Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Membanggakan! 25 Alumni Polbangtan Kementan Resmi Berkarier di Jepang

Membanggakan! 25 Alumni Polbangtan Kementan Resmi Berkarier di Jepang

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Sebanyak 25 alumni institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Pertanian Republik Indonesia resmi bekerja di Jepang melalui program Specified Skilled Worker (SSW) pada sektor pertanian modern.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan keberangkatan kelompok terakhir alumni pada 14 Juni 2026. Dua alumni yang menutup gelombang keberangkatan tahun ini adalah Aditya Tri Putra Ardana dari Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (PPKH) serta Adri Pebriansyah dari Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB). Keduanya ditempatkan di Prefektur Hokkaido dan akan bekerja pada sektor pertanian modern, mulai dari budidaya tanaman, penanganan benih, hingga distribusi hasil panen seperti kedelai, kentang, dan brokoli.

Capaian ini menjadi bukti nyata meningkatnya daya saing lulusan Polbangtan Gowa di pasar kerja global. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah alumni yang berhasil bekerja di Jepang menunjukkan tren positif, mulai dari tiga orang pada tahun 2022, tujuh orang pada tahun 2023, sepuluh orang pada tahun 2024, hingga lima orang pada tahun 2026.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para alumni yang mampu bersaing di dunia kerja internasional. Menurutnya, para alumni tidak hanya menjadi tenaga profesional, tetapi juga duta pertanian Indonesia di tingkat global.

Alumni Polbangtan Kementan Berkarier di Jepang. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Kami berharap para alumni tidak hanya menjadi pekerja profesional di Jepang, tetapi juga menjadi duta pertanian Indonesia yang membawa nama baik bangsa. Pengalaman, teknologi, dan budaya kerja yang mereka peroleh di negara maju seperti Jepang diharapkan dapat menjadi bekal berharga untuk memperkuat pembangunan pertanian nasional ketika kembali ke tanah air,” ujar Amran.

Ia menegaskan, Kementerian Pertanian akan terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia pertanian melalui pendidikan vokasi, pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta perluasan kerja sama internasional.

“Kami ingin semakin banyak generasi muda pertanian yang mampu menembus pasar kerja global dan menjadi motor penggerak modernisasi pertanian Indonesia,” tegasnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyatakan bahwa keberhasilan penempatan alumni di Jepang menunjukkan transformasi sektor pertanian yang semakin modern dan menjanjikan.

“Pertanian saat ini bukan lagi dipandang sebagai sektor tradisional, tetapi telah berkembang menjadi bidang yang memiliki peluang karier global. Kami ingin menunjukkan kepada generasi muda bahwa pertanian modern membuka akses kerja yang luas, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Santi.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi pertanian melalui penguatan pembelajaran, penguasaan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, dan perluasan kemitraan internasional.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas pembelajaran, penguasaan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, dan kerja sama internasional agar semakin banyak lulusan Polbangtan yang mampu menembus pasar kerja global,” ujar Amin.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, Kamis (2/7/2026) menyampaikan capaian tersebut merupakan bukti nyata kualitas pendidikan vokasi pertanian Indonesia yang mampu menghasilkan lulusan berstandar global.

“Keberhasilan alumni Polbangtan Gowa yang bekerja di Jepang membuktikan bahwa lulusan pendidikan vokasi pertanian Indonesia memiliki kompetensi, keterampilan, dan daya saing internasional. Mereka mampu beradaptasi dengan budaya kerja yang disiplin dan berbasis teknologi, sekaligus berkontribusi pada sistem pertanian modern di Jepang,” ungkap Sartika.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan para alumni merupakan refleksi dari kualitas pembelajaran vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri pertanian global.

“Kami bangga atas capaian para alumni Polbangtan Gowa yang berhasil memperoleh kesempatan bekerja di Jepang pada sektor pertanian. Keberhasilan ini membuktikan bahwa kompetensi yang dibangun selama proses pendidikan mampu menjawab kebutuhan industri pertanian global. Semoga pengalaman yang diperoleh di Jepang menjadi bekal berharga untuk mengembangkan pertanian Indonesia yang lebih maju, modern, dan berdaya saing,” tambahnya.

Menariknya, sebagian alumni angkatan 2026 berhasil menempuh jalur mandiri untuk memenuhi persyaratan kerja di Jepang. Empat alumni, yakni Aditya Tri Putra Ardana, Salsabila Taufiq, Adri Pebriansyah, dan Muhammad Fiqri, berhasil lulus Japan Foundation Test (JFT) bidang pertanian melalui proses belajar mandiri dengan pendampingan dari Yawata Edukasi Center. Setelah dinyatakan lulus, proses penempatan dan pemberangkatan difasilitasi oleh Persol.

