Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Kebijakan Ekstensifikasi Lahan Pertanian Picu Seretnya Produksi Beras di Indonesia

Kebijakan Ekstensifikasi Lahan Pertanian Picu Seretnya Produksi Beras di Indonesia

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Indonesia menghadapi tantangan serius dalam produksi beras, salah satu komoditas pangan terpenting bagi masyarakatnya. Penyebab utama di balik penurunan produksi beras belakangan ini adalah kebijakan pemerintah yang terlalu fokus pada program ekstensifikasi lahan pertanian, termasuk pengembangan lumbung pangan atau food estate.

Pandangan ini diungkapkan oleh Chendy Tafakresnanto, peneliti dari Pusat Riset Tanaman Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menilai bahwa metode pembukaan lahan pertanian skala luas tidak cocok untuk kondisi Indonesia.

Indonesia, dengan karakteristik pertaniannya yang unik, lebih sesuai mengelola lahan sempit yang dioperasikan oleh petani melalui kelembagaan yang sudah ada. Hal ini bertolak belakang dengan tren penyusutan lahan sawah yang sudah menjadi rahasia umum. Data dari tahun 2019 menunjukkan bahwa luas lahan baku sawah hanya sekitar 7,46 juta hektare, menurun dari 7,79 juta hektare pada tahun 2013. Lebih lanjut, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan bahwa luas panen padi pada Oktober 2023 hanya mencapai 10,2 juta hektare, berkurang sekitar 480 ribu hektare dibandingkan tahun 2019.

  • Penulis: redaksi

Komentar (3)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Tanaman Pucuk Merah

      Tanaman Pucuk Merah, Inilah Manfaat dan Cara Menanamnya

      • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Tanaman pucuk merah ini adalah salah satu tanaman hias yang mudah ditemui disekitar kita. Tanaman ini memiliki nama latin Syzygium sinubanense atau Syzygium campanulatum var. longistylum. Pucuk merah masuk dalam keluarga Myrtaceae dan pucuk merah ini diketahui dapat tumbuh hingga berbentuk pohon dengan kelebatan sekitar 16-30 meter. Tidak hanya indah dipandang, tanaman hias pucuk merah […]

    • Sukulen adalah jenis tanaman hias, berbentuk mungil dan banyak ditemui di rumah. Namun, apakah sukulen dapat dimakan? Simak penjelasannya.

      Apakah Tanaman Sukulen Dapat Dimakan? Cek Faktanya di Sini

      • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

       Apakah tanaman sukulen bisa dimakan? Sukulen banyak ditemukan di dalam rumah, lantaran perawatannya yang mudah. Bentuknya yang imut, juga menjadi pertimbangan mengapa sukulen cocok untuk ditanam di dalam rumah. Namun, pernahkah Anda berfikir jika tanaman sukulen dapat dimakan? Apakah Tanaman Sukulen Dapat Dimakan? Dilansir dari Gardening Know How, ternyata beberapa jenis diantaranya dapat dimakan. Mengonsumsi […]

    • Hadirkan Pakar Tiga Negara, Kementan Bongkar Inovasi Cerdas untuk Masa Depan Pertanian Indonesia

      Hadirkan Pakar Tiga Negara, Kementan Bongkar Inovasi Cerdas untuk Masa Depan Pertanian Indonesia

      • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi pertanian berkelas dunia melalui International Seminar bertema Shaping the Future of Agriculture and Livestock through Smart Innovation. Seminar yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-8 Polbangtan Gowa ini digelar di Aula Syekh Yusuf, Kampus I Polbangtan Gowa, Sabtu (18/7/2026). […]

    • Boleh Dicoba, Berikut 7 Tanaman yang Cocok Dijadikan Microgreen

      Boleh Dicoba, Berikut 7 Tanaman yang Cocok Dijadikan Microgreen

      • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Microgreen adalah tanaman muda yang dipanen saat berusia 7-21 hari setelah berkecambah. Microgreen kaya akan nutrisi dan memiliki rasa yang lebih pekat dibandingkan dengan tanaman dewasa. Berikut adalah 7 tanaman yang cocok dijadikan microgreen: 1. Brokoli Microgreen brokoli memiliki rasa yang lebih lembut dan sedikit manis dibandingkan dengan brokoli dewasa. Microgreen brokoli kaya akan vitamin […]

    • El Nino

      Kolaborasi Program-Program Utama Kementan Hadapi Fenomena El Nino

      • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      JAKARTA – Perubahan iklim dan krisis pangan global diyakini masih menjadi ancaman serius di tahun 2024. Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah-langkah strategis untuk mengantisipasinya. Diantaranya dengan mempersiapkan berbagai upaya antisipasi dan adaptasi El Nino di sektor pertanian yang siap dilaksanakan setiap daerah. Selain itu, Kementan terus mendorong dan membantu petani dalam meningkatkan produktivitas […]

    • padi

      Dongkrak Produktivitas Padi dan Jagung, Kementan Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian

      • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) sangat penting untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor dan bahkan meningkatkan ekspor. Upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi, dilakukan melalui peningkatan Indeks Pertanaman, diarahkan pada pemenuhan sarana produksi yang lengkap untuk mendukung pelaksanaan Good Agricultural […]

    expand_less