Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Mentan Amran Jadikan Hilirisasi Sawit Senjata Strategis Dongkrak Ekspor

Mentan Amran Jadikan Hilirisasi Sawit Senjata Strategis Dongkrak Ekspor

  • account_circle redaksi
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menetapkan hilirisasi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) sebagai salah satu strategi utama pemerintah untuk meningkatkan nilai ekspor komoditas pertanian Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Amran dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (4/8/2026). Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memanfaatkan posisi strategis Indonesia sebagai salah satu produsen minyak sawit terbesar dunia sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi dari sektor pertanian.

Menurut Kementerian Pertanian, penguatan industri hilir CPO menunjukkan hasil positif. Nilai ekspor CPO dan produk turunannya tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 7,32 persen pada semester pertama 2026. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh penguatan harga komoditas sawit di pasar internasional serta meningkatnya kapasitas industri pengolahan di dalam negeri.

Pemerintah menilai hilirisasi menjadi langkah penting agar Indonesia tidak hanya bergantung pada ekspor bahan mentah. Melalui pengolahan CPO menjadi berbagai produk turunan bernilai tinggi, manfaat ekonomi yang diperoleh diharapkan semakin besar bagi negara maupun masyarakat.

Indonesia bersama Malaysia saat ini menjadi pemain utama dalam industri kelapa sawit global dengan kontribusi sekitar 80 persen produksi CPO dunia. Besarnya pangsa produksi tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memperkuat posisi tawar di pasar internasional.

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keunggulan tersebut perlu dikelola melalui pengembangan industri pengolahan yang lebih kuat. Dengan demikian, produk sawit Indonesia tidak hanya bersaing dari sisi jumlah produksi, tetapi juga dari nilai ekonomi yang dihasilkan.

Kinerja ekspor CPO dan produk turunannya sepanjang Januari hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, pertumbuhan nilai ekspor sebesar 7,32 persen menjadi indikator bahwa strategi hilirisasi mulai memberikan dampak terhadap peningkatan nilai perdagangan.

Peningkatan tersebut dinilai penting untuk menjaga kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional, terutama dalam memperkuat devisa negara di tengah kondisi pasar global yang terus mengalami perubahan.

Selain komoditas sawit, secara keseluruhan nilai ekspor sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan selama periode Januari–Juni 2026 mencapai 2,59 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat sebesar 1,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain memperkuat ekspor nasional, kebijakan hilirisasi CPO juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi petani sawit. Pemerintah berharap penguatan industri hilir dapat menciptakan kepastian penyerapan hasil panen petani, khususnya tandan buah segar (TBS), dengan harga yang lebih kompetitif.

Dengan industri pengolahan yang semakin berkembang, rantai nilai kelapa sawit diharapkan menjadi lebih kuat dan memberikan keuntungan yang lebih besar bagi seluruh pelaku usaha, mulai dari petani kecil hingga perusahaan pengolahan berskala besar.

Pemerintah juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan industri hilir melalui berbagai kebijakan dan fasilitasi agar sektor kelapa sawit Indonesia mampu bersaing secara berkelanjutan di pasar global.

Ke depan, pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar internasional serta melakukan penyesuaian kebijakan guna mempertahankan tren positif sektor pertanian. Hilirisasi CPO menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif.

Melalui pengolahan komoditas bernilai tambah, Indonesia diharapkan mampu memperkuat perannya dalam rantai pasok global, meningkatkan daya saing produk pertanian, serta memastikan manfaat ekonomi dari sektor kelapa sawit dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marching Art: Solusi Lengkap Jual Bendera Marching Band dan Alat Musik Profesional untuk Tampil Memukau di Setiap Pertunjukan

    Marching Art: Solusi Lengkap Jual Bendera Marching Band dan Alat Musik Profesional untuk Tampil Memukau di Setiap Pertunjukan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Marching band merupakan bentuk seni yang menggabungkan musik, visual, dan koreografi dalam satu kesatuan harmonis. Penampilan marching band yang memukau tidak hanya bergantung pada kemampuan musisi, tetapi juga pada perlengkapan yang digunakan, terutama bendera yang menjadi elemen visual utama dalam pertunjukan color guard. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Marching Art menghadirkan jual bendera marching band dengan […]

  • Fungsi Air Bagi Tumbuhan

    Tanpa Air, Tumbuhan Tidak Bisa Hidup: Mengenal Lebih Dalam Peran Penting Air dalam Kesehatan Tumbuhan

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Fungsi air bagi tumbuhan yang bisa untuk bertahan hidup. Air adalah salah satu komponen penting bagi kehidupan tumbuhan. Tumbuhan membutuhkan air untuk proses fotosintesis, pertumbuhan, dan perbaikan sel-sel yang rusak. Tanpa air, tumbuhan tidak dapat bertahan hidup dan tumbuh dengan sehat. Inilah beberapa fungsi air bagi tumbuhan. Fotosintesis Fotosintesis adalah proses di mana tumbuhan mengubah […]

  • pertanian terpadu

    Kementan Dorong Pertanian Terpadu Tanpa Sampah Upaya Ketahanan Pangan Pertanian Ramah Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya atau P4S merupakan lembaga pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh petani secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok. Wadah tersebut diharapkan dapat secara langsung berperan aktif dalam pembangunan pertanian melalui pengembangan sumber daya manusia pertanian dalam bentuk pelatihan/permagangan bagi petani dan masyarakat di wilayahnya. Hal ini […]

  • Boleh Dicoba, Berikut Tips dan Trik Budidaya Mentimun di Rumah

    Boleh Dicoba, Berikut Tips dan Trik Budidaya Mentimun di Rumah

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Mentimun merupakan salah satu tanaman yang mudah ditanam dan dirawat di rumah. Berikut adalah beberapa tips dan trik budidaya mentimun di rumah: Persiapan Pilih Benih Mentimun yang Tepat: Pilihlah benih mentimun yang berkualitas dan tahan hama penyakit. Anda dapat membeli benih mentimun di toko pertanian atau online. Siapkan Media Tanam: Media tanam yang ideal untuk […]

  • BPP Kostratani Bersama Program CSA Kementan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    BPP Kostratani Bersama Program CSA Kementan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Palembang – Ditengah perubahan iklim ekstrim atau climate change, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan, salah satunya melalui kegiatan pertanian cerdas iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) pada Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP). Tujuan dari SIMURP sendiri adalah meningkatkan produksi dan produktivitas, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan pertanian cerdas iklim, mengurangi resiko gagal […]

  • sdm pertanian

    SDM Unggul Solusi Pertahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah tantangan pangan yang bersifat multidimensi, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menjaga ketersediaan, akses dan konsumsi pangan hingga nilai tambah dan daya saing industri sektor pertanian Ketahanan pangan nasional menjadi kunci utama dalam menghadapi masa krisis selanjutnya setelah wabah pandemi corona berakhir. Seluruh negara di dunia di masa pemulihan nanti akan mulai […]

expand_less