Kejar Akreditasi Unggul, Prodi D3 Hortikultura Polbangtan Kementan Jalani Asesmen Lapangan
- account_circle Humas Polbangtan Gowa
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Polbangtan Kementan Jalani Asesmen Lapangan. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartanionline.com, GOWA – Komitmen menghadirkan pendidikan vokasi pertanian berkualitas terus diperkuat Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melalui pelaksanaan asesmen lapangan Program Studi Diploma III (D3) Budidaya Tanaman Hortikultura, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong tercapainya akreditasi unggul sekaligus memperkuat mutu kelembagaan pendidikan pertanian.
Asesmen lapangan dilakukan sebagai tahapan penting dalam proses akreditasi guna memverifikasi dan memvalidasi dokumen yang telah disampaikan program studi. Penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan, mulai dari tata kelola, proses pembelajaran, kompetensi sumber daya manusia, sarana prasarana, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga capaian lulusan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa akreditasi menjadi instrumen penting untuk memastikan kualitas pendidikan pertanian berjalan sesuai standar nasional maupun global. Hal tersebut diharapkan mampu mencetak tenaga profesional pertanian yang kompeten, inovatif, dan siap menjawab tantangan ketahanan pangan nasional.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyebut akreditasi tidak hanya sebatas pemenuhan administrasi, tetapi bagian dari transformasi pendidikan vokasi pertanian agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pertanian modern.

Polbangtan Kementan Jalani Asesmen Lapangan. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)
“BPPSDMP berkomitmen mendorong pendidikan vokasi pertanian agar semakin responsif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan sektor pertanian modern,” ujar Arsanti.
Plt Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, menyampaikan bahwa asesmen lapangan menjadi momentum penting dalam mengevaluasi sekaligus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan program studi.
“Proses asesmen ini bukan sekadar memenuhi tahapan akreditasi, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi institusi untuk melihat sejauh mana pelaksanaan tridharma perguruan tinggi telah berjalan optimal, khususnya pada Program Studi Budidaya Tanaman Hortikultura,” ujar Sartika.
Ia berharap asesmen tersebut dapat menghasilkan masukan dan rekomendasi konstruktif guna memperkuat tata kelola program studi dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Dalam asesmen tersebut, dua asesor, yakni Indah Prihartini dan Ugik Romadi, melakukan evaluasi komprehensif melalui verifikasi dokumen, wawancara dengan civitas akademika, alumni, dan mitra kerja, serta peninjauan langsung fasilitas pembelajaran.
Indah Prihartini menilai keberadaan Teaching Factory (TEFA) menjadi salah satu keunggulan Polbangtan Gowa yang memberikan nilai tambah dalam proses akreditasi.
“TEFA menjadi pembeda utama Polbangtan dibanding perguruan tinggi umum lainnya karena memperkuat praktik pembelajaran berbasis industri,” ungkapnya.
Sementara itu, Ugik Romadi menambahkan bahwa peninjauan laboratorium dan fasilitas pembelajaran menjadi bagian penting untuk memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi dan kondisi nyata di lapangan.
Melalui asesmen lapangan ini, Polbangtan Gowa optimistis mampu memperkuat kualitas pendidikan vokasi pertanian dan menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, serta berdaya saing tinggi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian Indonesia.
- Penulis: Humas Polbangtan Gowa
- Editor: admin





Saat ini belum ada komentar