Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Mentan Amran Gelontorkan Bantuan Rp1,3 Triliun untuk Papua Selatan, Perkuat Lumbung Pangan Indonesia Timur

Mentan Amran Gelontorkan Bantuan Rp1,3 Triliun untuk Papua Selatan, Perkuat Lumbung Pangan Indonesia Timur

  • account_circle redaksi
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Merauke – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan sebagai langkah strategis memperkuat kawasan tersebut sebagai lumbung pangan di Indonesia timur. Bantuan ini menjadi bagian dari percepatan modernisasi pertanian yang telah terbukti meningkatkan luas tanam, indeks pertanaman, produktivitas, produksi, hingga pendapatan petani melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimalisasi Lahan (Oplah).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Mentan Amran saat menghadiri Gerakan Tanam di lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Sabtu (4/7/2026).

“Total bantuan untuk Papua Selatan tahun 2026 mencapai Rp1,33 triliun. Semua bantuan ini untuk masyarakat, untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani,” kata Mentan Amran.

Mentan Amran Menyerahan Bantuan DiPapua Selatan (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Melalui anggaran tersebut, Kementerian Pertanian mengalokasikan berbagai bantuan strategis yang mencakup pembangunan lahan dan irigasi pertanian, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih, pupuk, pestisida, pengembangan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, serta dukungan modernisasi pertanian. Seluruh bantuan tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong kesejahteraan petani di Papua Selatan.

Mentan Amran mengatakan, pembangunan pertanian di Papua Selatan tidak hanya berfokus pada peningkatan luas tanam, tetapi juga transformasi menuju pertanian modern yang lebih produktif, efisien, dan berdaya saing.

Ia mengaku bangga melihat transformasi pertanian di Merauke yang kini telah memanfaatkan teknologi modern dan dioperasikan langsung oleh generasi muda Papua. Menurutnya, penggunaan drone pertanian, rice transplanter, combine harvester, hingga mekanisasi budidaya lainnya menunjukkan bahwa pertanian Merauke telah berkembang sejajar dengan negara-negara maju.

“Kami bangga karena operatornya adalah putra daerah dari Semangga dan Kurik. Inilah yang kita inginkan, transfer teknologi kepada putra-putri terbaik Papua. Teknologi yang digunakan di Merauke saat ini sejajar dengan yang digunakan di Jepang, Amerika, dan negara maju lainnya,” ujarnya.

Menurut Mentan Amran, penerapan teknologi modern juga berhasil meningkatkan indeks pertanaman (IP) di Merauke menjadi sekitar dua kali tanam dalam setahun, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang masih berada pada kisaran 1,6 hingga 1,7 kali tanam.

“Di Merauke IP sudah mencapai 2. Artinya, petani bisa menanam dua kali dalam setahun. Produktivitas juga meningkat. Dulu hasil panen sekitar tiga ton per hektare, sekarang sudah ada yang mencapai empat, lima, enam bahkan tujuh ton per hektare,” jelasnya.

Peningkatan produktivitas tersebut, lanjut Mentan Amran, berdampak langsung terhadap kenaikan pendapatan petani. Berdasarkan laporan pemerintah daerah, pendapatan petani di sejumlah wilayah bahkan meningkat hingga sekitar 300 persen.

“Ini luar biasa untuk masyarakat kita. Semua peralatan yang diberikan pemerintah adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” tegasnya.

Mentan Amran menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian di Papua Selatan merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, hingga para petani.

“Kita ini kolaborasi, kita saling membesarkan. Tidak ada orang berhasil karena saling menjatuhkan. Orang berhasil adalah mereka yang mau bergandengan tangan dan tumbuh bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengapresiasi perhatian besar pemerintah pusat terhadap pengembangan pertanian di wilayah tersebut. Berdasarkan data pemerintah daerah, dari sekitar 84 ribu hektare program Cetak Sawah Rakyat di Tanah Papua, sebanyak 48 ribu hektare berada di Kabupaten Merauke. Sementara itu, dari total 54 ribu hektare program Optimalisasi Lahan di Tanah Papua, sekitar 53 ribu hektare berada di Kabupaten Merauke.