Selain itu, alumni atas nama Waldi Tul Mahendra juga berhasil berangkat secara mandiri ke Jepang melalui kolaborasi Persol dan Yawata Edu Center.

Berdasarkan data per 16 Juni 2026, seluruh 25 alumni yang dinyatakan lulus program penempatan kerja telah berada di Jepang dan tersebar di berbagai prefektur strategis, seperti Hokkaido, Nagano, Shizuoka, Miyazaki, Yamagata, dan Aichi. Mereka bekerja pada berbagai subsektor pertanian modern, mulai dari peternakan sapi wagyu, produksi madu, hingga budidaya sayuran dan hortikultura bernilai tinggi.

Capaian ini semakin mengukuhkan Polbangtan Gowa sebagai institusi pendidikan vokasi yang berhasil mencetak sumber daya manusia pertanian modern, kompeten, dan berdaya saing global. Program penempatan kerja ke Jepang tidak hanya membuka peluang karier internasional bagi alumni, tetapi juga menjadi sarana transfer teknologi dan pengetahuan yang diharapkan mampu mendukung kemajuan pertanian Indonesia di masa depan.

Saat ini, Polbangtan Gowa bersama mitra strategis terus mempersiapkan keberangkatan alumni berikutnya yang sedang menunggu proses matching dengan kebutuhan tenaga kerja dari host farmer di Jepang. Keberhasilan 25 alumni ini diharapkan menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan global, dan berani mengambil peluang karier di tingkat internasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Campaign Organik Lebih Efektif untuk Membangun Awareness Brand di Era Media Sosial

    Mengapa Campaign Organik Lebih Efektif untuk Membangun Awareness Brand di Era Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Persaingan di media sosial semakin ketat. Tidak cukup hanya membuat konten yang menarik, sebuah brand juga perlu memastikan kontennya benar-benar dilihat, dibicarakan, dan mendapatkan interaksi yang relevan dari audiens. Salah satu strategi yang banyak digunakan saat ini adalah campaign organik berbasis creator. Berbeda dengan metode yang mengandalkan bot atau interaksi tidak alami, campaign organik […]

  • BPP

    Hadapi El Nino, Kementan Tingkatkan Fungsi dan Peran BPP

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertanian maju, mandiri, dan modern merupakan landasan penting yang mesti dipegang seluruh stakeholder pertanian. Salah satunya keberadaan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) yang merupakan institusi pertanian terdepan di kecamatan. Dalam pelaksanaannya, peran dan fungsi setiap BPP dibagi ke dalam wilayah-wilayah kerja penyuluh pertanian untuk menjaga ketersediaan pangan. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) […]

  • Mengapa Menjadi Petani Indonesia Tidak Menguntungkan? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Dibenahi

    Mengapa Menjadi Petani Indonesia Tidak Menguntungkan? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Dibenahi

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Petani merupakan salah satu  pekerjaan yang dapat menjadikan sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini berperan dalam menyediakan pangan bagi masyarakat, menyerap tenaga kerja, dan menggerakkan roda perekonomian pedesaan. Namun, belakangan ini, profesi petani di Indonesia semakin ditinggalkan, terutama oleh generasi muda. Salah satu penyebabnya adalah karena dianggap tidak menguntungkan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan […]

  • Kuliah Umum

    Kunjungi Polbangtan Gowa, Mentan Beri Kuliah Umum Sukses Jadi Pengusaha Tani

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle redaksi
    • 7Komentar

    GOWA – Ditengah-tengah kunjungan kerjanya di Sulawesi Selatan, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo berkesempatan hadir memberikan kuliah umum di Kampus Polbangtan Gowa pada Jum’at 31 Maret 2023. Di hadapan ratusan mahasiswa, Syahrul memberikan motivasi dan mengajak kaum milenial bersama-sama membangun pertanian. “Dreaming, believing and making it happen” Ujar Syahrul. Syahrul mengajak kepada para calon […]

  • Kebun Vertikal di Halaman Rumah

    Kebun Vertikal di Halaman Rumah: Solusi Ruang Hijau Minimalis

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Wartanionline.com – Kebun Vertikal di Halaman Rumah menjadi solusi inovatif untuk pecinta tanaman yang memiliki keterbatasan ruang. Di era modern ini, dimana lahan semakin terbatas, memanfaatkan setiap inci ruang yang ada menjadi sangat penting. Artikel ini akan menjelaskan bagaimana Anda dapat menggunakan dinding atau rak untuk menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman herbal di halaman […]

  • Request Temporary Accessibility Modifications for 30-Day Bali Villas

    Request Temporary Accessibility Modifications for 30-Day Bali Villas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Before planning any accessibility change verify the villa booking terms and the written rental agreement, especially if your stay involves a monthly villa rent for Bali trip. Ask the host or manager to confirm what is allowed in plain terms and request any special provisions in writing so expectations and potential charges are […]

expand_less