan.
“Saya ini orang Gowa, jadi saya tau kalau orang Gowa itu pantang menyerah. Punya tekad dan semangat tinggi. Karena itu mari kita bangun bersama sektor pertanian Indonesa agar lebih maju, mandiri dan modern”, tegasnya.
Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan terimakasih atas perhatian besar jajaran Kementan terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu para penyuluh dan petani dalam meningkatkan produksi.
Adnan menambahkan bahwa Kabupaten Gowa merupakan wilayah nomor dua dalam pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Salah satunya ditopang sektor pertanian yang selama ini tumbuh meyakinkan baik dimasa pandemi maupun krisis global.
Kabupaten Gowa bisa nomor dua, karena selama ini ditopang oleh sektor pertanian. Karena itu peran penyuluh sangat penting dalam memajukan pertanian di wilayah Gowa, ujar Adnan.
Adnan juga meminta agar penyuluh yang masih berstatus tenaga harian lepas untuk bersiap melakukan persaingan kerja dalam mendapatkan status ASN. Apalagi penyuluh memiliki kemampuan lebih karena setiap hari selalu bersentuhan dengan petani.
“Kita harus siap dengan persaingan. Siap dengan ilmu dan metode yang baru. Nah persoalan pertanian dan juga persoalan daerah dan bangsa ini kedepannya adalah persaingan inovasi. Tapi jangan kita hanya terpaku karena kita harus bergerak terus,” tegasnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menambahkan kunci keberhasilan pembangunan pertanian adalah peningkatan produktivitas.
Peningkatan produktivitas ada di tangan petani dan penyuluh. Karena itu kami siap untuk genjot produktivitas dengan mensupport program-program pertanian, ujar Kabadan Dedi.
Kabadan menambahkan bahwa tugasnya penyuluh harus mampu menjadi fasilitator yang baik agar petani mampu meningkatkan usahataninya. Penyuluh harus mendorong mengakses sarana pertanian, mengakses pupuk, mengakses benih, mengakses internet dan lain-lainnya.
Penyuluh adalah seorang komunikator dan menjadi penyuluh adalah tugas mulia karena ujung tombaknya pembangunan pertanian dan peningkatan pertanian kuncinya ada di pundak para penyuluh.
“Penyuluh dan petani itu harus berkolaborasi dengan semua pihak termasuk stakeholder pertanian untuk mewujudkan pembangunan pertanian yang modern. Sebab penyuluh adalah garda terdepan sekaligus otaknya petani yang memegang manajemen pertanian dari hulu ke hilir, imbuhnya. (ZM/NF)

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemanfaatan Tanaman Sukulen untuk Vertical Garden

    Pemanfaatan Tanaman Sukulen untuk Vertical Garden

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Vertical garden atau taman vertikal merupakan salah satu solusi kreatif dalam penghijauan ruang terbatas, terutama di perkotaan. Tanaman sukulen, dengan kemampuan adaptasinya yang luar biasa, menjadi pilihan ideal untuk tren ini. Artikel ini akan membahas tentang pemanfaatan tanaman sukulen untuk vertical garden. Tanaman sukulen dikenal dengan kemampuannya menyimpan air di daun, batang, atau akarnya, yang […]

  • 5 Kesalahan Merawat Monstera Deliciosa atau Janda Bolong yang Harus Dihindari

    5 Kesalahan Merawat Monstera Deliciosa atau Janda Bolong yang Harus Dihindari

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Janda bolong (Monstera deliciosa) merupakan tanaman hias yang populer dengan daunnya yang berlubang besar dan unik. Karena keunikannya itulah yang menarik peminat penggiat tanaman hias. Meskipun indah, tanaman ini dapat menjadi rumit untuk dirawat. Namun tetap saja masih banyak peminat untuk merawat tanaman hias yang hits ini. Berikut adalah 5 kesalahan dalam merawat janda bolong […]

  • Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.300 per Kg di Pasar Nasional

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.300 per Kg, Telur Ayam Rp28.550

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran mencapai Rp96.300 per kilogram pada awal Oktober 2026.

  • Kementan Jadikan Polbangtan Sebagai Pusat Pengembangan Agrisociopreneur Pertanian

    Kementan Jadikan Polbangtan Sebagai Pusat Pengembangan Agrisociopreneur Pertanian

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    GOWA – Dalam upaya mendorong alumninya untuk menciptakan lapangan kerja dibidang pertanian (job creator) Polbangtan Gowa melalui program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) Kementerian Pertanian (Kementan), menggelar sosialisasi program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP). PWMP merupakan program Kementerian Pertanian yang dirancang mendorong penumbuhan generasi muda berwirausaha di bidang pertanian. Dalam upaya tersebut, program […]

  • AI

    AI untuk Prediksi Cuaca dan Kondisi Tanaman: Cerdas dan Efisien!

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Di era digital, kecerdasan buatan (AI) semakin memainkan peran penting dalam mendukung sektor pertanian, terutama dalam prediksi cuaca dan pemantauan kondisi tanaman. Teknologi ini membantu petani dan pengelola perkebunan membuat keputusan yang lebih baik dan tepat waktu, sehingga dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi kerugian, dan menjaga keberlanjutan produksi. 1. Prediksi Cuaca yang Akurat dan […]

  • Hadir di Jawa Tengah, Presiden Ajak Petani,Penyuluh dan Babinsa Tingkatkan Produktivitas

    Hadir di Jawa Tengah, Presiden Ajak Petani,Penyuluh dan Babinsa Tingkatkan Produktivitas

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    PEKALONGAN – Setelah melakukan Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani Wilayah Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Tengah, kini Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kegiatan serupa di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, Menko PMK, Menteri Pertanian,Panglima TNI, Anggota DPR RI, DPRD dan DPD, Plt Gubernur Jateng serta […]

expand_less