Pemerintah Kabupaten Merauke juga mencatat bahwa program Cetak Sawah Rakyat dan Optimalisasi Lahan telah mendorong peningkatan luas tanam, produktivitas, serta produksi pangan secara signifikan. Dengan potensi lahan pertanian mencapai sekitar 1,2 juta hektare, Merauke diproyeksikan menjadi salah satu pusat produksi pangan nasional sekaligus menjadi motor penguatan Papua Selatan sebagai lumbung pangan di Indonesia timur.

Ke depan, Kementerian Pertanian akan terus memperkuat pendampingan, memperluas penerapan mekanisasi dan teknologi pertanian, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal agar transformasi pertanian di Papua Selatan berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggur Laut

    Anggur Laut Bukan Buah: Kenali Rasa, Manfaat, dan Potensinya!

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Saat mendengar kata “anggur,” kebanyakan orang langsung membayangkan buah manis berwarna ungu atau hijau dengan rasa asam menyegarkan. Namun, anggur laut menyajikan pengalaman rasa yang sepenuhnya berbeda! Berbeda dari buah anggur, anggur laut justru menawarkan rasa asin khas laut yang gurih dan sedikit pedas seperti lada. Teksturnya yang renyah dan bentuknya yang unik […]

  • Tanaman hias

    Hindari Menempatkan Tanaman Hias di Lokasi Berikut Agar Tetap Subur

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Tanaman hias merupakan elemen dekorasi yang mampu mempercantik ruangan sekaligus memberikan manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kualitas udara. Namun, menempatkan tanaman di lokasi yang tidak tepat dapat mengganggu pertumbuhannya dan bahkan merusak barang-barang di rumah. Melansir dari Bob Vila, berikut adalah beberapa tempat yang sebaiknya dihindari untuk meletakkan tanaman hias di dalam rumah: 1. […]

  • Pemuda

    Di Bintang Farm Gowa, Kementan Magangkan Sejumlah Pemuda Pedesaan Untuk Mendorong Jiwa Wirausaha Inovatif

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    GOWA – Kementerian Pertanian melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Services (YESS) telah mengembangkan program kewirausahaan dan ketenagakerjaan pemuda di bidang Pertanian melalui magang bersertifikat. Program tersebut memberikan kesempatan para pemuda di pedesaan yang menjadi penerima manfaat program YESS untuk menyalurkan potensi dan menggali pengalaman praktik secara langsung di dunia usaha dan industri pertanian. Sesuai […]

  • Tumbuhan Dikotil

    Mengenal Tumbuhan Dikotil, Ciri-Ciri, Struktur dan Contohnya

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tumbuhan dikotil merupakan tumbuhan berbunga yang memiliki biji berkeping dua. Pada tumbuhan dikotil ini bijinya dilindungi oleh daun buah atau sering disebut dengan karpel. Tumbuhan yang tergolong dikotil ini mempunyai sepasang daun lembaga atau kotiledon. Daun lembaga ini telah terbentuk sejak tahap biji. Maka dari itu, sebagian besar anggotanya ini mempunyai biji-bijian yang akan mudah […]

  • Tips panduan praktis ini, kamu bisa memiliki kebun jambu air yang sukses di rumah, ini cara mudah menanam jambu air.

    Tips Menanam Jambu Air di Rumah, Ikuti Panduan Praktis Ini untuk Hasil yang Maksimal

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Menanam jambu air di rumah dapat menjadi kegiatan yang menarik dan bermanfaat. Selain memberikan kepuasan pribadi dalam berkebun, jambu air juga memiliki manfaat kesehatan karena kaya akan serat dan vitamin. Dalam panduan ini, kita akan membahas tips praktis untuk menanam jambu air di rumah. Tips Menanam Jambu Air di Rumah 1. Pemilihan Lokasi dan Tanah […]

  • Kementan Beri Edukasi Pengolahan Limbah Pertanian Jadi Pupuk Organik

    Kementan Beri Edukasi Pengolahan Limbah Pertanian Jadi Pupuk Organik

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – Gerakan Genta Organik merupakan gerakan untuk memaksimalkan penggunaan pestisida nabati, pembenah tanah, pupuk organik dengan pemupukan berimbang. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap melalui Genta Organik kebutuhan pangan tetap terjaga dan berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, penghasil devisa negara, sumber pendapatan utama rumah tangga petani dan penyedia lapangan kerja. “Gerakan ini tidak […]

expand_less