Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peternakan » Cetak Agen Perubahan, Polbangtan Kementan Bekali Mahasiswa Kiat Pengembangan Sapi Perah di Daerah Tropis

Cetak Agen Perubahan, Polbangtan Kementan Bekali Mahasiswa Kiat Pengembangan Sapi Perah di Daerah Tropis

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Bone – Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa antusias mengikuti kuliah umum bertema “Tantangan Pengembangan Sapi Perah di Daerah Tropis” yang digelar di Aula Kampus 2 Polbangtan Gowa, Kabupaten Bone, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan motivasi generasi muda agar menjadi agen perubahan yang kreatif, inovatif, dan kompetitif dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan peternakan.

Kuliah umum dihadiri oleh Plt Direktur Polbangtan Gowa Sartika Juwita, Tenaga Ahli Kementerian Pertanian Ali Agus, Kepala Balai Besar Veteriner Maros Agustia, Kabag Umum Polbangtan Gowa Tanti Sulistyoningsih, jajaran dosen dan ketua program studi, serta sekitar 200 mahasiswa tingkat I dan II dari program studi pertanian dan peternakan.

Dalam sambutannya, Sartika Juwita menyampaikan bahwa kuliah umum merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai upaya memperkaya wawasan mahasiswa melalui berbagai perspektif dan pengalaman para pakar.

“Kami menghadirkan narasumber yang kompeten agar wawasan dan pengetahuan mahasiswa terus berkembang sesuai kebutuhan dunia kerja. Sebagai pendidikan vokasi di bawah Kementerian Pertanian, Polbangtan Gowa berkomitmen mencetak lulusan yang siap bekerja sekaligus mampu menciptakan lapangan kerja di sektor pertanian dan peternakan,” ujarnya.

Polbangtan Kementan Bekali Mahasiswa Kiat Pengembangan Sapi Perah. (sumber Humas Polbangtan Gowa)

Pada kesempatan tersebut, Ali Agus menjelaskan berbagai tantangan dan peluang pengembangan sapi perah di wilayah tropis. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung pembangunan peternakan nasional.

“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, kalian harus memiliki visi dan peta jalan yang jelas. Ke depan, Kementerian Pertanian akan mengembangkan program Integrated Tropical Dairy Industry yang mengintegrasikan seluruh rantai usaha, mulai dari penyediaan bibit, pakan, produksi susu, pengolahan hingga pemasaran,” jelasnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa subsektor peternakan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Generasi muda vokasi pertanian dan peternakan harus menjadi pelopor inovasi dengan memanfaatkan teknologi modern serta membangun usaha yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Masa depan peternakan Indonesia berada di tangan SDM muda yang memiliki karakter kuat dan semangat belajar tinggi,” kata Amran.

Senada dengan itu, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa kuliah umum menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus menumbuhkan semangat berinovasi.

“Mahasiswa merupakan aset penting pembangunan pertanian dan peternakan Indonesia. Kami berharap lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, serta mampu mengembangkan usaha peternakan berbasis teknologi dan menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan ketahanan pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Muhammad Amin mendorong mahasiswa memanfaatkan setiap kesempatan belajar dari para pakar dan praktisi untuk meningkatkan kompetensi.

“Sektor peternakan memiliki prospek yang sangat besar. Karena itu dibutuhkan SDM yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu berinovasi untuk meningkatkan daya saing peternakan Indonesia,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Polbangtan Gowa berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi dalam pengembangan usaha sapi perah di daerah tropis guna mendukung terwujudnya peternakan Indonesia yang modern, produktif, dan berdaya saing.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahan Pertanian

    Kebijakan Ekstensifikasi Lahan Pertanian Picu Seretnya Produksi Beras di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Indonesia menghadapi tantangan serius dalam produksi beras, salah satu komoditas pangan terpenting bagi masyarakatnya. Penyebab utama di balik penurunan produksi beras belakangan ini adalah kebijakan pemerintah yang terlalu fokus pada program ekstensifikasi lahan pertanian, termasuk pengembangan lumbung pangan atau food estate. Pandangan ini diungkapkan oleh Chendy Tafakresnanto, peneliti dari Pusat Riset Tanaman Pangan Badan Riset […]

  • Memelihara kucing

    5 Tanaman Penghilang Bau Kotoran Kucing di Rumah

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Memelihara kucing di rumah memang menyenangkan, namun bau kotorannya bisa menjadi tantangan tersendiri. Tanpa menggunakan bahan kimia, Anda dapat memanfaatkan tanaman alami yang ramah lingkungan untuk membantu menyegarkan udara. Berikut adalah beberapa tanaman yang efektif dalam menghilangkan bau kotoran kucing. Mengapa Menggunakan Tanaman? Tanaman adalah solusi alami untuk mengatasi bau tidak sedap di […]

  • Budidaya Cabai

    Menjadi Petani Milenial: Peluang Besar di Tengah Krisis Regenerasi Petani

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Jumlah petani muda di Indonesia semakin hari semakin mengkhawatirkan. Data dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mencatat bahwa petani berusia 20-39 tahun hanya berjumlah 2,7 juta orang, atau sekitar 8 persen dari total petani Indonesia yang mencapai 33,4 juta orang. Padahal, sektor pertanian memiliki omzet yang cukup tinggi. Misalnya, […]

  • Jambore Makmur

    Jambore Makmur, Kolaborasi Majukan Sektor Pertanian

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    PURWAKARTA – Dalam rangka mempertemukan berbagai stakeholder pertanian dari berbagai wilayah dan membuka peluang bisnis/kolaborasi, PT Pupuk Indonesia mengadakan Jambore Makmur dengan jumlah peserta sebanyak 1.100 orang yang terdiri dari petani, offtaker, Lembaga Pembiayaan, Asuransi Pertanian, Mahasiswa Pendamping dan Dinas Pertanian terkait. Pupuk Indonesia merupakan produsen pupuk terbesar di Asia Tenggara yang menginisiasi Program Makmur […]

  • Cara Menanam Jahe di Pot untuk Pemula

    Cara Menanam Jahe di Pot untuk Pemula

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Cara menanam jahe di pot cocok untuk pemula. Jahe ini menjadi salah satu tanaman yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, mulai dari sebagai bahan minuman, bumbu masak hingga obat-obatan tradisional. Jahe merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang paling populer hingga saat ini, bahkan sudah dari ribuan tahun yang lalu. Rimpang jahe ini dikethui memiliki […]

  • Aeroponik Vertikal, Teknologi Pertanian Masa Depan yang Hemat Lahan dan Air

    Hemat Ruang, 5 Tanaman Ini Berhasil Tumbuh dengan Metode Aeroponik

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Cara menanam tanaman terus berkembang, salah satu metode inovatif yang semakin populer adalah metode aeroponik. Aeroponik melibatkan penanaman tanaman di udara tanpa menggunakan tanah, dengan menyemprotkan nutrisi langsung ke akar tanaman. Keuntungan utama dari aeroponik ini adalah efisiensi dalam pemberian nutrisi dan pertumbuhan tanaman yang lebih cepat. Tanaman yang Cocok Ditanam dengan Metode Aeroponik Meskipun […]

expand_less