Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peternakan » Kementan Catat Ekspor Ayam Naik 33 Persen pada Semester I 2026

Kementan Catat Ekspor Ayam Naik 33 Persen pada Semester I 2026

  • account_circle redaksi
  • calendar_month 28 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com –  Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat kinerja ekspor komoditas perunggasan Indonesia terus mengalami pertumbuhan sepanjang 2026. Hingga semester I 2026, ekspor ayam disebut meningkat 33 persen, sementara ekspor telur tumbuh sekitar 13 persen.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan Makmun mengatakan peningkatan ekspor tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor peternakan sekaligus memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat Indonesia.

Menurutnya, Indonesia memiliki pasar domestik yang besar sehingga pengembangan produksi protein hewani tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan ekspor, tetapi juga memastikan masyarakat dapat memperoleh pangan bergizi dengan harga terjangkau.

“Negara kita penduduknya ya 100 berapa, 190-an juta, ya, jadi itu bukan jumlah yang sedikit dan setiap orang pasti membutuhkan pangan,” ujar Makmun di ICE BSD, Tangerang, Rabu (16/9/2026).

Makmun mengatakan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan terus mendorong ketersediaan protein hewani di dalam negeri.

Program tersebut diarahkan agar masyarakat dapat mengakses sumber protein hewani dengan mudah, baik dari sisi ketersediaan maupun harga.

Di sisi lain, peningkatan produksi juga membuka peluang bagi pelaku usaha peternakan untuk memperluas pasar ke luar negeri.

“Tadi kita sudah buat angkanya, saya enggak hafal. Tapi kita naik sampai semester ini, itu kita naik di 2026 ini sudah 33 persen untuk ekspor ayam, sedangkan telurnya naik 13 persen,” kata Makmun.

Ia menyebut perkembangan ekspor komoditas perunggasan berlangsung dari tahun ke tahun. Tidak hanya volume ekspor yang meningkat, nilai perdagangan dan jumlah negara tujuan juga terus berkembang.

Dalam dua hingga tiga bulan terakhir, Kementan bahkan tengah memproses perluasan akses pasar ke lima negara baru. Negara-negara tersebut mencakup kawasan Asia dan Eropa.

Makmun mengatakan sejumlah negara Asia telah menjadi tujuan ekspor produk peternakan Indonesia.

Singapura, misalnya, telah menerima produk telur hingga ekspor live bird. Sementara itu, ekspor bibit ayam atau day-old chick (DOC) juga telah menyasar Vietnam.

Indonesia juga memiliki pasar peternakan di Timor-Leste dan Jepang.

Selain pasar Asia, pemerintah tengah membuka peluang yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi disebut sedang dalam proses pengembangan pasar.

Menurut Makmun, pasar Timur Tengah memiliki potensi tersendiri, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia yang berada di kawasan tersebut untuk keperluan ibadah umrah dan haji.

“UAE dan Arab Saudi sedang kita progres untuk menopang juga konsumsi di teman-teman yang umrah dan haji utamanya, sehingga jemaah Indonesia bisa mengonsumsi sesuai dengan selera lidahnya sendiri,” ujarnya.

Selain memperluas pasar ekspor, Kementan juga mendorong peternak dalam negeri meningkatkan produktivitas melalui pemanfaatan teknologi.

Dorongan tersebut salah satunya disampaikan dalam kegiatan International Livestock and Dairy Expo (ILDEX) 2026 yang digelar di ICE BSD, Tangerang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190.

Makmun mengatakan ILDEX menjadi sarana untuk melihat perkembangan teknologi dan inovasi terbaru dalam industri peternakan dan kesehatan hewan di tingkat global.

“Kita hari ini pembukaan acara ILDEX dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan yang ke-190, di ILDEX 2026. Ini yang ke-8 dan rangkaian kegiatan ini ya pameran untuk kita melihat bagaimana perkembangan kemajuan dunia peternakan dan kesehatan hewan,” katanya.

Kementan berharap para peternak nasional dapat mengadopsi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.

Menurut Makmun, penerapan teknologi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga efisiensi usaha.

Dengan proses produksi yang lebih efisien, peternak diharapkan dapat memperoleh keuntungan yang lebih baik. Pada akhirnya, peningkatan produktivitas dan efisiensi tersebut diharapkan berdampak terhadap kesejahteraan peternak serta pelaku usaha di sektor peternakan dan kesehatan hewan.

