Mentan Amran Percepat Transformasi Pertanian Modern, Swasembada Pangan Jadi Prioritas
- account_circle Admin
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartanionline.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memperkuat transformasi pertanian nasional melalui kolaborasi, inovasi teknologi, dan peningkatan produktivitas untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan Indonesia.
Amran mengatakan kekompakan seluruh jajaran Kementerian Pertanian menjadi kunci untuk mempertahankan capaian swasembada pangan sekaligus mempercepat modernisasi sektor pertanian.
“Kalau kita kompak, saya yakin swasembada pangan bisa kita jaga dan transformasi pertanian bisa kita percepat,” kata Amran di Jakarta, Senin.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Amran menyambut Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet. Kehadiran Alim diharapkan memperkuat koordinasi dalam mengawal program prioritas pangan dan mendorong perubahan sistem pertanian tradisional menuju pertanian modern berbasis teknologi.
Amran menegaskan, sinergi antara menteri, wakil menteri, dan seluruh jajaran Kementerian Pertanian diperlukan untuk memastikan kebijakan berjalan konsisten, mulai dari tingkat pusat hingga pelaksanaan di lapangan.
Menurut dia, berbagai program peningkatan produksi yang telah berjalan perlu dilanjutkan dan diperkuat agar sektor pertanian nasional semakin produktif serta mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
Amran menjelaskan, transformasi pertanian harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses produksi hingga pengolahan dan pemasaran hasil pertanian. Salah satu langkah yang dinilai penting ialah menetapkan komoditas unggulan berdasarkan potensi setiap wilayah serta membangun rantai pasok yang terintegrasi.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Ia menilai penguatan sektor pertanian juga dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan kemiskinan dan pengangguran melalui pemberdayaan masyarakat serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah terus mengawal pengembangan produksi padi melalui peningkatan produktivitas dan optimalisasi lahan. Upaya tersebut didukung pembangunan dan pemanfaatan irigasi, pompanisasi, serta pendampingan kepada petani.
Menurut Amran, peningkatan produktivitas padi penting untuk memperkuat ketersediaan pangan nasional. Dengan demikian, Indonesia memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan komoditas strategis lain, seperti kedelai, bawang putih, dan jagung.
Pengembangan komoditas tersebut juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Selain meningkatkan produksi, Kementerian Pertanian mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam menghadirkan riset dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan petani.
Amran menilai kolaborasi dengan kalangan akademisi dapat mempercepat penerapan teknologi pertanian modern di berbagai daerah. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, menekan biaya produksi, serta memperkuat daya saing komoditas pangan Indonesia.
Latar belakang akademik Wamentan Alim dinilai dapat mendukung penguatan hubungan antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mengembangkan inovasi yang dapat diterapkan langsung oleh petani.
Penerapan hasil riset di lapangan menjadi salah satu aspek penting dalam transformasi pertanian agar peningkatan produktivitas tidak hanya bergantung pada perluasan lahan, tetapi juga pada efisiensi proses produksi dan pemanfaatan teknologi.
Sementara itu, Wamentan Alim menyatakan kesiapannya untuk memperkuat sinergi dengan Mentan Amran dan seluruh jajaran Kementerian Pertanian dalam melanjutkan program strategis sektor pertanian.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat modernisasi pertanian, dan memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi petani.
Amran juga meminta seluruh jajaran Kementerian Pertanian mendukung pelaksanaan tugas Wamentan Alim agar berbagai kebijakan dapat berjalan secara terkoordinasi dan berkesinambungan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pertanian membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga masyarakat dan petani.
Melalui penguatan kolaborasi, inovasi, dan produktivitas, pemerintah berharap transformasi pertanian nasional dapat berjalan lebih cepat, memperkuat ketahanan pangan, serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
- Penulis: Admin
- Editor: Editor wartanionline.com





Saat ini belum ada komentar