Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Penyebab Daun Monstera Keriting dan Cara Mengatasinya

Penyebab Daun Monstera Keriting dan Cara Mengatasinya

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Tanaman hias tropis seperti monstera telah menjadi pilihan populer untuk mempercantik ruangan. Namun, perawatannya membutuhkan perhatian khusus, terutama jika daunnya mulai menunjukkan tanda-tanda keriting. Masalah ini biasanya menandakan tanaman sedang mengalami stres dan memerlukan penanganan. Berikut beberapa penyebab utama daun monstera keriting dan cara mengatasinya:

1. Masalah Penyiraman

Penyiraman yang tidak tepat, baik berlebihan maupun kurang, dapat menyebabkan daun monstera keriting.

  • Tanda: Tanah terlalu basah dapat memicu pembusukan akar, sementara tanah kering menghambat penyerapan air.
  • Solusi:
    • Periksa kelembapan tanah dengan jari. Jika terasa basah, biarkan tanah kering sebelum menyiram lagi.
    • Jika tanah kering, siram tanaman hingga air mengalir keluar dari lubang pot.
    • Hindari penyiraman berdasarkan jadwal tetap; selalu cek kondisi tanah terlebih dahulu.

2. Kurangnya Kelembapan

Monstera, sebagai tanaman tropis, membutuhkan kelembapan tinggi. Udara kering sering menjadi penyebab daunnya keriting meskipun penyiraman sudah cukup.

  • Tanda: Daun tetap keriting meski tanah lembap.
  • Solusi:
    • Gunakan pelembap udara di dekat tanaman.
    • Kelompokkan monstera dengan tanaman lain untuk menciptakan iklim mikro yang lebih lembap.
    • Hindari menyemprotkan air ke daun, karena cara ini tidak efektif meningkatkan kelembapan.

3. Masalah Media Tanam

Media tanam yang tidak sesuai, seperti tanah yang terlalu padat atau kurang drainase, dapat menghambat penyerapan air dan nutrisi.

  • Tanda: Tanah tampak padat atau jarang dilakukan pemupukan.
  • Solusi:
    • Gunakan campuran tanah yang ideal, seperti campuran gambut, perlit, dan kulit kayu.
    • Beri pupuk seimbang setiap beberapa minggu selama musim tanam untuk mendorong pertumbuhan.

4. Paparan Sinar Matahari Berlebih

Monstera menyukai cahaya terang tetapi tidak langsung. Terlalu banyak sinar matahari langsung dapat membakar daun, menyebabkan keriting.

  • Tanda: Daun tampak terbakar atau keriting di sisi yang terkena cahaya langsung.
  • Solusi:
    • Pindahkan monstera ke tempat dengan cahaya tidak langsung.
    • Gunakan tirai tipis untuk menyaring sinar matahari jika perlu.

5. Serangan Hama

Hama seperti tungau laba-laba, kutu daun, atau thrips bisa menyebabkan daun monstera keriting.

  • Tanda: Muncul bintik cokelat, jaring halus, atau getah lengket di daun.
  • Solusi:
    • Periksa daun secara rutin, termasuk bagian bawahnya.
    • Bersihkan daun dengan air hangat atau kapas yang dibasahi alkohol untuk menghilangkan hama.
    • Gunakan sabun insektisida atau minyak hortikultura bila diperlukan.
  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bebek petelur

    Pakan Bebek Petelur: Cara Hemat dan Alami untuk Maksimalkan Produksi Telur

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Telur bebek terkenal dengan ukurannya yang lebih besar dibandingkan telur ayam dan cita rasa yang khas. Tidak hanya itu, telur bebek juga sering diolah menjadi telur asin yang banyak diminati, menjadikannya sebagai produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan telur ayam biasa. Hal ini mendorong banyak orang untuk memulai usaha ternak bebek […]

  • Beternak burung puyuh

    Potensi Menguntungkan dari Beternak Burung Puyuh

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Beternak burung puyuh merupakan usaha yang memiliki potensi menguntungkan, terutama karena tingginya permintaan terhadap telur dan dagingnya. Burung puyuh (Coturnix coturnix) dikenal sebagai unggas yang mudah dipelihara, cepat berkembang biak, dan memiliki masa produksi telur yang singkat, menjadikannya pilihan menarik bagi peternak. 1. Biaya Pemeliharaan yang Rendah Salah satu keuntungan beternak burung puyuh […]

  • Tanaman Serealia yang Cocok Ditanam di Indonesia

    Jenis Tanaman Serealia yang Cocok di Indonesia: Jangan Sampai Kehilangan Peluang Menjadi Petani Sukses!

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tanaman serealia adalah jenis tanaman yang termasuk ke dalam keluarga Gramineae atau Poaceae yang biasanya ditanam untuk diambil biji-bijian atau butiran yang dijadikan sebagai sumber pangan manusia atau pakan ternak. Beberapa contoh tanaman serealia yang umumnya dibudidayakan di seluruh dunia antara lain padi, jagung, gandum, sorgum, dan millet. Tanaman jenis ini sangat penting karena menyediakan […]

  • Menyiram Tanaman Sayuran, Inilah Waktu Penyiraman yang Tepat

    Mengoptimalkan Waktu Menyiram Tanaman Sayuran yang Tepat untuk Hasil Terbaik

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Menyiram tanaman sayuran adalah salah satu tugas penting dalam menjaga keberhasilan panen yang sehat dan produktif. Namun, ketika cuaca menjadi panas, pemilihan waktu yang tepat untuk menyiram tanaman menjadi sangat penting. Mungkin Anda pernah mendengar bahwa menyiram tanaman di pagi atau sore hari adalah waktu terbaik. Ternyata, dikutip dari House Digest, penyiraman di pagi hari […]

  • Kementan

    Dukung Swasembada Pangan, Polbangtan Kementan Lakukan Uji Coba Budidaya Padi Rakit Apung

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Swasembada pangan adalah langkah strategis Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memastikan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan rakyat. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman saat ini sedang fokus pada peningkatan produksi pangan, khususnya komoditas padi, guna mempercepat capaian swasembada yang menjadi prioritas nasional tersebut. Peningkatan produksi padi, kata Mentan diharapkan dapat menjawab tantangan meningkatnya kebutuhan […]

  • Dosen FHIL UHO dan Dosen Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia Gelar Pelatihan kepada Masyarakat Petani Hutan Kemasyarakatan Program Perhutanan Sosial di Kec. Tongauna Utara, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara, Indonesia

    Dosen FHIL UHO dan Dosen Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia Gelar Pelatihan kepada Masyarakat Petani Hutan Kemasyarakatan Program Perhutanan Sosial di Kec. Tongauna Utara, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara, Indonesia

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Kendari 2025 – Dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi kayu sengon dan jabon serta keberlanjutan lingkungan, dosen dari Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) Universitas Halu Oleo (UHO) bekerja sama dengan dosen Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia menggelar pelatihan kepada anggota kelompok tani hutan KTH Wawonggota dan KTH Lalondoumo KUPS Agroforestri tentang budidaya kayu sengon dan […]

expand_less