“Kemudian, dari efisiensi, bisa diharapkan lebih mendapatkan keuntungan yang lebih baik. Sehingga kesejahteraan para peternak dan pelaku usaha di bidang peternakan dan kesehatan hewan ini menjadi jauh lebih sejahtera,” ujar Makmun.

Pemerintah kini berupaya menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan protein hewani di pasar domestik dan pengembangan pasar ekspor. Pertumbuhan ekspor ayam dan telur menjadi salah satu indikator bahwa produk peternakan nasional memiliki peluang untuk terus dikembangkan di pasar internasional.

Di sisi lain, peningkatan produktivitas melalui teknologi dinilai penting untuk menjaga daya saing industri sekaligus memastikan kebutuhan protein hewani masyarakat Indonesia tetap terpenuhi.

  • Penulis: redaksi
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teknologi CSA Kementan Berhasil Tingkatkan Produktivitas Petani Deli Serdang

    Teknologi CSA Kementan Berhasil Tingkatkan Produktivitas Petani Deli Serdang

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Deli Serdang – Ratusan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Setia Desa Sidoarjo II semringah. Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang mereka ikuti membawa dampak positif terhadap kegiatan tani para anggota.   Hal ini terungkap saat digelar acara kegiatan ubinan, panen dan Farmer Field Day (FFD) atau temu lapangan pada demplot […]

  • 5 Tanaman Hias yang Cocok untuk Pemula: Menghijaukan Rumah dengan Mudah

    5 Tanaman Hias yang Cocok untuk Pemula: Menghijaukan Rumah dengan Mudah

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Bagi pemula yang ingin membawa keceriaan dan kesegaran tanaman hias ke dalam rumah, memilih jenis yang tepat adalah langkah awal yang penting. Berikut adalah 5 tanaman hias yang mudah dirawat dan cocok untuk pemula: 1. Lidah Mertua (Sansevieria) Tanaman ini terkenal dengan kemampuannya bertahan hidup di berbagai kondisi, termasuk penyiraman yang jarang dan cahaya yang […]

  • Marak Penipuan Donasi Palestina, Ini Cara Membedakan Lembaga Resmi dan Palsu

    Marak Penipuan Donasi Palestina, Ini Cara Membedakan Lembaga Resmi dan Palsu

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Tingginya kepedulian masyarakat Indonesia terhadap krisis kemanusiaan di Palestina, khususnya Gaza, dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan berkedok donasi.  Dalam beberapa waktu terakhir, ajakan donasi yang tersebar melalui media sosial, pesan berantai, hingga situs tidak resmi semakin marak. Modusnya beragam, mulai dari penggunaan foto korban konflik tanpa izin, hingga pembuatan […]

  • KWT

    Kementan Sebut KWT Program CSA Salah Satu Prioritas Pembangunan Pertanian

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan kapasitas SDM pertaniannya. Hal Diantaranya melalui pelatihan-pelatihan atau Bimtek yang dilakukan oleh Kementan beserta jajarannya. Ini dilakukan guna meningkatkan produksi dan produktivitas serta kesejahteraan petani beserta keluarganya. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan peran perempuan dalam pembangunan pertanian dinilai sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan, lantaran perempuan dianggap […]

  • Tips Menyiram Tanaman Stroberi agar Tumbuh Subur dan Berbuah Manis

    Tips Menyiram Tanaman Stroberi agar Tumbuh Subur dan Berbuah Manis

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Stroberi menjadi salah satu buah favorit untuk ditanam di kebun rumah. Selain rasanya manis dan segar, buah ini kerap diolah menjadi berbagai hidangan, seperti selai hingga aneka dessert. Namun, untuk menghasilkan buah yang besar dan lezat, perawatan tanaman terutama penyiraman tidak boleh dilakukan sembarangan. Dilansir dari Better Homes and Gardens, kebutuhan air tanaman […]

  • Taoufik Hospitals Group: Membangun Kepercayaan Pasien dengan Pelayanan Kesehatan Modern

    Taoufik Hospitals Group: Membangun Kepercayaan Pasien dengan Pelayanan Kesehatan Modern

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Kesehatan merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa ditawar. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat global terhadap pentingnya layanan medis yang profesional dan terpercaya, banyak institusi kesehatan berlomba untuk memberikan pelayanan terbaik. Salah satu yang berhasil membangun reputasi internasional adalah Taoufikhospitalsgroup jaringan rumah sakit yang berbasis di Tunisia dengan standar pelayanan medis yang diakui secara global. Sejarah dan […]

expand_less