Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Pengaruh Negatif IPTEK dalam Bidang Pertanian, Ternyata Juga Miliki Dampak yang Positif

Pengaruh Negatif IPTEK dalam Bidang Pertanian, Ternyata Juga Miliki Dampak yang Positif

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengaruh negatif IPTEK dalam bidang pertanian.

Pengaruh negatif Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dalam bidang pertanian mencakup berkurangnya jumlah tenaga petani yang aktif bekerja.

IPTEK, yang merujuk pada ilmu pengetahuan dan teknologi, mempelajari perkembangan teknologi berdasarkan ilmu pengetahuan.

Dalam konteks global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan seiring dan membentuk kemajuan.

Kemajuan teknologi dalam pertanian sejauh ini telah memberikan kontribusi positif terhadap kehidupan manusia.

Namun, IPTEK juga dapat memberikan dampak negatif, salah satunya adalah penurunan jumlah tenaga petani yang berkecimpung dalam aktivitas pertanian.

Meskipun IPTEK bertujuan memenuhi kebutuhan manusia, perkembangannya di era modern telah menghasilkan berbagai teknologi canggih yang mendukung aktivitas pertanian.

Namun, perlu diakui bahwa dampak negatif juga turut muncul.

Salah satu dampak tersebut adalah berkurangnya jumlah petani yang secara aktif terlibat dalam pertanian.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah pengaruh negatif dan positif IPTEK dalam bidang pertanian.

Pengaruh Negatif IPTEK dalam Bidang Pertanian

Dampak negatif Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dalam bidang pertanian dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Jumlah Tenaga Petani Berkurang

Kemajuan IPTEK menyebabkan berkurangnya jumlah petani aktif karena teknologi yang semakin maju.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mentan Tertibkan Gula Rafinasi demi Lindungi Harga Petani Tebu Nasional

    Mentan Tertibkan Gula Rafinasi demi Lindungi Harga Petani Tebu Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan penertiban gula rafinasi menjadi langkah krusial untuk melindungi petani tebu dari kerugian akibat rembesan gula impor di pasar konsumsi.

  • Pala dan Kopi

    Kementan Dorong Komoditas Pala dan Kopi jadi Patriot Ekspor

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    JAKARTA – Program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) menjadi program andalan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendorong roda perekonomian. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) berharap program ini mendorong pengusaha dan eksportir melipatgandakan lalu lintas ekspor pertanian menjadi tiga kali lipat sehingga produksi dapat mencapai tujuh persen per tahun. Mentan Syahrul kembali menegaskan jika pihaknya […]

  • ToF CSA Kementan Meningkatkan Pengetahuan Petani NTT Hadapi Perubahan Iklim

    ToF CSA Kementan Meningkatkan Pengetahuan Petani NTT Hadapi Perubahan Iklim

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Nusa Tenggara Timur – Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) adalah salah satu upaya yang tengah dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menggenjot produktivitas dalam menghadapi perubahan iklim menuju pertanian yang ramah lingkungan. Climate Smart Agriculture (CSA) adalah paket teknologi ramah lingkungan yang diinisiasi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui program […]

  • Buah Naga Kuning

    Budidaya Buah Naga Kuning : Potensi Besar di Balik Tantangan

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Buah naga biasanya identik dengan kulit merah cerah. Namun, di Kuningan, Jawa Barat, sekelompok petani telah berhasil membudidayakan varietas buah naga kuning, Golden Isis, yang kini menjadi primadona baru di pasar buah premium. Teknik Budidaya Modern dengan Lampu UV Di Desa Sangkanhurip, Kuningan, Agrowisata Sangkanika menjadi pusat pengembangan buah naga kuning. Pepen Supendi […]

  • Tempat Pemasangan Kaca Film Terdekat Berkualitas: Solusi Modern untuk Privasi dan Estetika Ruangan Anda

    Tempat Pemasangan Kaca Film Terdekat Berkualitas: Solusi Modern untuk Privasi dan Estetika Ruangan Anda

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Ketika Anda membutuhkan layanan profesional untuk pemasangan kaca film, memilih tempat pemasangan kaca film terdekat menjadi langkah terbaik agar hasil yang Anda dapatkan sesuai standar. Banyak pemilik rumah, pemilik gedung, hingga pelaku bisnis kini menyadari bahwa kaca film adalah elemen penting yang bukan hanya menambah estetika, tetapi juga berfungsi meningkatkan kenyamanan serta keamanan. Dengan hadirnya […]

  • Ini Kata Kementan, Saat Beri Dorongan Pada Mahasiswa Baru Polbangtan Di Manokwari

    Ini Kata Kementan, Saat Beri Dorongan Pada Mahasiswa Baru Polbangtan Di Manokwari

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    MANOKWARI – Petani milenial menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pertanian (Kementan). Program yang digagas sejak tahun 2019 di peruntukkan untuk anak bangsa agar terjun bersama membangun negeri melalui sektor pertanian. Hari ini, di hadapan Kepala Pusat Pendidikan (Pusdiktan), mahasiswa baru Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari komitmen menjadi petani Millenial yang akan mempelopori sektor pertanian […]

expand_less