Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Mentan Amran Paparkan Strategi Swasembada Pangan di Indonesia Economic Outlook 2026

Mentan Amran Paparkan Strategi Swasembada Pangan di Indonesia Economic Outlook 2026

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memaparkan strategi swasembada pangan sebagai fondasi stabilitas ekonomi nasional di hadapan pelaku usaha dan ekonom dalam Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2), di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta.

Menurut Mentan Amran, terdapat dua langkah utama yang menjadi pilar percepatan swasembada pangan, yaitu deregulasi dan transformasi pertanian dari tradisional menuju modern.

“Langkah kami ada dua untuk mencapai swasembada, yaitu deregulasi dan transformasi pertanian dari tradisional ke modern,” tegasnya.

Dalam satu tahun terakhir, pemerintah menerbitkan 13 Peraturan Presiden di sektor pertanian, jumlah terbanyak sepanjang sejarah serta mencabut sekitar 500 regulasi internal yang dinilai menghambat percepatan program. Deregulasi ini memangkas rantai birokrasi, mempercepat distribusi sarana produksi, dan menurunkan biaya produksi petani.

Reformasi paling signifikan terjadi pada tata kelola pupuk. Jika sebelumnya distribusi pupuk melibatkan ratusan regulasi dan persetujuan berlapis lintas daerah, kini mekanisme dipangkas menjadi jalur langsung dari Kementan ke Pupuk Indonesia hingga ke petani. Dampaknya, biaya pupuk turun hingga 20 persen dan volume meningkat 700 ribu ton tanpa tambahan beban anggaran.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Sumber Humas Polbangatn Gowa)

“Dulu petani sudah mau tanam, pupuk belum tiba. Sekarang distribusi langsung, cepat, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Transformasi modernisasi pertanian juga mempercepat lompatan produktivitas. Mekanisasi memungkinkan efisiensi tenaga kerja hingga 90 persen, mempercepat panen, dan mendorong indeks pertanaman dari satu menjadi tiga kali tanam per tahun. Efisiensi tersebut menurunkan biaya produksi hingga 50 persen dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani.

Nilai Tukar Petani kini mencapai 125 — tertinggi sepanjang sejarah — diperkuat kebijakan Harga Pembelian Pemerintah gabah Rp6.500 per kilogram yang menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp132 triliun di tingkat petani.

Capaian ini, lanjut Mentan, tercermin pada stok pangan nasional yang berada pada posisi tertinggi sepanjang sejarah. Presiden Prabowo dalam forum yang sama menegaskan produksi beras 2025 mencapai 34,7 juta ton, naik 13 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan cadangan Bulog menembus 4,2 juta ton.

Program optimalisasi lahan rawa turut menjadi strategi ekspansi produksi jangka panjang. Pemerintah memulai revitalisasi 200 ribu hektare lahan di Kalimantan dengan sistem irigasi modern sebagai tahap awal pengembangan kawasan pangan baru.

Melalui kombinasi deregulasi, modernisasi, dan penguatan kebijakan harga petani, pemerintah menempatkan sektor pangan sebagai jangkar stabilitas ekonomi nasional sekaligus fondasi swasembada berkelanjutan.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbukti Efektif! Manfaat Luar Biasa Cangkang Telur untuk Panen Tomat Maksimal

    Terbukti Efektif! Manfaat Luar Biasa Cangkang Telur untuk Panen Tomat Maksimal

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin AZ
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Dalam budidaya tomat, pemilihan pupuk tidak hanya soal nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK). Tanaman tomat juga membutuhkan kalsium, magnesium, besi, sulfur, serta unsur mikro lainnya untuk tumbuh optimal dan menghasilkan buah berkualitas. Salah satu sumber kalsium alami yang mudah didapat adalah cangkang telur. Cangkang telur dikenal luas sebagai bahan pupuk organik rumahan, maupun […]

  • Berkebun Sayuran Organik

    Berkebun Sayuran Organik: Peluang Usaha Sehat dan Menguntungkan

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Berkebun sayuran organik semakin diminati di era modern ini, terutama dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat. Menariknya, kegiatan ini tidak memerlukan lahan yang luas karena bisa dilakukan dengan sistem hidroponik atau metode lain yang efisien. Selain menjadi solusi bagi keterbatasan lahan, menanam sayuran organik juga membuka peluang usaha pertanian yang menjanjikan. […]

  • Pengertian sistem pertanian organik (Foto: Canva - Quang Nguyen).

    Rahasia Sukses Pertanian! Apa Itu Sistem Pertanian Organik? Cari Tahu Jawabannya di Sini

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Sistem pertanian organik bisa jadikan tanah makin subur, ini keunggulan lainnya. Pertanian organik telah menjadi topik hangat di kalangan pecinta alam dan penyuka hidup sehat. Banyak yang penasaran, apa sebenarnya yang dimaksud dengan sistem pertanian organik dan mengapa semakin banyak orang beralih ke metode ini? Apa Itu Sistem Pertanian Organik? Sistem pertanian organik adalah pendekatan […]

  • Pangan

    Satukan Tekad Antisipasi El Nino, Penyuluh Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    PADANG – Ancaman El Nino serta krisis pangan global yang semakin terlihat, membuat Kementerian Pertanian mengajak para penyuluh untuk mempersiapkan diri dan melakukan langkah antisipasi. Hal itu disampaikan dalam Kongres ke VII Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani), di Hotel Bumi Minang, Padang, Sumatera Barat, Minggu (11/6/2023). Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah Mewujudkan Indonesia […]

  • Boleh Dicoba, Berikut 5 Tanaman yang Dianggap Dapat Membawa Rejeki

    Boleh Dicoba, Berikut 5 Tanaman yang Dianggap Dapat Membawa Rejeki

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Menurut kepercayaan feng shui dan budaya tradisional, beberapa tanaman dipercaya dapat membawa rejeki dan keberuntungan bagi pemiliknya. Tanaman tersebut dapat dijadikan dekorasi atau dapat dirawat agar tumbuh dengan baik. Namun banyak orang masih belum mengetahuinya. Berikut adalah 5 tanaman yang dianggap dapat membawa rejeki: 1. Jade Plant (Tanaman Giok) Tanaman giok dengan daunnya yang bulat […]

  • Smart Farming

    Apa Itu Smart Farming? Cek Faktanya Di Sini

    • calendar_month Minggu, 18 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Smart farming adalah konsep manajemen pertanian yang menggunakan teknologi modern. Teknologi ini dapat untuk meningkatkan kuantitas hingga kualitas produk pertanian. Smart farming ini berbasis teknologi yang dapat membantu petani untuk meningkatkan hasil panen secara kuantitas dan kualitas melalui teknologi pemindaian tanah, manajemen data, akses GPS hingga teknologi Internet of Things. Smart farming ini perlu dikembangkan […]

expand_less